Jumat, 9 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

Berita Istana
Last updated: Jumat, 21 Agustus 2026 20:53 8:53:44 pm
By Berita Istana
Share
9 Min Read
SHARE

Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai pilihan tentang masa depan, termasuk bidang yang ingin ditekuni dan tujuan hidup yang ingin dicapai.

Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup.

Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”. Tema ini melanjutkan perjalanan tiga hari yang mengajak mahasiswa baru mengenal identitasnya sebagai pribadi yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei), memahami dunia dan tantangannya, hingga merefleksikan tujuan hidup serta bagaimana menggunakan talenta untuk melayani dan membawa dampak bagi sesama.

Founder’s 5K Run: Berlari Bersama, Memulai Perjalanan Bersama

Hari ketiga UPH Festival 2026 diawali dengan Founder’s 5K Run, tradisi UPH yang mempertemukan mahasiswa baru, dosen, staf, dan pimpinan universitas dalam pengalaman bersama. Ribuan peserta berlari sejauh lima kilometer mengelilingi kawasan Lippo Village dengan membawa pesan Finish What You Start. Pesan ini mengajak mahasiswa baru untuk berkomitmen agar menyelesaikan apa yang telah dimulai dan menjalani setiap proses dengan tekun.

Turut berlari dan menyemangati peserta di garis finis, Dr. Stephen Lester Metcalfe, Executive Director of UPH Sport, Head Coach Tim Basket Putra Eagles UPH, sekaligus Sports Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), menilai kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan makna Imago Dei.

BRI Teras Pasar Kramat Jati Buka Layanan Weekend Banking di Saat Libur
Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas, BRI Region 6 Gelar Kompetisi Futsal dalam Rangkaian BCF
BINUS SCHOOL Bekasi Cetak Penerima Beasiswa Garuda ke Perguruan Tinggi Terbaik
Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media

“Kita diciptakan menurut gambar Allah dan Tuhan memberikan kita tubuh ini. Karena itu, ketika kita menggunakan tubuh kita untuk bergerak dan beraktivitas secara fisik, kita tidak hanya merayakan rancangan tersebut, tetapi juga merayakan Sang Pencipta,” ujar pria yang akrab disapa Coach Met tersebut.

Menurut Coach Met, masa perkuliahan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertumbuh secara utuh, tidak hanya dalam kemampuan akademik dan kesehatan fisik, tetapi juga dalam mengenal diri dan memahami tujuan yang Tuhan rancangkan dalam kehidupan mereka.

“Pesan saya kepada mahasiswa baru adalah jalani setiap hari dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Bangunlah di pagi hari dengan rasa syukur, naikkan ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan, kemudian mulailah harimu dan jalani hari itu sebaik-baiknya,” pesannya.

Semangat Finish What You Start pun tercermin dari para mahasiswa baru yang menuntaskan rute dengan ritme masing-masing. Limson Axel Wijaya, Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) International Teachers College (ITC), menjadi finisher pertama dengan catatan waktu 29 menit. Baginya, pengalaman tersebut menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan sekaligus menjalani masa studi dengan tujuan yang lebih bermakna.

“Founder’s 5K Run menjadi pengingat bagi saya untuk selalu menjaga kesehatan. Ke depan, saya juga berharap bisa menyelesaikan studi hingga lulus. Namun, yang paling penting adalah bisa menemukan jati diri dan melihat rupa Allah dalam diri saya,” ucapnya.

Sementara itu, Alice Luo, mahasiswi baru asal Tiongkok dari Prodi ITC UPH, menjadi finisher pertama kategori perempuan dengan catatan waktu 34 menit. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun keseimbangan antara akademik, kesehatan, dan relasi sejak awal kehidupan perkuliahan.

“Saya ingin menjaga keseimbangan dalam kehidupan sebagai mahasiswa, bukan hanya fokus pada akademik, tetapi juga berolahraga dan membangun relasi dengan teman-teman. Namun yang paling penting, saya ingin menggunakan setiap hal yang saya lakukan untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan,” kata Alice.

AI dan Masa Depan

Usai Founder’s 5K Run, mahasiswa baru mengikuti sesi ‘AI Will Change Everything. Will It Change You?’ bersama Dr. Niel Nielson, Senior Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). Ia mengajak mahasiswa memahami teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai alat yang akan mengubah berbagai profesi, mulai dari medis, hukum, teknik, hingga bisnis. Namun, penggunaan AI tetap harus disertai daya kritis, bijaksana, bertanggung jawab, dan kemampuan menjaga relasi antarmanusia.

“AI dapat menghitung, memprediksi, dan memproses data dengan sangat cepat. Namun, AI tidak dapat mengasihi, tidak dapat membedakan kebaikan dan kejahatan secara moral, serta tidak dapat berkorban bagi orang lain. AI adalah pelayan yang sangat baik, tetapi jangan pernah menjadikannya sebagai tuan atas hidup Anda,” tuturnya.

Called & Life That Matters: Menemukan Panggilan melalui Perjalanan di UPH

Pesan tentang panggilan hidup kemudian diperdalam melalui sesi ‘Called & Life That Matters’ yang disampaikan oleh Dr. Andry M. Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH. Ia mengajak mahasiswa mengenali dan mengembangkan talenta serta panggilan Tuhan melalui proses belajar, tantangan, komunitas, dan berbagai kesempatan untuk memimpin.

Dr. Andry juga menekankan lima prinsip yang dapat menjadi panduan mahasiswa selama menjalani perjalanan di UPH, di antaranya memahami bahwa panggilan hidup lebih besar dari sekadar karier, melihat tantangan sebagai bagian dari proses bertumbuh, memimpin dengan melayani, menggunakan talenta untuk membawa dampak bagi sesama, serta memanfaatkan ilmu dan pengaruh secara bertanggung jawab untuk berkontribusi bagi Indonesia dan memuliakan Tuhan.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui pengalaman lima mahasiswa senior UPH yang membagikan kisah tentang pilihan, kegagalan, komunitas, organisasi, hingga pencapaian sebagai bagian dari proses menemukan panggilan. Menutup sesi, Dr. Andry mengajak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan tidak menjadikan prestasi sebagai ukuran nilai diri.

“Jangan pernah takut bermimpi besar di kampus ini. Bergabunglah dalam organisasi, tekuni riset, ciptakan karya seni dan teknologi, ikut kompetisi, dan bangun persahabatan sejati. Jadilah Shalom Community. Namun, di atas segalanya, ingatlah bahwa kalian berharga bukan karena apa yang kalian capai, melainkan karena siapa yang menciptakan dan menebus kalian,” katanya.

Imago Dei Celebration: Merayakan Awal Perjalanan Baru

Rangkaian UPH Festival 2026 ditutup melalui Imago Dei Celebration Concert and Fireworks. Perayaan ini menjadi momen bagi mahasiswa baru untuk menikmati kebersamaan sekaligus merayakan perjalanan yang telah mereka lalui selama tiga hari. Suasana perayaan semakin semarak melalui penampilan vokal dan musik dari UPH Choir dan Fakultas Musik (FM), sebagai ekspresi kreativitas mahasiswa dalam menutup rangkaian UPH Festival 2026.

Lebih dari sekadar selebrasi penutup, Imago Dei Celebration Concert and Fireworks menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan mereka di UPH baru saja dimulai. Melalui rangkaian musik, ayat alkitab, hingga fireworks, mahasiswa diajak untuk membawa identitas dan panggilan mereka sebagai Imago Dei ke dalam kehidupan perkuliahan dan berbagai tantangan yang akan dihadapi.

Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, dalam sambutannya di perayaan penutupan UPH Festival 2026 mengatakan, “Saya berdoa dan berharap UPH Festival ini menjadi berkat, sehingga kalian siap memasuki Tahun Akademik 2026/2027 dan sukses dalam studi. Selamat datang, warga UPH yang baru. Dengan penuh sukacita, kami mendoakan agar kalian senantiasa diberkati Tuhan dan berhasil dalam perkuliahan kalian.”

Berakhirnya UPH Festival 2026 bukanlah akhir dari perjalanan. Setelah tiga hari mengenal identitas, memahami dunia, dan merefleksikan panggilan, mahasiswa baru kini memasuki kehidupan nyata dunia kampus untuk mengembangkan talenta, menjalani proses pembelajaran, dan menggunakan apa yang dimiliki bagi kebaikan bersama. Perjalanan ini akan berlanjut di ruang-ruang kelas, organisasi mahasiswa, komunitas, kompetisi, berbagai pengalaman kepemimpinan, hingga kehidupan setelah lulus.

Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri, UPH terus berkomitmen untuk mempersiapkan setiap mahasiswa agar bertumbuh menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak.

Tentang Universitas Pelita Harapan
Universitas Pelita Harapan (UPH), didirikan pada tahun 1994 di Tangerang, Indonesia, adalah universitas Kristen swasta yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pelita Harapan. Universitas ini dirancang oleh para pendirinya, yang dipimpin oleh Dr. James T. Riady, untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang berakar pada nilai-nilai Kristen, dengan tujuan membentuk lulusan yang berkarakter kuat dan berdaya saing global.

Selama bertahun-tahun, UPH telah memperluas program akademiknya mencakup berbagai disiplin ilmu, mendorong inovasi dan kepemimpinan melalui fasilitas modern serta kemitraan internasional. Saat ini, UPH diakui sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, berkomitmen pada pendidikan holistik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article BINUS dan IAPI Dorong Akuntan Masa Depan Berintegritas di Era AI
Next Article Gerak Cepat Tangani Kasus Penusukan, Kinerja Polsek Teras Polres Boyolali Layak Diapresiasi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya
Sanggabiz Hadirkan Sanggabright Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM
Berita Istana
Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah
Berita Istana
Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?