Jumat, 9 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

vritimes
Last updated: Senin, 24 Agustus 2026 11:52 11:52:54 am
By vritimes
Share
4 Min Read
SHARE

Model Drone as First Responder (DFR) membalik urutan respons darurat. Drone dikirim lebih dulu untuk memastikan kondisi dari udara, baru orang dikerahkan sesuai yang terlihat. Dengan dock otomatis, drone lepas landas sendiri saat ada pemicu dan diawasi pilot dari jauh.

Pukul dua dini hari, alarm di pagar sebuah tambang berbunyi. Buat tim keamanan, momen seperti ini selalu menyisakan pertanyaan yang sama: apakah ini bahaya sungguhan, dan berapa orang yang perlu dikirim untuk memastikannya.

Selama ini, jawabannya baru didapat setelah petugas sampai di lokasi. Satu orang dikirim ke area gelap tanpa tahu apa yang menunggunya. Sering kali yang ditemukan cuma kendaraan yang salah jalan. Sesekali, bukan itu.

Model Drone as First Responder menawarkan urutan yang berbeda. Begitu ada pemicu, drone yang berangkat lebih dulu ke lokasi dan langsung mengirim gambar dari udara ke ruang kendali. Keputusan mau mengirim berapa orang diambil setelah kondisinya benar-benar terlihat. Intinya sederhana: kirim mata dulu, baru kirim orang.

Kedengarannya biasa saja, tapi sebenarnya ini membalik kebiasaan lama. Selama ini kita mengirim orang dulu, baru tahu situasinya setelah sampai.

Lalu kenapa model ini baru banyak dipakai sekarang? Masalahnya dulu bukan di dronenya, tapi harus selalu ada pilot yang datang dan menerbangkan drone di setiap lokasi. Sekarang drone bisa disimpan di dalam dock, lepas landas sendiri begitu ada pemicu, terbang menjalankan tugas, lalu balik mengisi daya. Karena itu, satu orang saja sudah cukup untuk memantau banyak lokasi sekaligus, tanpa harus datang ke tiap tempat.

Ada satu hal yang sering disalahpahami. Model ini bukan untuk menggantikan manusia dengan robot. Pilotnya tetap pegang kendali dan bisa ambil alih kapan saja. Yang berubah cuma tugasnya: dari menerbangkan setiap panggilan, jadi menimbang dan memutuskan. Justru tugas yang baru ini butuh penilaian yang lebih matang.

Kenapa ini penting buat Indonesia? Karena kebanyakan aset yang harus dijaga justru sedang beroperasi saat diinspeksi. Kilang yang aktif, tambang dengan alat berat lalu-lalang, pelabuhan dan kawasan padat orang. Menurunkan petugas cuma untuk mengecek sering kali tidak mungkin. Tapi menurunkan pandangan dari udara jauh lebih masuk akal.

Tapi ada satu catatan yang tidak boleh dilupakan. Yang bikin model ini benar-benar bisa jalan bukan cuma teknologinya, tapi juga izinnya. Operasi otomatis seperti ini masuk kategori BVLOS, yaitu terbang di luar jarak pandang, dan butuh persetujuan otoritas penerbangan. Bagian inilah yang paling sering dilupakan orang saat terpukau melihat demo drone yang canggih. Di Indonesia, Halo Robotics adalah satu-satunya yang memegang izin operasi BVLOS berbasis SORA dari Ditjen Perhubungan Udara (DGCA).

Jadi pertanyaannya sekarang bergeser. Bukan lagi soal apakah dronenya bisa, tapi apa yang berubah dari cara tim bekerja kalau setiap alarm bisa dicek dari udara sebelum satu orang pun dikirim.

Ulasan lengkapnya, mulai dari cara kerja, penggunaan untuk keamanan, pemantauan kebakaran, dan pencarian dan pertolongan, sampai sisi aturannya, bisa dibaca di sini:

Drone as First Responder (DFR): Model Respons Darurat Berbasis Drone untuk Indonesia

Tentang Halo Robotics

Halo Robotics adalah distributor drone profesional dan robotika terbesar di Indonesia, serta penyedia jasa drone industri terdepan, dengan pengalaman lebih dari satu dekade menyediakan solusi terintegrasi untuk 900+ perusahaan dan instansi pemerintah di industri utama termasuk Pertambangan, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan, Pertanian & Kehutanan, Konstruksi, Pemantauan Lingkungan, Keamanan, dan Keselamatan Publik.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda
Next Article KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel dengan 2 Juta Kiriman
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Sanggabiz Hadirkan Sanggabright Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM
Berita Istana
Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah
Berita Istana
Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou
Berita Istana
BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?