Kamis, 22 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

vritimes
Last updated: Kamis, 22 Oktober 2026 12:56 12:56:24 pm
By vritimes
Share
4 Min Read
SHARE

Jakarta, 14 Oktober 2026 — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, dan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Dengan mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing global, TEI 2026 menghadirkan 1.873 perusahaan peserta serta menargetkan transaksi sebesar USD 17,5 miliar.

Pada Opening Ceremony, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa TEI merupakan ajang strategis untuk memperluas akses pasar, menjalin kemitraan dagang, dan menarik kerjasama investasi. Kehadiran buyer dari 134 negara menunjukkan tingginya antusiasme dunia terhadap produk unggulan Indonesia, sekaligus menegaskan peran TEI sebagai ruang diplomasi ekonomi global bagi Indonesia.

Sambutan Presiden Prabowo Subianto disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Pemerintah menekankan pentingnya perdagangan luar negeri sebagai penggerak hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan ekonomi nasional, hingga pengembangan ekonomi daerah di Indonesia.

TEI 2026 juga menjadi panggung bagi agenda ketahanan energi dan ketahanan pangan Indonesia. Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, memegang peran strategis karena turunannya mendukung pengembangan biodiesel, mengurangi ketergantungan pada impor solar, serta meningkatkan nilai tambah ekspor nasional.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjadi mitra strategis dalam agenda tersebut. BPDP mengelola pungutan ekspor kelapa sawit untuk mendanai Peremajaan Sawit Rakyat, pengembangan biodiesel, riset dan inovasi, penguatan SDM, pemberdayaan UMKM serta memperkuat hilirisasi serta daya saing industri sawit nasional.

Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi penghubung penting antara ekspor, energi, dan kesejahteraan petani. Nilai ekspor sawit Indonesia menjadikan salah satu penyumbang devisa terbesar, sementara sebagian besar ekspor kini berupa produk hilir seperti CPO pangan, oleokimia, dan biodiesel. Kehadiran produk perkebunan dan turunannya di TEI memberi kesempatan Indonesia menunjukkan bahwa sektor ini telah bergerak dari ekspor bahan mentah menuju industri bernilai tambah tinggi.

Polsek Singingi Hilir Komitmen Tindak Tambang Emas Ilegal, di Wilayah Hukumnya
KAI Logistik Optimalkan Operasional Hadapi Lonjakan Motor di Yogyakarta
Kompak dan Bersemangat, Tim Tenis BRI Region 6/Jakarta 1 Cerminkan Work Life Balance BRILiaN
Emas Bergerak Melemah, Level 4.483 Jadi Area Penting

Penguatan energi hijau nasional semakin terhubung dengan TEI 2026 melalui pengembangan energi terbarukan dan bioenergi. Limbah perkebunan, seperti tandan kosong, cangkang, dan serat kelapa sawit, berpotensi dimanfaatkan sebagai biomass untuk bahan bakar padat, listrik, dan biofuel. Sinergi TEI dan BPDP diharapkan mempercepat hilirisasi energi hijau sekaligus membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia

Melalui Zona Makanan, Minuman, dan Produk Pertanian, TEI juga mendorong penguatan ketahanan pangan dengan memperluas pasar produk pangan olahan dan hasil pertanian Indonesia. Penguatan pasar ekspor diharapkan meningkatkan pendapatan petani, mendorong diversifikasi produk, dan memperkuat rantai nilai pangan nasional. Penguatan ketahanan pangan bergizi juga dapat didorong melalui pemanfaatan komoditas perkebunan, termasuk pengembangan minyak makanan merah yang kaya pro-vitamin A dan E serta memiliki potensi pasar yang luas.

Pemberdayaan UMKM dan koperasi petani perkebunan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta memastikan manfaat ekonomi sampai ke petani. Melalui inkubasi bisnis dan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan, UMKM dapat mengembangkan produk pangan olahan dan produk turunan lainnya, sehingga memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekspor baru.

Pemerintah berharap sinergi antara TEI sebagai pintu pasar global dan BPDP sebagai penguat rantai nilai perkebunan dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ekspor, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi global.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang
Next Article Kasus Penganiayaan Lansia 60 Tahun di Polres Karanganyar Mandul!!
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin dan Syukuran Gedung Kerja Baru
Berita Istana
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Berita Istana
Kasus Penganiayaan Lansia 60 Tahun di Polres Karanganyar Mandul!!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?