Kamis, 15 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

Berita Istana
Last updated: Rabu, 25 Februari 2026 07:11 7:11:28 am
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Harga emas global kembali memperlihatkan performa positif pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026 setelah sebelumnya mengalami tekanan signifikan. Pemulihan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan meningkatnya risiko geopolitik global. Kondisi tersebut memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia untuk mempertahankan momentum penguatannya, dengan prospek kenaikan yang masih terbuka selama tren bullish tetap dominan.

Pada sesi awal perdagangan Asia, emas dengan pasangan XAU/USD bergerak stabil di sekitar level $4.985 per ounce. Posisi ini mencerminkan adanya dukungan beli yang cukup kuat dari pelaku pasar setelah emas sempat terkoreksi lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Rebound yang terjadi didorong oleh langkah investor yang mulai kembali mengakumulasi emas menjelang publikasi risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Dokumen tersebut dinilai penting karena dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan para pembuat kebijakan terkait arah suku bunga ke depan.

Dalam pertemuan terakhirnya, bank sentral Amerika Serikat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%. Namun, perbedaan pandangan di antara pejabat The Federal Reserve terkait waktu dan besaran pelonggaran kebijakan moneter masih menjadi perhatian utama pasar. Ketidakpastian ini menciptakan volatilitas di berbagai instrumen keuangan, termasuk emas, yang sering kali menjadi pilihan utama investor saat kondisi pasar tidak menentu.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan bahwa dari perspektif teknikal, pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan tren naik yang semakin solid. Indikasi ini didukung oleh formasi candlestick yang positif serta posisi indikator Moving Average yang mengonfirmasi keberlanjutan tren bullish dalam jangka pendek. Struktur teknikal tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan.

Menurut Andy Nugraha, selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, potensi penguatan emas masih cukup besar. Ia memproyeksikan bahwa jika momentum bullish tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan kenaikan hingga menguji level resistance berikutnya di sekitar 5.041. Level ini menjadi target penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Area support terdekat saat ini berada di kisaran 4.911. Apabila harga turun dan menembus level tersebut, maka emas berpotensi mengalami tekanan lanjutan sebelum kembali menemukan arah yang lebih stabil. Oleh karena itu, level support dan resistance menjadi referensi penting bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan perdagangan.

Siswa SMA Asal Klandungan Sragen 2 Kali Diganjar NASA, Temukan Celah Keamanan Website Badan Antariksa AS
Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Selain faktor teknikal, sentimen fundamental juga turut memainkan peran penting dalam mendukung pergerakan harga emas. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran kembali meningkatkan kekhawatiran pasar global. Pernyataan pejabat tinggi AS terkait kemungkinan langkah tegas apabila negosiasi diplomatik tidak mencapai kesepakatan telah memicu peningkatan permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas. Situasi ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen yang diminati saat ketidakpastian global meningkat.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed juga terus memengaruhi arah pergerakan emas. Risalah FOMC terbaru menunjukkan bahwa beberapa pejabat masih mewaspadai risiko inflasi dan tidak menutup kemungkinan untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Kondisi ini sempat memberikan dukungan terhadap penguatan dolar AS, yang secara umum dapat membatasi kenaikan harga emas karena hubungan keduanya yang cenderung berlawanan arah.

Namun, data ekonomi AS yang dirilis baru-baru ini menunjukkan gambaran yang beragam. Penurunan inflasi memberikan harapan bagi kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang, sementara kondisi pasar tenaga kerja yang tetap kuat mencerminkan ketahanan ekonomi AS. Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan dinamika yang kompleks di pasar keuangan dan memicu fluktuasi harga emas dalam jangka pendek.

Andy Nugraha menambahkan bahwa perhatian pasar saat ini tertuju pada sejumlah data ekonomi penting yang akan segera dirilis, seperti klaim pengangguran awal, data sektor perumahan, Produk Domestik Bruto, serta Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi. Data-data tersebut akan menjadi indikator utama yang dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dan arah pergerakan emas selanjutnya.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih cenderung positif selama sentimen safe-haven tetap kuat dan dukungan teknikal masih terjaga. Dengan level resistance di kisaran 5.041 dan support di sekitar 4.911, emas memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatannya dalam waktu dekat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan pasar secara seksama serta menerapkan manajemen risiko yang tepat, mengingat volatilitas harga masih berpotensi tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Solusi Lingkungan Berbasis Teknologi, Mahasiswa BINUS @Bandung Bersinar di Kompetisi Bisnis Nasional
Next Article Jimbaran Tidak Hanya Pantai Lagi: Data Menunjukkan Wisata “Pengalaman Lokal” Semakin Diminati
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Berita Istana
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
Berita Istana
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
Berita Istana
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?