Senin, 7 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

Berita Istana
Last updated: Jumat, 6 Maret 2026 01:52 1:52:15 am
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Di tengah tekanan dari praktik penambangan ilegal (PETI) yang terus berkembang, Kampung Cisangku, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menjadi contoh perubahan positif berkat kolaborasi masyarakat dengan PT Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor. Sebelumnya, warga di sini menggantungkan hidup pada aktivitas penambangan ilegal dan pembalakan liar yang menimbulkan banyak kerusakan lingkungan. Namun, dengan bantuan program pemberdayaan dari Antam, mereka berhasil beralih ke mata pencaharian yang lebih aman dan berkelanjutan.

Hendrik, seorang warga yang dulu terlibat dalam aktivitas PETI, menceritakan perubahan besar yang terjadi di desanya. “Dulu, penambang liar itu hal biasa, tetapi lama-kelamaan kami sadar akan risikonya. Kini, kami belajar untuk melihat alam dengan cara berbeda, merawat dan menanam, bukan lagi mengambil dari hutan,” ujarnya.

Melalui Program Pepeling Cisangku, masyarakat diperkenalkan pada alternatif mata pencaharian yang berbasis pada konservasi lingkungan. Mereka mulai menanam bibit tanaman endemik, mengembangkan pupuk bokashi, serta inovasi pupuk hayati mikoriza, yang akhirnya mengubah lahan bekas PETI menjadi lahan yang produktif dan memberikan rasa aman serta stabilitas ekonomi yang baru bagi masyarakat.

Perubahan tersebut tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga mencakup struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Masyarakat dari berbagai kelompok, mulai dari ibu-ibu hingga pemuda, terlibat aktif dalam kegiatan ini. Selain itu, kawasan yang sebelumnya rawan eksploitasi kini menjadi ruang eduwisata, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghidupan alternatif.

Cerita serupa terjadi di Desa Cisarua, di mana Kang Gemer, seorang mantan gurandil, beralih ke profesi baru dalam bidang peternakan. Setelah bergabung dengan Program Sundung Cisarua yang juga digulirkan oleh Antam, ia memulai usaha budidaya domba. “Beternak domba memberikan kepastian yang dulu saya tidak rasakan. Hidup terasa lebih tenang,” kata Kang Gemer.

Seiring berjalannya waktu, Kang Gemer tidak hanya menjadi peternak sukses, tetapi juga seorang mantri domba yang berbagi pengetahuan dengan warga sekitar, menjadi contoh perubahan sosial yang lebih luas. Ini menunjukkan bahwa perubahan individu bisa memicu perubahan sosial yang lebih besar di masyarakat.

Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto, mengungkapkan bahwa pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi adalah tanggung jawab integral perusahaan. “Kami bersama masyarakat, termasuk mantan PETI, berjalan bersama untuk membangun Pongkor menjadi desa yang mandiri dan hijau,” katanya.

Melalui berbagai program inovasi sosial, PT Antam dan masyarakat di Pongkor terus berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan membangun perekonomian berbasis keberlanjutan, sehingga alam dapat dilestarikan untuk generasi mendatang.

Wisnu menegaskan, komitmen masyarakat, terutama mantan PETI, sangat penting dalam membangun Pongkor menjadi tempat yang lebih baik dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus bersama-sama memajukan perekonomian wilayah ini, sejalan dengan pengelolaan lingkungan yang baik demi masa depan yang lebih baik,” tutup Wisnu.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026
Next Article Di Dalam #HIC2026: Inovasi, Kolaborasi, dan Momentum Industri di Jakarta
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak
Berita Istana
JETE Raih Tiga Rekor MURI di 2026: Perkuat Ekspansi Gerai, Layanan, dan Komunitas
Berita Istana
Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm
Berita Istana
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?