Rabu, 28 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar

Berita Istana
Last updated: Rabu, 27 Agustus 2025 10:18 10:18:14 am
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Boyolali, 25 Agustus 2025 — Polemik tambang ilegal di Dukuh Baksari, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Boyolali, kembali mencuat. Lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi yang menjadi lokasi tambang pasir sistem diayak tersebut kini dipermasalahkan oleh ahli waris yang mengklaim memiliki hak atas tanah.

Ahli waris, Joko Susanto dan Agung Setiawan, mengaku geram atas dugaan penyerobotan tanah milik almarhum Hadi Sudarmo, yang menurut mereka merupakan warisan keluarga. “Saya tidak peduli, karena saya juga punya hak atas tanah tersebut. Tanah itu milik kakek saya, dan bapak saya juga punya warisan di situ,” tegas Joko Susanto saat dihubungi awak media Berita Istana, Senin (25/8/2025).

Joko menyebut, saat dirinya mendatangi lokasi tambang, ia bertemu dengan salah satu pendana yang disebut-sebut merupakan anggota DPRD Fraksi Golkar bernama Fuadi. “Kemarin saya mendatangi lokasi, lalu menemui pendana bernama Fuadi. Saat saya tanya, dia bilang, ‘Saya tidak ada urusan sama kamu, karena saya sudah bayar,’” ungkap Joko menirukan jawaban Fuadi.

Selain itu, Joko juga mengaku menerima telepon dari seseorang berseragam. “Tapi saya tidak peduli, karena saya juga punya hak. Saat ini saya benar-benar geram. Biar hukum yang bicara,” tambah Agung Setiawan yang turut merasa dirugikan.

Joko juga mengungkapkan, dirinya berencana memasang plakat di lokasi tambang sebagai tanda bahwa tanah tersebut dalam status sengketa. “Besok saya akan pasang plakat di lokasi tambang bahwa tanah tersebut sengketa,” tegasnya.

Menurut Joko, upaya mediasi sempat dilakukan, bahkan ia ditawari hasil tambang, namun dirinya menolak karena merasa haknya dilangkahi. “Kemarin juga sempat dimediasi. Katanya saya mau dikasih hasil tambang dan saya dibenturkan dengan anaknya Pak Fuadi. Saya berharap pihak penegak hukum jangan hanya tutup mata,” tambahnya dengan nada kecewa.

Tomohon Jazz Festival 2026 When Music Meets Mount Lokon
[Siaran Pers] Sambut Tahun Ajaran Baru, HONOR Hadirkan Promo “Back to School” Khusus untuk Lini X Series dan Pad X8b
Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global
PTPN Group Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Rumah dan Jamban Sehat Sergai

Sementara itu, tokoh masyarakat Panji Riyadi angkat bicara terkait kasus ini. Ia meminta aparat penegak hukum (APH) tidak tebang pilih dalam menindak praktik tambang ilegal yang disertai sengketa tanah. “Jangan hanya karena ada nama besar dan power, APH tutup mata,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait, termasuk pendana tambang dan pemerintah desa setempat, masih berusaha dikonfirmasi untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan menjaga keseimbangan pemberitaan.(Tim:Red)

TAGGED:BERITA ISTANA BOYOLALI
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Gubernur Akmil Berikan Wawasan Kebangsaan kepada Calon Pekerja Pertamina
Next Article Dilaporkan ke Polda Jawa Tengah: Inisial NH dan GAN Diduga Aktor di Balik Pembongkaran Ndalem Tumenggungan
3 Komentar
  • Sari berkata:
    Senin, 25 Agustus 2025 21:22 pukul 9:22:11 pm

    Kenapa bikin berita tidak sesuai fakta

    Reply
    • Berita Istana berkata:
      Rabu, 27 Agustus 2025 09:58 pukul 9:58:32 am

      Yang mana

      Reply
  • Sari berkata:
    Rabu, 27 Agustus 2025 12:24 pukul 12:24:39 pm

    Kamu dapat berita dari narasumber mana..realitanya bukan sengketa tanah….itu memang real hak milik bukan penyerobotan seperti di bilang di berita itu…kalo memang gak tau faktanya..jangan bikin berita yang ngarang banget….

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober
Featured
LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Petugas untuk Lindungi Pengguna dalam Kondisi Darurat
Featured
Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid
Berita Istana
Prediksi XAUUSD Pekan Depan Koreksi Naik Terbuka, Dolar AS Jadi Penentu
Berita Istana
Populer
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?