SRAGEN – Warga Desa Bulak Rejo, Tangkil, Kabupaten Sragen digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa malam (sekitar pukul 21.00 WIB).
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian. Di samping tubuh korban, terlihat sebuah sepeda motor dengan nomor polisi K 6906 CJ yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi awal, korban diketahui merupakan warga Jimbar, Ngrandu, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat, korban sehari-hari bekerja di wilayah Karanganyar, meski belum diketahui secara pasti jenis pekerjaannya.
“Sekitar pukul 17.09 WIB, korban sempat menghubungi keluarganya dan menyampaikan bahwa dirinya sedang menunggu atasannya di rumah sakit,” ujar salah satu tokoh warga.
Sementara itu, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Diketahui, korban merupakan seorang janda dengan dua anak kembar.
Penemuan ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi kejadian. Aparat kepolisian dari Polres Sragen yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.
Petugas segera memasang garis polisi guna mengamankan lokasi serta melakukan olah TKP. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Hingga saat ini, identitas lengkap korban serta penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan. Keberadaan sepeda motor di samping korban menjadi salah satu petunjuk penting yang tengah didalami oleh pihak kepolisian.
Jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Berbagai kemungkinan motif masih terus didalami, baik yang mengarah pada tindak kriminal maupun faktor lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polisi juga mengajak warga yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut. (iTO)