Kamis, 9 Jul 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

vritimes
Last updated: Selasa, 7 April 2026 12:55 12:55:39 pm
By vritimes
Share
6 Min Read
SHARE

Selama 53 hari, Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen meninggalkan rumah dan menempuh perjalanan sejauh 19.000 kilometer, menyusuri Indonesia dari Sumatera hingga Papua.

Perjalanan tersebut bukan sekadar proses produksi film dokumenter, melainkan eksplorasi panjang yang mempertemukan mereka dengan wajah Indonesia yang jarang terlihat—cerita masyarakat, harapan, serta kehidupan di sekitar wilayah pertambangan.

Melalui dokumenter The MIND Journey: For Indonesia and the World, keduanya menjelajahi berbagai wilayah dengan kondisi ekstrem, dari dataran rendah hingga ketinggian 4.285 meter di atas permukaan laut. Dalam perjalanan tersebut, Ari dan Nia melihat langsung operasional tambang seluruh anggota Grup MIND ID, mulai dari ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, Timah, Vale Indonesia.

Aktor sekaligus produser dokumenter, Ari Sihasale, mengungkapkan perjalanan ini menjadi pengalaman yang membuka perspektif baru tentang Indonesia dan industri pertambangan.

“Jadi perjalanan kami selama 53 hari, 19.000 km yang kita tempuh. Lalu bagaimana? 1.272 jam nggak pulang-pulang dari Sumatera sampai tanah Papua. Dari 0 sampai 4.285 MDPL. Jadi di sini kita bisa melihat bagaimana Indonesia sebenarnya, bagaimana perusahaan-perusahaan tambang tidak hanya mengambil, tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakatnya,” ujar Ari dalam penayangan film The MIND Journey di Jakarta, Rabu (1/4).

Perjalanan dimulai dari wilayah barat Indonesia hingga timur, menyusuri daerah-daerah yang selama ini hanya mereka dengar namanya. Mulai dari Tanah Jawa, Sumatera, Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi, Halmahera, hingga Papua.

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
Telkom AI Center Dukung Integrasi AI Untuk Pekerja Gig Melalui Webinar Gig Economy Talks
Polda Jateng Gandeng Kampus UI, Wujudkan Polri yang Adaptif di Era Digital
Rundown Acara Family Gathering SPPG Gemolong: Dolan Bareng Ben Ora Sepaneng Sambut Tahun Baru 2026

Namun bukan hanya medan yang berat yang menjadi tantangan. Jadwal yang padat dan minim waktu istirahat membuat kebersamaan tim menjadi kunci selama perjalanan berlangsung.

READ  Dugaan Korupsi Susu di Boyolali Capai Puluhan Miliar, Aroma Kecurangan Tim Mata Jateng

“Pertama kalau dari kami adalah kebersamaan itu penting. Apapun itu kebersamaan itu penting. Jadi kita bisa saling mengingatkan, kita saling peduli. Syutingnya setiap hari soalnya, perpindahannya setiap hari dan tidak ada istirahat, istirahat adalah ketika perpindahan,” kata Ari.

Perubahan suhu ekstrem juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dari panas menyengat di Timika, tim harus langsung menuju wilayah dengan ketinggian lebih dari 4.000 meter menyusuri kawasan tambang Grasberg pada hari berikutnya.

“Memang berat ketika kita semua panas, tapi ketika sampai di Timika itu panas sekali kemudian besoknya kita harus naik ke 4000-an. Nah di situlah aklimatisasinya tidak terlalu lama tapi itu kita selalu memperhatikan “vitamin” itu dengan cara kita saling support,” ujarnya.

Bagi Nia Sihasale, perjalanan tersebut bukan hanya proses produksi dokumenter, tetapi juga perjalanan batin yang membuka banyak perspektif baru tentang Indonesia, khususnya terkait kehidupan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Ia mengaku, selama perjalanan dari Sumatera hingga Papua, tim menemukan banyak hal terkait pertambangan yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya, bahkan untuk wilayah yang relatif dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kayak apa ya, tapi yang lain kan kami belum tahu, artinya mungkin satu hal kecil saja bahwa kami tinggal di Jakarta, ya kan di Jakarta Selatan kami. Tiba-tiba ada tambang Pongkor di Bogor kita baru tahu sampai seumur hidup ini,” katanya.

Yang paling membekas bagi Nia adalah pertemuan dengan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Ia melihat langsung bagaimana aktivitas pertambangan membuka peluang ekonomi baru, menciptakan usaha masyarakat, hingga memperkuat hubungan sosial di sekitar wilayah operasional.

Lewat film dokumenter ini, kata Nia, tim berupaya menghadirkan gambaran yang lebih utuh mengenai industri pertambangan yang dijalankan oleh Grup MIND ID, sekaligus menjawab berbagai stigma yang berkembang di masyarakat. Seluruh cerita ditampilkan secara natural tanpa skenario.

READ  Polres Boyolali Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Anak: Satu Tersangka Diamankan

“Kita ingin membuka mata dan hati yang menonton, bukan bermaksud menggurui tapi supaya ini loh yang benar kalau pertambangan yang dikelola dengan baik bertanggung jawab, kalian bisa bertanya sendiri manfaatnya untuk masyarakat. Dan itu bukan kami yang menjawab, tidak ada skripnya, jadi murni jawaban dari hati masyarakat,” kata Nia.

Pengalaman tersebut juga menghadirkan momen emosional bagi tim selama perjalanan. Nia mengaku beberapa kali terharu ketika melihat langsung dampak yang dirasakan masyarakat.

“Kadang kita ikut nangis dan saya juga kadang ikut berkaca-kaca karena ternyata buat masyarakat sekitar dampaknya sangat besar sekali buat keluarga mereka,” ujarnya.

Pengalaman tersebut juga menumbuhkan rasa bangga terhadap Indonesia yang begitu luas dan kaya.

“Kita jadi lebih bersyukur dan kita jadi lebih bangga jadi orang Indonesia. Gila ya Indonesia luar biasa banget gitu kita baru, iya kita baru lihat Halmahera, baru lihat Ternate gitu,” kata Nia.

Dokumenter The MIND Journey: For Indonesia and the World yang dibintangi Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen ini akan menampilkan perjalanan lintas Indonesia serta kisah masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Program ini akan tayang mulai 4 April 2026, setiap Sabtu pukul 15.00 WIB di Metro TV, dalam 13 episode yang menyuguhkan perjalanan dari Sumatera hingga Papua—membawa penonton melihat Indonesia dari sudut pandang yang lebih dekat, lebih manusiawi, dan penuh cerita.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB
Next Article AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026
Berita Istana
Helm Kuning dan Petualangan Tambang, Hari Pertama Junior Miners Fun Fest 2026 Disambut Antusias
Berita Istana
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Berita Istana
BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaDaerah

Kebobrokan BPR BKK Demak Terbongkar oleh Tim Berita Istana: Agunan Tak Kunjung Dikembalikan Meski Pinjaman Lunas

Kamis, 31 Juli 2025 12:17
Berita IstanaTNI & POLRI

PKD Karang Taruna Kecamatan Parungpanjang Bogor Menyongsong Indonesia Emas 2045

Minggu, 21 September 2025 15:36
Berita Istana

MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Platform B2B Strategis untuk Pengembangan Lisensi IP Jepang di Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 10:56
Berita Istana

Aplikasi Pembelajaran Matematika Bergaya Jepang untuk Pasar Global, “Mathmaji”, Diadopsi oleh Lembaga Pendidikan Mitra Industri Group di Indonesia; Kolaborasi Teaching Factory (TEFA) dan Project-Based Learning (PjBL) Juga Direncanakan

Rabu, 3 Juni 2026 04:57
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?