Senin, 15 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Dolar AS Menguat, Prospek Emas Jangka Pendek Masih Tertekan

vritimes
Last updated: Minggu, 14 Juni 2026 21:36 9:36:01 pm
By vritimes
Share
6 Min Read
SHARE

Harga emas dunia diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (11/6). Sejumlah indikator teknikal menunjukkan bahwa tren pelemahan belum sepenuhnya berakhir, meskipun sebelumnya harga sempat mengalami kenaikan terbatas. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar masih mewaspadai potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai pergerakan pasangan XAU/USD pada timeframe M30 masih menunjukkan dominasi sentimen bearish. Setelah mengalami kenaikan sementara atau yang dikenal sebagai secondary trend, harga kini kembali mengarah mengikuti tren utama yang masih cenderung turun.

Menurut Geraldo, fase koreksi naik yang terjadi sebelumnya belum mampu mengubah struktur pasar secara keseluruhan. Justru setelah kenaikan tersebut berakhir, harga membentuk pola yang mengindikasikan bahwa tekanan jual kembali muncul dan berpotensi mendominasi perdagangan dalam beberapa sesi ke depan.

Salah satu sinyal yang menjadi perhatian adalah terbentuknya swing high baru yang berada lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya atau dikenal sebagai lower high. Dalam analisis teknikal, pola ini sering dianggap sebagai tanda bahwa tenaga pembeli mulai berkurang, sementara pihak penjual kembali mengambil kendali pasar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa setiap upaya kenaikan yang terjadi masih menghadapi tekanan yang cukup besar. Selama harga belum mampu menembus area puncak terbaru yang terbentuk, peluang untuk melanjutkan pelemahan masih lebih besar dibandingkan peluang untuk kembali naik.

Dari sisi teknikal, area support di level 4.061 menjadi titik yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Level tersebut diperkirakan menjadi target penurunan terdekat apabila tekanan jual terus berlanjut. Jika harga berhasil menembus area tersebut, maka peluang penurunan menuju level 4.036 akan semakin terbuka.

Lonjakan Signifikan Pengguna LRT Jabodebek Selama Libur Panjang, Tumbuh Lebih dari 138% dibanding 2025
Kabupaten Sragen Miliki 196 Desa dan 12 Kelurahan, Total Penduduk Tembus 1,02 Juta Jiwa Awal 2025
Terkait Kasus “Tipu-tipu Abunawas”, Lambert Jitmau: Dokumen Izin Reklamasi Mr. Ching itu Palsu
Gawat!! 4 Korban Gadis Muda Praktik Prostitusi Terselubung di Wisata Gunung Kemukus

Selain pola harga, indikator stochastic juga memberikan sinyal yang sejalan dengan potensi koreksi. Saat ini indikator tersebut berada di area overbought atau jenuh beli. Kondisi tersebut biasanya menunjukkan bahwa kenaikan yang terjadi sebelumnya mulai kehilangan momentum dan berpotensi diikuti oleh aksi jual.

READ  Tim PH PPWI Menunggu Kehadiran Kapolri Sebagai Tergugat Praperadilan di PN Jakarta Selatan

Pergerakan stochastic yang mulai mengarah turun menjadi indikasi bahwa kekuatan beli tidak lagi sekuat beberapa sesi sebelumnya. Situasi ini sering dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung atau membuka posisi jual baru, terutama ketika tidak ada katalis positif yang cukup kuat untuk mendorong harga lebih tinggi.

Dengan kombinasi sinyal teknikal tersebut, peluang emas untuk bergerak turun dalam jangka pendek masih cukup terbuka. Meskipun demikian, pasar tetap akan memperhatikan sejumlah faktor fundamental yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.

Dari sisi fundamental, perhatian investor masih tertuju pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Saat ini pasar masih memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Pandangan tersebut muncul karena sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik.

Data inflasi yang belum sepenuhnya turun ke target bank sentral, kondisi pasar tenaga kerja yang masih solid, serta aktivitas ekonomi yang relatif stabil membuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter menjadi lebih terbatas. Akibatnya, dolar AS tetap mendapatkan dukungan dari sentimen tersebut.

Penguatan dolar AS biasanya menjadi faktor yang kurang menguntungkan bagi emas. Sebagai aset yang diperdagangkan menggunakan dolar, harga emas cenderung menghadapi tekanan ketika mata uang Amerika Serikat menguat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaannya berpotensi berkurang.

Selain itu, aset berbasis dolar juga dinilai lebih menarik ketika suku bunga berada di level tinggi. Investor cenderung memilih instrumen yang menawarkan imbal hasil dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga atau pendapatan tetap.

READ  Pelajar SMP di Sumberlawang Sragen Meninggal Dunia, PSC 119 Lakukan Penanganan Darurat Medis

Di sisi lain, membaiknya sentimen pasar global turut mengurangi minat terhadap aset safe haven. Ketika pelaku pasar lebih optimistis terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, dana investasi biasanya mengalir ke aset yang dianggap memiliki potensi keuntungan lebih besar. Hal tersebut dapat mengurangi permintaan terhadap emas sebagai instrumen perlindungan nilai.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal dan sentimen fundamental masih menunjukkan bahwa pergerakan emas berada dalam tekanan. Analisis Dupoin Futures memperkirakan peluang pelemahan menuju area support 4.061 hingga 4.036 masih terbuka selama harga belum mampu menembus area resistance terdekat. Investor dan trader disarankan tetap mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat serta pernyataan pejabat Federal Reserve yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Perluas Perspektif Global Mahasiswa DKV, BINUS University @Semarang Hadirkan Program Twin Class Internasional
Next Article Apresiasi Garda Terdepan Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Berikan Penghargaan bagi Awak Mobil Tangki Berprestasi Dari Sumatra Hingga Papua
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Lewat Literasi Keuangan, Adapundi Dorong Mahasiswa Makassar Bijak Kelola Keuangan Digital
Featured
K Mall Perkuat Destinasi Lifestyle dengan Kehadiran Ranch Market
Featured
Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core
Featured
Apresiasi Garda Terdepan Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Berikan Penghargaan bagi Awak Mobil Tangki Berprestasi Dari Sumatra Hingga Papua
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaPendidikan

Breaking News: Live TikTok Resmi Ditutup Mulai 30 Agustus 2025 Pukul 21:30 WIB, Imbas Demo Sejak 25 Agustus

Sabtu, 30 Agustus 2025 22:40
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

Warga Kebumen Lansia 70 Tahun Mengaku Diculik  Oknum DPRD

Sabtu, 13 September 2025 08:55
Berita Istana

Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Wall Street Ikut Terseret

Rabu, 11 Maret 2026 22:13
Berita Istana

BRI KK Pasar Tanah Abang Blok A Tetap Buka Saat Libur Melalui Layanan Weekend Banking

Jumat, 29 Mei 2026 12:55
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?