Kamis, 15 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50

vritimes
Last updated: Rabu, 15 Juli 2026 18:54 6:54:26 pm
By vritimes
Share
6 Min Read
SHARE

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mengakselerasi peremajaan sawit petani di Riau sebagai bagian mendukung implementasi program B50 atau kebijakan mandatori pemerintah Indonesia yang mewajibkan campuran bahan bakar solar dengan 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit.

Hingga akhir 2025, PTPN IV PalmCo tercatat telah melangsungkan peremajaan sawit petani Riau mencapai 12.600 hektare. Peremajaan tersebut dilangsungkan PTPN IV PalmCo melalui entitasnya PTPN IV Regional III secara berkelanjutan, diawali dari program revitalisasi perkebunan pada 2012 dan dilanjutkan dengan peremajaan sawit rakyat (PSR) pada 2019 hingga saat ini.

Sementara sepanjang 2026 ini, entitas kembali menargetkan program peremajaan sawit yang terus dilangsungkan secara berkelanjutan mencapai 4.500 ha di Bumi Lancang Kuning.

“Insya Allah, sampai akhir tahun ini program peremajaan sawit di Riau dapat mencapai 17.100 Ha. Alhamdulillah progresnya sangat baik, dan rekan-rekan petani juga sangat antusias terhadap program PSR ini,” kata Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (19/6).

Guna mewujudkan target tersebut, lanjut Bambang, PTPN IV Regional III melalui Distrik Petani Mitra terus menggesa setiap tahapan, mulai dari pendataan luasan, verifikasi, hingga penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek).

Program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang dilangsungkan PTPN IV sendiri merupakan salah satu inisiatif perusahaan perkebunan milik negara tersebut untuk memangkas ketimpangan produktivitas sawit petani dan sawit perusahaan yang cukup dalam.

BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan
Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio
Terkait Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Prof. Paiman Raharjo Akhirnya Buka Suara
Audensi LSM Format: Tegaskan Penegakan Hukum dan Pengawasan Miras di Pasuruan

Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dirangkum dari berbagai sumber, rerata produktivitas sawit petani Indonesia saat ini berkisar 7-12 ton per hektare pertahun. Sementara, produktivitas sawit korporasi mampu menyentuh angka lebih dari 20 ton perhektare pertahun.

Untuk itu, peremajaan sawit menjadi inisiatif penting guna memangkas ketimpangan dan mendongkrak sawit petani sehingga produktivitas yang dihasilkan kian optimal.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu menjelaskan, saat ini produktivitas sawit petani mitra PTPN IV Regional III yang telah melangsungkan peremajaan berhasil meningkat signifikan. Sebagai contoh, petani mitra yang tergabung dalam koperasi dan melangsungkan peremajaan melalui program revitalisasi mampu menghasilkan produktivitas mencapai 29,10 ton/Ha/tahun.

Senada, ribuan petani mitra yang mengikuti program PSR dengan usia sawit TM-3 mampu mencatat hasil produktivitas mencapai 23,94 ton/Ha/tahun, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 19 ton/Ha/tahun.

Lebih jauh, ia menuturkan bahwa program peremajaan sawit yang terus didorong Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa tersebut diharapkan menjadi langkah penting untuk mendukung kebijakan pemerintah yang segera menerapkan kebijakan B50 awal Juli 2026 mendatang.

“Kami ingin turut ambil bagian dan berkontribusi meningkatkan produksi CPO nasional dengan memperkuat petani sawit sehingga produksi rekan-rekan petani meningkat dan pada akhirnya bisa mendukung kebijakan pemerintah untuk menjadikan sawit sebagai sumber energi baru terbarukan,” jelas Bambang.

Implementasi kebijakan biodiesel B50 sendiri direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun sepanjang tahun ini. Penghematan tersebut berasal dari berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar seiring peningkatan penggunaan campuran biodiesel berbasis sawit.

Secara keseluruhan, PTPN IV Regional III diketahui telah melangsungkan kemitraan plasma mencapai 56.500 hektare yang melibatkan tidak kurang dari 28.000 petani sejak perusahaan berdiri.

Saat ini, ribuan petani mitra tersebut telah melangsungkan peremajaan guna mengganti sawit renta mereka dengan tanaman baru yang lebih produktif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PSR tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

“Kami juga didukung oleh teman-teman Aspekpir dalam mengakselerasi program ini, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain program peremajaan, PTPN IV Regional III juga aktif mendukung peningkatan produktivitas petani melalui penyediaan bibit unggul bersertifikat. Sejak program tersebut diluncurkan pada 2019, entitas telah menyalurkan sedikitnya 2,56 juta bibit sawit unggul kepada 8.900 petani.

Bambang menuturkan bahwa keberhasilan kemitraan PTPN IV karena pola kemitraan yang dibangun dengan mengedepankan pola single management yang transparan telah menumbuhkan kepercayaan.

Melalui pola tersebut, kultur teknis petani mitra akan setara dengan standar tinggi perusahaan, mulai dari penumbangan sawit renta, pemanfaatan bibit sawit unggul bersertifikat, proses penanaman, pemupukan, hingga pemeliharaan untuk diterapkan di areal peremajaan sawit masyarakat.

Selanjutnya, PTPN IV juga turut menyiapkan bibit sawit unggul bersertifikat hingga pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi serta pelatihan kepada para petani sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan petani dalam mewujudkan perkebunan berkelanjutan.

Dengan target perluasan PSR serta dukungan bibit unggul dan penguatan aspek keberlanjutan, PTPN IV Regional III optimistis sektor sawit rakyat di Riau dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap program keberlanjutan serta memperkuat pendapatan petani sawit.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
Next Article Teguh Margo Diduga Mengintip dan Rekam Perempuan yang Sedang Mengobati Luka Perut di Dalam Mobil
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+
Berita Istana
WSBP Jalin Kerja Sama Optimalkan Aset Precast Plant WSBP Cibitung
Berita Istana
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Statusnya Masih Menunggu Konfirmasi
Berita Istana Daerah
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?