Jumat, 23 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahPT. BERITA ISTANA NEGARA

Warga Cantel Wetan Sragen Keluhkan Limbah PG Mojo, Debu Diduga Picu Gatal dan Batuk

Berita Istana
Last updated: Selasa, 21 Juli 2026 23:13 11:13:54 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

SRAGEN – Warga Cantel Wetan, RW 13, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, kembali mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari aktivitas produksi PG Mojo. Debu hitam atau langes yang diduga merupakan sisa pembakaran disebut masih beterbangan dan mencemari permukiman warga, meski berbagai upaya penyampaian keluhan telah dilakukan.

Menurut keterangan warga, sekitar dua pekan lalu perwakilan masyarakat telah melakukan audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen. Selain itu, surat pengaduan juga telah dikirimkan kepada pihak PG Mojo dan Bupati Sragen. Namun hingga Selasa (21/7/2026), warga menilai belum ada perubahan yang signifikan karena debu masih terus mencemari lingkungan.

Rizki Hafid Yusa Pratama (32), warga RW 13 Cantel Wetan, saat dihubungi awak Media Berita Istana, Selasa (21/7/2026), mengatakan bahwa dampak yang dirasakan warga bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga terhadap aktivitas sehari-hari.

“Warga banyak yang mengeluhkan gatal dan batuk. Selain itu, pakaian yang dijemur menjadi kotor karena terkena abu sisa pembakaran produksi gula,” ujar Rizki.

Ia menambahkan, debu tersebut juga mengotori halaman rumah, masuk ke dalam rumah, bahkan menempel pada makanan yang sedang disajikan.
“Kalau debu mengenai kulit bisa membuat gatal-gatal, dan kalau terkena mata terasa perih. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga,” tambahnya.

Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten
India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama
Viral! Guru Tendang Kepala Siswa di SMPN 1 Karangawen, Kabupaten Demak
Gapura Masuk Polsek Kedawung Bertuliskan “Trap Sila Mungkurne Panggoda” Jadi Simbol Pelayanan Polri untuk Masyarakat

Menurut Rizki, persoalan tersebut sebenarnya sudah lama dikeluhkan warga sejak berdirinya PG Mojo. Namun, dalam beberapa waktu terakhir kondisinya disebut semakin parah. Warga menduga hal itu terjadi akibat kerusakan pada cerobong atau sistem pembuangan asap pabrik.

Sebelumnya, sekitar 10 warga Cantel Wetan mendatangi Kantor DLH Kabupaten Sragen pada Rabu (8/7/2026) untuk menyampaikan keluhan. Dalam pertemuan tersebut, warga memperoleh informasi bahwa pihak DLH telah melakukan komunikasi dengan PG Mojo terkait dugaan pencemaran dari cerobong pembuangan asap.

Menurut penjelasan yang diterima warga, pihak PG Mojo saat itu menyampaikan akan melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.
Namun hingga kini, warga mengaku masih merasakan dampak debu yang beterbangan dan berharap perbaikan segera direalisasikan agar pencemaran tidak terus berlanjut.

Sejumlah warga juga mendesak pihak PG Mojo segera memperbaiki fasilitas yang diduga menjadi sumber pencemaran sehingga debu tidak lagi mengganggu lingkungan permukiman.

Tokoh masyarakat Sragen, Warsito, turut menyoroti persoalan tersebut. Ia meminta agar perusahaan tidak menunda perbaikan apabila memang terdapat kerusakan pada fasilitas produksi.

“Jangan sampai terlalu lama memperbaiki yang rusak sehingga mengganggu warga sekitar. Kami berharap pihak PG Mojo segera menindaklanjuti persoalan ini. Perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegas Warsito.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Media Berita Istana masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PG Mojo, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(Umi)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental
Next Article Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun
Featured
Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto
Featured
IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?
Featured
HUT ke-70 SUCOFINDO: Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 22 Tenant Kantin Kementerian Kehutanan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?