Sabtu, 24 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPendidikan

Sanggar Putra Kusuma Berkomitmen Lestarikan Budaya Jawa dan Tradisi Pambiwara Pengantin Adat Surakarta

Berita Istana
Last updated: Jumat, 24 Juli 2026 18:42 6:42:16 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Karanganyar – Di tengah pesatnya perkembangan globalisasi dan derasnya arus informasi yang membawa berbagai budaya modern ke Indonesia, upaya pelestarian budaya lokal menjadi semakin penting. Salah satu komunitas yang konsisten menjaga warisan budaya Jawa di Kabupaten Karanganyar adalah Sanggar Putra Kusuma.

Sanggar yang dipimpin oleh Bayan Supriyanto ini beralamat di Jomblang RT 02 RW 10, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Dengan mengusung misi melestarikan budaya Pambiwara Pengantin Adat Surakarta, Sanggar Putra Kusuma terus berupaya menanamkan nilai-nilai budaya Jawa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Bayan Supriyanto, pelestarian budaya bukan hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga mempertahankan jati diri bangsa di tengah derasnya pengaruh budaya asing. Pambiwara pengantin adat Surakarta merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai luhur, tata krama, etika, serta filosofi kehidupan yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat.

“Sanggar Putra Kusuma hadir sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin belajar, memahami, dan melestarikan budaya Jawa, khususnya seni pambiwara pengantin adat Surakarta. Kami berharap generasi muda tetap bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” ujar Bayan Supriyanto.

Perkembangan zaman yang semakin modern membawa tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya lokal. Masuknya budaya populer dari luar negeri yang cenderung bergaya Barat turut memengaruhi pola pikir dan gaya hidup generasi muda, terutama di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi para pelaku seni dan budaya untuk terus mengenalkan nilai-nilai tradisi agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.

Keberadaan Sanggar Putra Kusuma menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya di Kabupaten Karanganyar. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan pendampingan, sanggar ini berupaya menjaga eksistensi budaya Jawa agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Ini Kata Kepala Bapenda Kota Semarang Terkait Dugaan Korupsi Mantan Wali Kota Semarang, Simak !
Simak Penjelasan Manang Soebeti Pak Bray: Edukasi Hukum di Tengah Ramainya Isu MATEL dan Debt Collector
Pemdes Ngerong Bersama Muspika Setempat Pasang Banner Himbauan di Kawasan Ruko Gempol 9
Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran

Kearifan budaya lokal memiliki peran penting sebagai benteng dalam menghadapi dampak globalisasi. Nilai-nilai sopan santun, unggah-ungguh, tata krama, serta filosofi kehidupan yang terkandung dalam budaya Jawa merupakan warisan yang harus terus dijaga. Apabila budaya lokal mulai ditinggalkan, maka dikhawatirkan karakter dan identitas masyarakat juga akan semakin terkikis.

Dengan semangat pelestarian budaya, Sanggar Putra Kusuma berharap semakin banyak masyarakat, khususnya kalangan muda, yang tertarik mempelajari seni dan tradisi Jawa. Melalui upaya tersebut, warisan budaya leluhur diharapkan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.(Har)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Satu Tahun Perjalanan Eatsy Meal: Grouu Hadirkan Real Food untuk Anak Indonesia, Dari Rumah Hingga Lokasi Bencana
Next Article Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Thampy Koshy Soroti Pengalaman ONDC India untuk Mendukung ION di Bali Tech Week 2026
Berita Istana
Furniture Kantor Custom atau Beli Jadi, Mana yang Masuk Akal?
Berita Istana
Bangun Budaya Transportasi Publik Sejak Dini, Hampir 39 Ribu Anak Ikuti Edutrain LRT Jabodebek
Berita Istana
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?