Kamis, 17 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

vritimes
Last updated: Minggu, 2 Agustus 2026 21:17 9:17:11 pm
By vritimes
Share
5 Min Read
SHARE

Menembus pegunungan terjal sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Misi tersebut tidak berlangsung dengan mudah. Lokasi kejadian berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan kondisi geografis yang didominasi pegunungan terjal dan akses yang sangat terbatas. Meski dihadapkan pada medan yang berat dan berbagai tantangan di lapangan, prajurit TNI tetap melakukan penyisiran secara bertahap demi memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan layak.

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menjelaskan bahwa proses pencarian diawali dengan ditemukannya jejak darah yang mengarah ke lokasi para korban. “Kami menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian menelusurinya hingga mengarah ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung sekitar pukul 11.20 hingga 11.40 WIT, pasukan kami mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata OPM hingga terjadi kontak tembak. Mereka sudah menunggu kami, namun seluruh personel mampu mengantisipasi situasi tersebut sehingga misi kemanusiaan tetap dapat dilanjutkan.”

Setelah situasi berhasil dikendalikan, prajurit TNI akhirnya menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban yang diketahui merupakan pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya, Pam Wendakwe. Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan seorang perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam proses pencarian, sedangkan identitas lengkapnya masih terus didalami oleh aparat.

Mayjen TNI Yudha Airlangga, menegaskan bahwa keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. “Sebagai seorang prajurit, kami sudah memahami setiap risiko dalam menjalankan tugas. Namun, ketika yang kami hadapi adalah warga sipil yang menjadi korban kekerasan, kami tidak bisa tinggal diam. Medannya berat, cuacanya tidak bersahabat, bahkan kami sempat mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata. Tidak ada satu pun prajurit yang mundur. Prioritas kami hanya satu, memastikan para korban dapat dievakuasi dan kembali kepada keluarganya dengan layak. Tidak boleh ada rasa takut yang mengalahkan nilai kemanusiaan.”

Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah sangat memprihatinkan dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak manusiawi. Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban dibawa ke RSUD Dekai sekitar pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan pihak berwenang. Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai bentuk perhatian terhadap penanganan para korban.

Basecamp Nation, Festival Sports & Wellness di Mall of Indonesia
Disinyalir Kilang Kayu Ilegal Bebas Beroperasi di Krueng Sabee, Aceh Jaya Menulis
Sambut Kemerdekaan dengan Touring, BRI Finance Bagikan Tips Berkendara Aman
Geliat Bisnis Batu Bara Menguat di Triwulan II, Kinerja KAI Logistik Lampaui Target

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Yudha Airlangga turut membantah tegas narasi yang disebarkan kelompok OPM yang menyebut para korban merupakan bagian dari intelijen TNI. Menurutnya, tudingan tersebut sama sekali tidak berdasar dan hanya memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa para korban adalah warga sipil Orang Asli Papua yang menjadi korban tindak kekerasan, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perlindungan, penghormatan, dan penanganan yang layak sebagai sesama anak bangsa.

Di balik keberhasilan operasi tersebut, tersimpan dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang rela mempertaruhkan keselamatan demi menunaikan misi kemanusiaan. Menembus medan ekstrem, menghadapi cuaca yang tidak menentu, hingga tetap bertahan di bawah ancaman kelompok bersenjata, mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga yang menjadi korban dapat memperoleh pertolongan. Bagi Satgas Habema, setiap nyawa masyarakat Papua adalah amanah yang harus diperjuangkan, dan selama masih ada warga yang membutuhkan bantuan, prajurit akan terus hadir di garis terdepan, apa pun risiko yang harus dihadapi.

Tentang Koops TNI Habema

Koops TNI Habema merupakan satuan komando operasi TNI yang bertugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Dalam pelaksanaan tugasnya, Koops TNI Habema juga mendukung operasi kemanusiaan, pengamanan wilayah, serta bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article BRI KCP Pasar Tanah Abang Perkuat Layanan Perbankan bagi Pelaku Usaha dan Pengunjung Pusat Grosir Terbesar di Indonesia
Next Article Produk Premium Eropah Terus Memperkukuh Kehadiran di Malaysia Melalui MIFB 2026 dan Majlis Makan Malam B2B
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
ezSign Melayani Dokumen Digital Rumah Sakit hingga Kontrak Korporasi
Berita Istana
THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru
Berita Istana
Hisense Kenalkan “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Berita Istana
Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?