Sabtu, 3 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

The Fed Makin Dovish, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Justru Berpotensi Koreksi Pekan Depan?

Berita Istana
Last updated: Selasa, 18 Agustus 2026 13:25 1:25:08 pm
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menjadi fokus utama pelaku pasar pada pekan depan. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, harga emas berpotensi mengalami fase koreksi setelah mencatatkan penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, prospek jangka menengah logam mulia masih ditopang oleh sentimen fundamental yang relatif positif, terutama setelah data inflasi di tingkat produsen Amerika Serikat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terburu-buru kembali menaikkan suku bunga. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut berpotensi membuat pergerakan emas lebih dinamis, dengan kecenderungan melemah terlebih dahulu sebelum pasar menentukan arah selanjutnya.

Dari sisi fundamental, emas (XAUUSD) masih mendapatkan dukungan setelah data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat periode Juli menunjukkan hasil yang tidak mengalami kenaikan. Data tersebut memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi di tingkat produsen mulai mereda, sehingga pelaku pasar semakin optimistis bahwa bank sentral Amerika Serikat memiliki ruang lebih besar untuk mempertahankan atau bahkan melonggarkan kebijakan moneternya dalam beberapa bulan mendatang. Meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed berikutnya menjadi faktor yang mampu menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, sekaligus berpotensi membatasi penguatan dolar AS.

Menurut Dupoin Futures, sentimen tersebut sebenarnya masih memberikan fondasi yang cukup kuat bagi pergerakan harga emas (XAUUSD) dalam jangka menengah. Namun, setelah kenaikan harga yang cukup agresif sebelumnya, pasar diperkirakan mulai memasuki fase konsolidasi. Sebagian investor kemungkinan memilih merealisasikan keuntungan melalui aksi profit taking, sehingga tekanan jual dalam jangka pendek berpotensi meningkat. Kondisi seperti ini merupakan hal yang umum terjadi setelah reli panjang, ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan sambil menunggu katalis baru yang mampu mendorong harga bergerak lebih tinggi.

Dalam analisis teknikal, Dupoin Futures menilai bahwa struktur pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily mulai menunjukkan sinyal pelemahan. Harga diketahui membentuk swing high baru yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mulai kehilangan tenaga. Terbentuknya swing high tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas jual di area harga yang lebih tinggi, sehingga membuka peluang bagi pasar untuk bergerak lebih rendah dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Selain itu, pergerakan harga juga mulai membentuk secondary trend yang mengarah ke bawah. Geraldo Kofit menjelaskan bahwa kondisi ini menunjukkan adanya fase koreksi di tengah tren yang sebelumnya didominasi oleh kenaikan. Dalam proyeksi Dupoin Futures, area 4.220 menjadi level support sekaligus demand zone yang perlu dicermati oleh investor. Zona tersebut berpotensi menjadi titik munculnya kembali minat beli apabila tekanan jual mulai mereda dan pasar memperoleh sentimen positif baru.

Januari 2026 Mengawali Tren Positif Pertumbuhan Layanan Ritel KAI Logistik
Pelabuhan Makassar Catat Pertumbuhan Positif Arus Bongkar Muat pada Semester I – 2026
Pegadaian Syariah Majapahit Dikeluhkan: Kepala Cabang Dianggap Tidak Profesional
Vio Sari Mengutuk Keras Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Semarang

Sinyal pelemahan juga diperkuat oleh indikator Stochastic, yang saat ini bergerak turun menuju area oversold. Pergerakan indikator tersebut mencerminkan bahwa momentum bearish mulai meningkat dalam jangka pendek. Walaupun kondisi oversold nantinya dapat membuka peluang terjadinya rebound teknikal, Dupoin Futures menilai tekanan jual masih memiliki ruang untuk berlanjut selama belum muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Meski proyeksi jangka pendek cenderung mengarah pada koreksi, Dupoin Futures menegaskan bahwa kondisi ini belum dapat diartikan sebagai perubahan tren utama menjadi bearish. Pelemahan harga lebih dipandang sebagai proses penyesuaian yang sehat setelah reli yang cukup panjang. Dalam siklus pasar, koreksi seperti ini sering menjadi bagian dari proses konsolidasi sebelum tren utama kembali berlanjut.

Pada pekan depan, perhatian pelaku pasar juga diperkirakan masih akan tertuju pada sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat, termasuk perkembangan inflasi, data tenaga kerja, serta komentar dari para pejabat Federal Reserve. Setiap perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, yang selama ini menjadi faktor utama penentu arah harga emas (XAUUSD).

Selain faktor ekonomi, dinamika geopolitik global juga tetap menjadi variabel yang tidak dapat diabaikan. Apabila ketidakpastian global kembali meningkat, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas berpotensi kembali menguat dan membatasi ruang pelemahan harga. Sebaliknya, apabila sentimen risiko membaik dan investor mulai kembali masuk ke aset berisiko, tekanan terhadap emas dapat berlanjut dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas (XAUUSD) pada pekan depan masih memiliki peluang mengalami koreksi teknikal meskipun didukung oleh fundamental yang relatif kondusif. Ekspektasi bahwa The Fed akan bersikap lebih dovish setelah data PPI Amerika Serikat yang melandai masih menjadi sentimen positif bagi emas.

Namun, terbentuknya swing high, munculnya secondary trend bearish, meningkatnya aksi profit taking, serta indikator Stochastic yang bergerak menuju area oversold menunjukkan bahwa tekanan jual masih berpotensi berlanjut menuju support 4.220. Oleh karena itu, investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga di area tersebut sebagai acuan dalam menyusun strategi transaksi, sembari terus memantau perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah pergerakan emas (XAUUSD) pada pekan depan.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.

Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027
Next Article Hadiri Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026, BP Tapera Dukung Pemenuhan Hunian Berdasarkan Data BPS
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Semarak BRILiaN Culture Festival, Pekerja BRI Region 6 Ikuti Games Perkuat Teamwork
Berita Istana
BRI BO Tanjung Priok Gelar BRILiaN Culture Festival, Perkuat Implementasi Budaya Kerja
Berita Istana
Semangat BRILiaN di Pangalengan, BO Kemayoran Tumbuhkan Kebersamaan dan Budaya Kerja
KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?