Selasa, 15 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARATNI & POLRI

Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!

Berita Istana
Last updated: Selasa, 15 September 2026 15:41 3:41:26 pm
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Demak, – Polemik yang menyeret nama Pasopati Nusantara Jaya kembali menjadi sorotan publik. Konflik terbuka antara mantan anggota organisasi, Andik, dengan Ketua Umum Pasopati Nusantara Jaya Eko Sugiarto atau yang akrab disapa Eko HK, kini bergulir di ruang publik dan media sosial.

Manajemen Pasopati Nusantara Jaya akhirnya angkat bicara. Organisasi menegaskan bahwa pemberhentian Andik bukan keputusan sepihak, melainkan merupakan hasil evaluasi internal serta berkaitan dengan dugaan pelanggaran terhadap aturan organisasi yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas munculnya berbagai narasi di media sosial yang dinilai berpotensi membentuk persepsi publik sebelum persoalan tersebut memperoleh penjelasan secara utuh dari seluruh pihak.

Pihak organisasi menyayangkan apabila persoalan internal justru berkembang menjadi polemik terbuka di ruang digital. Terlebih, muncul keterlibatan aktivis asal Grobogan, Heri Suweke, dalam pusaran persoalan tersebut.

Namun demikian, Heri Suweke disebut memilih untuk tidak ikut terseret lebih jauh. Ia menyatakan tidak ingin memperkeruh situasi maupun terlibat dalam penggiringan opini yang berpotensi merugikan nama baik organisasi ataupun individu.

Sementara itu, pihak Pasopati Nusantara Jaya menilai sejumlah pernyataan Andik di media sosial telah berkembang menjadi kritik terbuka terhadap kepemimpinan Eko Sugiarto.

Biro SDM Polda Kalbar Gelar Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri di Polres Sintang
Polres Pasuruan Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja, Sita 11,2 Gram Sabu dan 20,9 Gram Ganja
Pelanggan Nyaman, Pekerja Aman: PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja
Nasi Tumpeng Legendaris Mbok Wardi Sejak 1988: Lauk Telor Apa Endhok di Pencing Sragen

“Kami meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh narasi sepihak yang beredar di media sosial. Setiap persoalan harus dilihat secara utuh dan berdasarkan fakta,” demikian sikap organisasi sebagaimana disampaikan dalam klarifikasi internalnya.

Manajemen Pasopati Nusantara Jaya juga menegaskan bahwa keputusan pemberhentian anggota telah dilakukan melalui mekanisme internal organisasi sesuai aturan yang berlaku.

Di tengah memanasnya polemik tersebut, organisasi menyatakan tetap solid di bawah kepemimpinan Eko HK.

Pasopati Nusantara Jaya mengimbau seluruh anggota dan masyarakat untuk tidak menjadikan media sosial sebagai arena pertarungan opini yang justru dapat memperlebar persoalan.

Polemik boleh bergulir, tetapi organisasi menegaskan: Pasopati Nusantara Jaya tetap berdiri dan solid.

Kini publik tinggal menunggu apakah konflik tersebut akan berhenti sebagai persoalan internal organisasi atau justru berkembang menjadi polemik yang lebih luas di ruang publik.

Hingga persoalan ini mendapatkan penjelasan dari seluruh pihak secara berimbang, berbagai pernyataan yang beredar di media sosial masih perlu disikapi secara bijak dan tidak dijadikan sebagai kesimpulan final mengenai duduk perkara yang sebenarnya.

Warsito, selaku Direktur Utama PT Berita Istana Negara, turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai video yang beredar di media sosial.

Menurut Warsito, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi konten digital, terlebih apabila video tersebut telah melalui proses penyuntingan atau editan yang konteksnya belum dapat dipastikan.

“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh video-video yang beredar. Kalau ada video yang diduga telah diedit dan berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Pak Eko HK, sebaiknya jangan langsung dipercaya atau disebarluaskan sebelum kebenaran dan konteksnya diverifikasi,” ujar Warsito.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat maupun persoalan internal organisasi sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku dan tidak berkembang menjadi saling menjatuhkan di ruang publik.

Warsito juga meminta semua pihak menahan diri serta mengedepankan klarifikasi dan fakta agar persoalan tidak semakin melebar.

“Jangan sampai potongan video atau narasi yang belum jelas kebenarannya justru menjadi sumber konflik baru. Mari kita kedepankan tabayun, klarifikasi, dan fakta,” tegasnya.(*)

TAGGED:BERITA ISTANA DEMAK
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen
Berita Istana
Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas
Berita Istana
Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda
Berita Istana
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?