Sabtu, 24 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Bekingi Limbah Rumah Sakit Prima Medika

Berita Istana
Last updated: Selasa, 19 Agustus 2025 10:58 10:58:16 am
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Tulungagung – Kasus limbah rumah sakit kembali mencuat di Kabupaten Tulungagung. Gunungan limbah pembuangan akhir sampah medis dan non-medis yang menumpuk di depan RSU Prima Medika Tulungagung menjadi sorotan publik. Mirisnya, alih-alih mendapat klarifikasi dari pihak manajemen rumah sakit, seorang wartawan justru mendapat intimidasi dari oknum yang mengaku anggota TNI.

Menurut ketentuan hukum, pelaku yang terlibat dalam praktik pengelolaan limbah medis secara ilegal dapat diancam dengan pidana penjara 3–15 tahun serta denda maksimal Rp3,5 miliar. Ancaman pidana ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi pihak manapun yang mencoba membekingi pelanggaran lingkungan.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, Direktur Utama RSU Prima Medika Tulungagung masih sulit ditemui. Pihak manajemen rumah sakit pun belum memberikan komentar ataupun jawaban resmi terkait persoalan limbah medis tersebut.

Seorang wartawan Tulungagung, Harijyuna, mengaku mendapat intimidasi saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Saat hendak melakukan peliputan dan konfirmasi ke RSU Prima Medika, ia ditelepon oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI berinisial Vndi, yang bertugas di wilayah Tulungagung.

“Oknum itu seakan menjadi beking rumah sakit. Kata-katanya kasar sekali, tidak pantas didengar, dan terkesan temperamental,” ungkap Harijyuna.

Ia menegaskan akan menempuh langkah hukum atas tindakan penghalangan tugas jurnalistik tersebut. “Saya akan melaporkan oknum itu kepada aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun Polisi Militer. Untuk itu, saya sudah menghubungi Ketua Distrik Tulungagung LSM GMBI dan Ketua DPC Tulungagung LSM Gerak Indonesia untuk mendampingi saya,” tegasnya.

ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan
Analisa Pasar dari FLOQ BI Naikkan Suku Bunga, Trump Dukung Kripto, Investor Diminta Waspada Kelola Risiko
THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru
Gubernur Akmil Beri Pembekalan Geopolitik kepada Peserta Retreat SIG

Kejadian ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Ketua DPC Tulungagung LSM Gerak Indonesia, Muhamad Abdul Suyudhi, menilai tindakan intimidasi terhadap wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers. Ia mendesak agar oknum tersebut ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Senada dengan itu, Ketua Distrik Tulungagung LSM GMBI, Asep Yumarwoko, juga angkat bicara. Ia mengaku sudah meminta klarifikasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terkait dugaan penumpukan limbah medis tersebut.
“Kami berterima kasih bisa ditemui Dinas Kesehatan, meskipun bukan Kadinkes langsung. Namun hingga saat ini belum ada tindak nyata yang dijanjikan. Untuk itu kami akan melangkah lebih lanjut sesuai kewenangan kami,” ungkap Asep.

Kasus dugaan keterlibatan oknum TNI dalam membekingi persoalan limbah medis ini dinilai berpotensi merusak citra institusi sekaligus mencederai prinsip supremasi hukum. Banyak pihak berharap aparat berwenang segera mengambil langkah tegas, baik terhadap rumah sakit yang diduga lalai dalam mengelola limbah maupun oknum yang mencoba menghalangi kerja pers.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSU Prima Medika maupun oknum yang disebut-sebut sebagai anggota TNI berinisial Vndi belum memberikan keterangan resmi.(*)

TAGGED:BERITA ISTANA TULUNGAGUNG
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Perang Bintang! Pengondisian Proyek Smart Board Rp100 Miliar di Kutai Timur Jadi Bancakan
Next Article Desa Sidoharjo Raih Prestasi Administrasi Terbaik, Jadi Perwakilan Desa Anti Korupsi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
Berita Istana
MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030
Berita Istana
Telkom AI Connect Makassar dan GDGoC UNM Dorong Mahasiswa Tentukan Arah Belajar di Dunia AI
Berita Istana
Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?