Selasa, 15 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Jeritan Napi di Balik Tembok Lapas Klaten: Pungli, Over Kapasitas, hingga Kekerasan Oknum Petugas

Berita Istana
Last updated: Jumat, 9 Januari 2026 12:21 12:21:29 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Klaten – Agus Sunarya (62), seorang mantan narapidana Lapas Kelas IIB Klaten, mengungkapkan pengalaman pahitnya selama mendekam di balik jeruji besi. Melalui program cuti bersyarat, Agus kini dapat menghirup udara segar, namun kenangan buruk di lapas masih membekas.

Dalam penuturannya, Agus menyoroti sejumlah masalah yang menurutnya perlu segera dibenahi di Lapas Kelas IIB Klaten. Isu-isu tersebut meliputi dugaan praktik pungutan liar (pungli), kondisi sel yang melebihi kapasitas, hingga tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum petugas.

“Waktu pertama kali masuk, saya dimintai uang Rp 250 ribu oleh oknum petugas. Begitu masuk sel, saya kaget karena kamar ukuran 4×6 dihuni 36 orang. Yang bikin parah, 33 di antaranya perokok,” ungkap Agus pada Kamis (8/1/2026).

Merasa tidak tahan dengan kondisi tersebut, Agus mengadu kepada anaknya. “Saya bilang, kalau mau bapak cepat mati, biarkan saja di sini. Pokoknya, bapak harus pindah kamar,” ujarnya.

Setelah mendapat rekomendasi dari seorang anggota DPRD Klaten, Agus akhirnya berhasil pindah kamar. “Saya tidak dipungut biaya, tapi teman-teman di lapas banyak yang dimintai bayaran untuk pindah kamar,” imbuhnya.

Agus juga menceritakan pengalaman pahit lainnya, seperti saat memesan lontong sayur untuk teman-teman sekamarnya. “Saya pesan 6 bungkus, tapi yang sampai cuma 3. Saya marah, kenapa cuma lontong saja yang ditahan, sementara narkoba bisa bebas masuk,” gerutunya.

Sampah di Depan Pasar Buah Sungai Durian Mentupi Badan Jalan
Launching SPPG Polri di Krikilan Masaran Sragen, Sasar 1.912 Penerima Manfaat
Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan
FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

Mantan napi tersebut juga mengungkapkan keheranannya saat menyaksikan seorang narapidana menyawer dan menyebar uang dalam acara hiburan dangdut di lapas pada saat merayakan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke 1.

“Saya tanya ke teman, siapa dia kok banyak sekali uangnya. Dijawab, dia bandar, setorannya Rp 20 juta per bulan,” tuturnya.

Selain itu, Agus mengaku pernah melihat petugas melakukan kekerasan terhadap narapidana yang berobat ke klinik tanpa izin. “Ada 12 orang, yang muda-muda digebuki, yang tua disuruh push-up,” katanya.

Agus juga merasa kecewa dengan proses pengajuan cuti bersyaratnya yang berlarut-larut. “Semua biaya administrasi sudah saya selesaikan, tanggalnya juga sudah ditentukan, tapi selalu diundur-undur. Setelah saya datangi petugas, baru dijawab ‘besok pulang’. Aneh kan?” keluhnya.

Menurut Agus, pada 22 Desember 2025 dirinya mendapatkan SK cuti bersyarat, dan pada 29 Desember 2025, Agus keluar atau bebas.

Pengalaman Agus ini menjadi sorotan tajam terhadap kondisi di dalam Lapas Kelas IIB Klaten dan menuntut adanya perbaikan yang signifikan.

(Vio Sari)

TAGGED:BERITA ISTANA JAKARTA
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Pelayanan Humanis PLN ULP Sragen, Parman Rasakan Kemudahan Tambah Daya hingga 7.700 VA
Next Article Antisipasi Banjir, Polisi Terjun ke Sungai Bersihkan Sampah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen
Berita Istana
Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas
Berita Istana
Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?