Selasa, 15 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

Berita Istana
Last updated: Kamis, 22 Januari 2026 11:02 11:02:07 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Harga emas (XAUUSD) dunia kembali bergerak dinamis pada perdagangan terkini, mencerminkan tarik-menarik antara sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada sesi Amerika Utara hari Rabu (21/1), XAU/USD berhasil mencatat kenaikan moderat sekitar 0,25% dan diperdagangkan di area $4.772 per troy ounce.

Penguatan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh rekor tertinggi baru di 4.888 dolar AS, sebelum terkoreksi menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa opsi militer terkait isu Greenland tidak akan ditempuh. Klarifikasi tersebut sedikit meredakan kekhawatiran pasar, namun belum cukup untuk menghapus daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Berdasarkan analisa teknikal Dupoin Indonesia yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, struktur pergerakan emas saat ini masih mencerminkan tren naik yang kuat. Formasi candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan posisi harga di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar.

Andy menilai bahwa koreksi yang terjadi lebih bersifat sehat dalam tren bullish yang lebih besar. Selama harga mampu bertahan di atas zona support penting, peluang kelanjutan kenaikan masih terbuka. Dalam proyeksi jangka pendeknya, jika sentimen positif tetap terjaga, emas berpotensi menguji area $4.900. Sebaliknya, apabila terjadi tekanan jual lanjutan, area $4.756 dipandang sebagai support terdekat yang krusial untuk menjaga struktur tren naik.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh perubahan sikap Gedung Putih terkait kebijakan perdagangan dan geopolitik. Pada sesi Asia hari Kamis (22/1), harga emas sempat memangkas kenaikannya dan bergerak di sekitar $4.790 setelah Presiden Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa dan mengumumkan adanya kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland.

Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan NATO telah menyepakati suatu kerangka kerja, yang memicu harapan akan penyelesaian diplomatik dan mengurangi risiko eskalasi dalam waktu dekat. Situasi ini sempat menekan permintaan emas sebagai aset safe-haven, meski dampaknya cenderung terbatas.

Penuhi Beragam Kebutuhan Tanpa Khawatir Offside, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana
Beton Readymix Bersertifikasi Green Label Waskita Beton Precast Raih Penghargaan di Indonesia Property & Bank Awards XX 2026
Ketua DPD NasDem Sragen, Tono dan LPK MITRA GAMA, Kunjungi Anjel: Gadis yang Hidup Sebatang Kara
Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek P3-TGAI Desa Tambak Sari Ditengarai Jadi Bancakan Korupsi

Ketidakjelasan detail kesepakatan tersebut membuat pasar tetap waspada. Sejumlah pejabat Eropa menilai bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan meredanya ketegangan secara permanen. Selama risiko politik dan potensi friksi antara AS dan Uni Eropa masih membayangi, emas dinilai tetap memiliki peran penting dalam portofolio investor global.

Selain itu, pelaku pasar kini menanti serangkaian rilis data ekonomi Amerika Serikat, seperti pertumbuhan ekonomi kuartalan, klaim pengangguran mingguan, serta data inflasi berbasis PCE. Data yang menunjukkan perlambatan ekonomi atau tekanan inflasi yang mereda berpotensi melemahkan dolar AS dan mendukung penguatan emas.

Di sisi kebijakan moneter, ekspektasi terhadap Federal Reserve juga menjadi faktor kunci. Meski mayoritas ekonom memperkirakan suku bunga akan dipertahankan dalam waktu dekat, pasar masih memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga ke depan. Kekhawatiran terhadap independensi bank sentral AS, menyusul tekanan politik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, turut menambah lapisan ketidakpastian di pasar keuangan.

Secara keseluruhan, Andy Nugraha memandang bahwa prospek emas masih cenderung positif. Selama volatilitas geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global belum benar-benar mereda, emas diperkirakan tetap berada dalam jalur bullish, dengan potensi fluktuasi jangka pendek yang wajar di tengah tren naik yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI, Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Swasembada Gula
Next Article Melalui Program Study Abroad BINUS UNIVERSITY, Ashley Patricia Menemukan Perspektif Global Interior Design
Terbaru
Ducking.id Hadirkan Ekosistem Solusi Impor Efisien untuk Pelaku UMKM hingga Perusahaan dengan Kebutuhan Impor Rutin
Peduli Risiko Stroke & Alzheimer, BRI Finance Gandeng RS PON Berikan Edukasi & Test Kesehatan bagi Para Owner Dealer Rekanan
Berita Istana
IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026
Berita Istana
Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?