Minggu, 1 Nov 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Sandiaga Uno di Krakatau Industrial Business Gathering 2026: Saatnya Jadi First Mover, Bukan Wait and See

Berita Istana
Last updated: Sabtu, 24 Januari 2026 01:01 1:01:59 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Jakarta (24/1) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi Kawasan Industri Krakatau sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi nasional melalui gelaran Krakatau Industrial Business Gathering 2026. Langkah strategis ini diambil guna menangkap peluang investasi global dan mendorong transformasi kawasan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sebagai tuan
rumah kawasan industri, Krakatau Steel Group akan terus memberikan pelayanan
yang cepat, transparan, dan kemudahan berinvestasi bagi tenant dan investor.
Kolaborasi adalah kunci membangun kawasan industri yang kompetitif,” jelas Direktur Utama
Krakatau Steel, Dr.
Akbar Djohan pada sambutannya.

Optimisme Investasi dan
Momentum “First Mover”

Kehadiran Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Periode 2020-2024) sebagai pembicara utama
memperkuat optimisme para tenant.
Dalam paparannya yang bertajuk “Peluang
Ekonomi, Investasi, dan Daya Saing Kawasan Industri”, ia memberikan
perspektif strategis mengenai arah kebijakan ekonomi dan peluang ekspansi
industri nasional pada tahun 2026.

Sandiaga menegaskan bahwa ekonomi Indonesia
tetap solid dengan pertumbuhan di atas 5
persen. Menurutnya, daya saing kawasan industri yang meningkat menjadi faktor
kunci yang membuka ruang investasi lebih luas.

“Kawasan industri adalah engine pertumbuhan
ekonomi nasional yang berkontribusi signifikan terhadap PDB, lapangan kerja,
dan ekspor nonmigas. Dengan kondisi PMI manufaktur yang ekspansif di tahun
2026, ini bukan
saatnya untuk wait and see, melainkan momen tepat menjadi first mover dalam berinvestasi,”
tegas Sandiaga.

Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober
Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank
Kemampuan Bahasa Inggris Anak Indonesia Masih Menjadi Tantangan, Pendekatan Pembelajaran Dinilai Perlu Berubah
Raih Rating A+++ Bappebti, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading yang Taat Regulasi di Indonesia

Lebih
lanjut, ia menekankan bahwa masa depan kawasan industri terletak pada integrasi
konsep Special Economic Zone (SEZ) dan Green Economy. Dukungan energi
terbarukan, konektivitas logistik yang efisien, serta prinsip keberlanjutan
menjadi syarat mutlak untuk menarik minat investor global.

“Keberlanjutan
harus menjadi nilai tambah bisnis—doing good and profitable. Melalui inovasi,
adaptasi, dan kolaborasi, kawasan industri dapat bertransformasi menjadi
ekosistem unggulan yang tidak hanya menarik investasi berkualitas, tetapi juga
memperkuat basis ekspor nasional,” pungkasnya.

Ekspansi Global dan
Hilirisasi Industri 

Sejalan dengan pesan Presiden Republik
Indonesia pada World
Economic Forum 2026 di Davos mengenai pentingnya stabilitas
dan ekosistem industri yang kuat,
Krakatau Steel berkomitmen tidak hanya memperkuat bisnis inti baja, tetapi juga
membangun ekosistem industri terpadu yang berkelanjutan dan berdaya saing
global.

“Semangat Krakatau Steel untuk Go Global semakin
nyata. Setelah bermitra strategis dengan Korea Selatan dan Jepang, kini
investor asal Tiongkok telah bergabung membangun fasilitas bijih plastik di
Cilegon. Dalam waktu dekat, investasi pabrik EV Truck dan proyek strategis lainnya akan
segera menyusul,” ungkap Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai
Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman
Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Transformasi Menuju Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) 

Forum
ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem kawasan
industri yang berdaya saing, adaptif terhadap dinamika global, dan memperkuat
kolaborasi untuk menangkap peluang investasi baru.

Dr.
Akbar Djohan menambahkan, Krakatau Steel secara aktif mendorong transformasi
Kawasan Industri Krakatau menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Status KEK ini
diyakini akan memberikan insentif fiskal, kemudahan perpajakan, fasilitas
kepabeanan, serta penyederhanaan perizinan yang signifikan bagi investor.

Melalui
penguatan infrastruktur manufaktur terintegrasi ini, Krakatau Steel Group
berperan aktif mendukung agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto, sebagai upaya transformasi struktur ekonomi Indonesia yang lebih
produktif, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Bitcoin Tertahan Ketidakpastian Regulasi AS, Bittime Ajak Investor Perkuat Pemahaman Risiko dan Literasi Finansial
Next Article WIKA Beton Dukung Proyek MRT Fase 2A CP205 Jakarta
Terbaru
BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Warsito: Mimpi Para Elite Gantikan Wapres Gibran, Jangan Gunakan Cara-Cara Licik!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global
Berita Istana
Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?