Selasa, 6 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPendidikanTNI & POLRI

Sragen Geger! Beredar Video Mesum 2 Oknum Pelajar Diduga dari Dua Sekolah Ternama di Gemolong

Berita Istana
Last updated: Kamis, 19 Februari 2026 14:05 2:05:02 pm
By Berita Istana
Share
4 Min Read
Keterangan gambar: Beredar video asusila yang diduga melibatkan dua oknum pelajar dari dua sekolah menengah di wilayah Gemolong, Kabupaten Sragen. (Foto: tangkapan layar video)
Keterangan gambar: Beredar video asusila yang diduga melibatkan dua oknum pelajar dari dua sekolah menengah di wilayah Gemolong, Kabupaten Sragen. (Foto: tangkapan layar video)
SHARE

Sragen – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, dunia pendidikan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, diguncang kabar tak sedap. Sebuah video berdurasi 22 detik dan 40 detik yang diduga menampilkan adegan tak pantas antara seorang siswa dan siswi, disebut-sebut berasal dari dua sekolah favorit di wilayah Gemolong, mendadak viral dan menghebohkan jagat maya, pada Rabu (18/2/2026).

Video tersebut memperlihatkan dua remaja melakukan perbuatan yang dinilai tidak mencerminkan norma kesusilaan dan etika pelajar. Peredaran video ini pun memicu keprihatinan luas, terutama karena menyeret nama dua sekolah menengah ternama yang telah lama berdiri dan dikenal masyarakat Gemolong dan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu pihak yang diduga terlibat merupakan siswa kelas XI yang berdomisili di wilayah Geyer, Purwodadi. Kasus ini sebenarnya telah ditangani pihak sekolah sekitar dua pekan sebelum ramai diperbincangkan publik.

Saat dikonfirmasi, salah satu kepala sekolah di Gemolong, memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

“Assalamualaikum Pak Warsito, maaf sebelumnya kami menjawab beberapa pertanyaan dari panjengan. Pihak sekolah telah mengklarifikasi kepada siswa tersebut dan sudah komunikasi ke orang tua.

Tim BK dan wali kelas sudah visit ke rumah orang tua, dan orang tua juga sudah datang ke sekolah serta menarik putranya untuk dipindahkan ke SMK di Purwodadi. Makaten mas, nuwun,” tulisnya pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 18.42 WIB.

BRI Veteran Sukses Distribusikan Payroll Karyawan Aksara Garment Indonesia
Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
Basecamp Nation, Festival Sports & Wellness di Mall of Indonesia
Direktur Utama PT Berita Istana Negara Warsito Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Presiden ke-8 Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Pihak sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK) juga disebut telah meminta kepada siswa yang bersangkutan serta teman-temannya untuk segera menghapus video tersebut agar tidak semakin meluas dan merugikan banyak pihak.

Namun, muncul pernyataan berbeda pada Kamis (19/2/2026). Dalam pesan lanjutan, disampaikan bahwa pihak sekolah juga telah melaporkan persoalan yang menyeret nama siswa SMA Negeri ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI.

“Kalau yang berkaitan dengan anak SMA Negeri, kami juga sudah lapor ke Cabang Dinas Wil VI. Video pornografi yang di TikTok itu bukan siswa SMK,” demikian bunyi pesan tersebut.

Perbedaan informasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Publik berharap agar klarifikasi dilakukan secara transparan untuk menghindari fitnah dan kesimpangsiuran informasi yang dapat mencederai nama baik lembaga pendidikan maupun para siswa lainnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi dunia pendidikan, orang tua, serta masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja dan penggunaan media sosial. Di era digital, satu rekaman berdurasi singkat dapat berdampak panjang terhadap masa depan anak-anak bangsa.

Menjelang Ramadan, masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijak, dengan pendekatan pembinaan dan edukasi, tanpa mengabaikan aspek hukum serta perlindungan terhadap anak di bawah umur. Dunia pendidikan di Sragen pun dituntut untuk semakin memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Demi menjaga nama baik institusi pendidikan serta masa depan para siswa yang masih di bawah umur, redaksi dengan sengaja tidak mencantumkan nama sekolah maupun identitas siswa dan siswi yang diduga terlibat, meskipun bukti materi video telah diterima dan tersimpan di Redaksi Berita Istana.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepatuhan terhadap prinsip perlindungan anak serta kode etik jurnalistik, agar pemberitaan tidak menjadi ajang penghakiman publik yang dapat merusak masa depan generasi muda.(Dia)

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dipenuhi Talenta Muda, Tim Bulutangkis BRI Region 6 Penuh Energi untuk Berprestasi
Next Article BRI Region 6 Gelar Khitanan Massal Bentuk Kepedulian Sosial
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun
Berita Istana
HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat
Berita Istana
Beralihlah dari Kartu Nama Kertas, KartuNamaDigital.id Resmi Diluncurkan: Hadirkan Solusi Profil Profesional Interaktif Berbasis QR Code
Risiko Keuangan Pelabuhan akibat Gangguan Arus Kargo
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?