Direktur Utama PT BiN Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Try

Berita Istana
3 Min Read

Sutrisno, Wapres ke-6 Republik Indonesia
Jakarta – Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) Jakarta. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya.

Menurut rencana, jenazah almarhum akan dimandikan di rumah duka RSPAD dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan sebelum prosesi pemakaman.

Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai salah satu Wakil Presiden Republik Indonesia yang berasal dari kalangan militer. Karier militernya dimulai saat diterima sebagai taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada tahun 1956.

Dalam perjalanan kariernya, Try Sutrisno terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962, di mana ia mulai mengenal Presiden Soeharto. Pada 1974, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto. Kariernya terus menanjak; pada Agustus 1985 ia berpangkat Letnan Jenderal TNI sekaligus menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakil KSAD), mendampingi KSAD saat itu, Jenderal TNI Rudini.

Tak lama berselang, pada Juni 1986, Try Sutrisno diangkat menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Rudini. Puncak karier politiknya terjadi ketika Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992–1997 melalui Sidang Umum 1993 memilihnya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia mendampingi Presiden Soeharto. Masa jabatannya berakhir pada 1998 dan digantikan oleh B. J. Habibie dalam Sidang Umum MPR.

Direktur Utama PT Berita Istana Negara (BIN) , Warsito, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Try Sutrisno. “Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia. Beliau wafat di bulan suci Ramadan, semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya dan menempatkan beliau di surga-Nya,” ujar Warsito.

Menurut Warsito, almarhum merupakan sosok yang disegani, baik di lingkungan militer maupun di kancah pemerintahan nasional. Dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan Republik Indonesia.

READ  39 Calon Bintara Brimob Lulus Seleksi Administrasi di Polres Pasuruan, Resmi Masuk Tahap Berikutnya

Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi keluarga besar TNI dan masyarakat yang mengenal kiprah serta pengabdiannya selama puluhan tahun.(az)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *