Rabu, 14 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

Berita Istana
Last updated: Minggu, 12 April 2026 11:35 11:35:04 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa, 7 April 2026 diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring menguatnya sinyal pelemahan baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren bearish pada XAU/USD semakin terlihat jelas, khususnya pada timeframe H4, setelah harga gagal mempertahankan posisi di area resistance penting.

Dalam analisisnya, Geraldo mengungkapkan bahwa struktur pergerakan emas saat ini menunjukkan dominasi tekanan jual. Hal ini tercermin dari terbentuknya candlestick bearish yang konsisten, sekaligus menjadi indikasi bahwa pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual dibandingkan akumulasi. Kegagalan harga untuk menembus area resistance sebelumnya turut memperkuat sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah.

Tidak hanya itu, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi tambahan. Harga emas yang telah bergerak di bawah Moving Average 21 dan 34 menunjukkan perubahan arah tren ke fase penurunan. Kondisi ini umumnya menjadi sinyal awal bahwa pasar sedang memasuki fase bearish yang lebih solid dalam jangka menengah.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam waktu dekat. Target penurunan terdekat berada di area support pada level 4.581. Jika tekanan jual berlanjut dan tidak ada katalis positif yang signifikan, harga bahkan berpotensi turun lebih dalam hingga menyentuh level 4.492 sebagai support berikutnya.

Meski demikian, peluang terjadinya rebound tetap terbuka. Dalam skenario alternatif, apabila harga gagal melanjutkan tren penurunan dan justru mendapatkan dorongan beli, maka emas berpotensi bergerak naik menuju kisaran resistance di level 4.708 hingga 4.786. Namun, selama harga masih berada di bawah area resistance tersebut, bias pergerakan diperkirakan tetap condong ke arah bearish.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga semakin kuat akibat penguatan dolar Amerika Serikat. Dalam situasi ketidakpastian global, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih likuid seperti dolar AS. Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai sedikit berkurang dalam jangka pendek.

60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Dukung Gaya Hidup Masyarakat dan Kesejahteraan Hewan, KAI Logistik Layani Lebih dari 90 Ribu Hewan Peliharaan pada Semester I 2026
Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Tanjung Priok Angkat Wastra Nusantara Lewat Pakaian Nasional
Bring The Fit & Wellness Experience in Hublife

Selain itu, meningkatnya harga energi akibat tensi geopolitik global turut memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Lonjakan inflasi ini memperbesar kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Kebijakan moneter yang ketat tersebut menjadi sentimen negatif bagi emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Suku bunga yang tinggi membuat aset berbasis bunga seperti obligasi menjadi lebih menarik bagi investor. Akibatnya, aliran dana cenderung beralih dari emas ke instrumen tersebut, yang pada akhirnya menekan harga emas lebih lanjut. Kombinasi antara dolar yang kuat, ekspektasi suku bunga tinggi, serta tekanan inflasi menjadi faktor utama yang memperkuat tren penurunan emas saat ini.

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter. Setiap rilis data, khususnya yang berkaitan dengan inflasi dan suku bunga, berpotensi memicu volatilitas yang cukup tinggi di pasar emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tekanan bearish masih akan mendominasi pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Selama belum ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar maupun indikator teknikal, peluang pelemahan harga masih terbuka. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci yang dapat menjadi acuan dalam menentukan strategi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Kenalkan Komuter Anti-Krisis: NebengAja Hadir saat Harga BBM Melonjak di Seluruh Asia
Next Article Bittime Mining Points 2.0 #DoublePointsDoubleEarn dengan Prize Pool lebih dari $30,000
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Gelar Business & Service Immersion di JMTC, Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol
Berita Istana
Harga WTI Pekan Depan Dibayangi Tekanan Jual dan Ketidakpastian Pasokan
Berita Istana
Cara HSB Investasi Menjaga Keamanan Modal Trading Lewat Tata Kelola Transparan
Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?