Selasa, 29 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

Berita Istana
Last updated: Selasa, 30 Juni 2026 17:59 5:59:10 pm
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur.

“Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.

SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia.

Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk
Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global
Dinilai Ada Kejanggalan, Proyek Rekonstruksi Jalan Padangdangan–Campaka Jadi Sorotan Publik
Hut Desa Lumpang Ke-106 Meriah, Lurah Aing : Jadi Momentum Bangkitkan Gotong Royong!

Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia.

“Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).

Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia.

Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg.

Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia.

Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT).

Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material.

Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar.

Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

About Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026
Tentang Ditjen KPAII, Kementerian Perindustrian RI: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkomitmen memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global melalui pengembangan industri manufaktur yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi ekspor.

Melalui Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII), Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi perluasan akses pasar, promosi investasi, penguatan kerja sama industri internasional, serta pengembangan kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.

Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan bagian dari upaya tersebut untuk memperluas kemitraan strategis dan membuka peluang kolaborasi industri yang bernilai tambah bagi Indonesia dan mitra global.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.indonesiainnoprom.id, serta ikuti kegiatan Indonesia Partner Country INNOPROM 2026 melalui Instagram (@indonesia_innoprom2026) dan Telegram (Indonesia Pavilion Innoprom 2026).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama
Next Article AI Search Ubah Strategi Digital Brand, AVO AI Bantu Ukur Peluang Brand Dipilih AI
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Aktivitas Pertambangan PT MUTU Disorot, Kepala Adat Minta Pemerintah Turun ke Lapangan
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan Tak Ada Mark Up Anggaran KDMP Gilirejo Baru, Nilai Lahan Mengacu Proses Pengadaan
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
BINUS @Medan Luncurkan Joint Degree Digital Business Bersama Asia University Taiwan
Berita Istana
IPCC Catat Kenaikan Trafik, Terminal Satelit Perkuat Operasional
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?