Minggu, 11 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Berita Istana
Last updated: Rabu, 26 Agustus 2026 06:59 6:59:08 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Upaya menciptakan kemitraan strategis menjadi salah satu kunci untuk mendorong kedaulatan mineral Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan memperkuat rantai nilai industri mineral nasional.

Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa menjelaskan, kesenjangan teknologi Indonesia di sejumlah sektor mineral sebenarnya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengekspor bahan baku seperti alumina dan aluminium, sementara produk turunannya masih diproduksi di luar negeri.

Ia mencontohkan, Indonesia selama ini mengolah bauksit menjadi alumina atau aluminium ingot untuk kemudian diekspor ke negara lain seperti Jepang. Namun, untuk produk ekstrusi aluminium yang digunakan di sektor dirgantara, otomotif hingga pertahanan, Indonesia masih harus menunggu pasokan selama lima hingga enam bulan.

Sigit menilai teknologi untuk mengembangkan produk turunan aluminium maupun baja masih berada dalam jangkauan Indonesia. Namun, tantangan yang lebih besar berada pada mineral berbasis semikonduktor dan sejumlah mineral khusus yang saat ini hanya dikuasai oleh negara-negara maju.

“Tapi bukan jadi masalah, kita punya strategi di mana kita melakukan strategic partnership. Jadi kementerian strategis, di mana kita memiliki share terhadap kita punya mineral, you punya teknologi, tapi kalau you gak dapat mineral dari kita, maka gak bisa jalan. Kita strategic partnership, kita bangun kolaborasi R&D, kita ajak semua perguruan tinggi,” ujar Sigit dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu, (12/8/2026).

Senada dengan itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengakui kemitraan strategis masih dibutuhkan untuk mempercepat transfer teknologi ke Indonesia. Menurutnya, investasi asing tetap diperlukan karena Indonesia masih memiliki kelemahan dalam riset dan pengembangan atau research and development (R&D).

Investasi dan Spekulasi: Dua Pendekatan dalam Dunia Keuangan
Banyak Proyek AI Canggih Gagal di Pasar, Telkom AI Connect Bedah Strategi Go-To-Market dan Monetisasi Bersama CEO Nortis AI
Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman, KAI Divre IV Tanjungkarang Gandeng BNN Lampung Gelar Tes Narkoba Petugas KA
BRI KCP Pasar Tanah Abang Hadir Layani Pengunjung dan Pedagang Melalui Layanan Weekend Banking

“Memang kenapa kita butuh juga investasi dari luar? Kita juga butuh partner teknologi karena memang terus terang kita juga sangat lemah dalam research and development. Maka itu PR besar,” kata Todotua.

Ia mencontohkan pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang masih menghadapi tantangan pada rantai pasok bagian tengah. Padahal, Indonesia telah memiliki sumber daya nikel dan fasilitas pengolahan HPAL.

Saat ini, Indonesia tengah melaksanakan kerja sama strategis Indonesia dalam proyek baterai kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan kolaborasi antara anak usaha MIND ID, Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) untuk mengadopsi teknologi manufaktur sel baterai kendaraan listrik.

Keduanya tengah membangun pabrik baterai electric vehicle (EV) berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan segera diresmikan pemerintah. Adapun kapasitas produksi awal ditaksir mencapai sebesar 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.

Proyek ini digarap oleh konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) dengan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan IBC. CBL sendiri merupakan anak usaha dari CATL. Konsorsium perusahaan-perusahaan itu pun membentuk perusahaan baru bernama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menekankan bahwa kemitraan strategis harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia. Ia menilai selama ini banyak kekayaan mineral nasional yang justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki keunggulan teknologi dan pendanaan.

Menurut Maroef, kondisi tersebut membuat Indonesia belum sepenuhnya menikmati manfaat dari sumber daya mineral yang dimiliki. Padahal, pengelolaan mineral seharusnya mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi bangsa dan negara.

“MIND ID memandang perlunya upaya perbaikan komprehensif yang melibatkan sinergi lintas institusi. Kami mengidentifikasi bahwa transformasi tata kelola cadangan mineral nasional harus dilakukan di setiap simpul kunci proses bisnis pertambangan, yakni dari sektor hulu, menengah midstream hingga hilir,” kata Maroef.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Mobilitas HUT ke-81 RI Meningkat, LRT Jabodebek Layani 83.572 Pengguna
Next Article Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Momentum Bullish Masih Terjaga, Target 4.594–4.655
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya
Berita Istana
RUU SDI Atur Penguatan Kedaulatan Data Nasional
Berita Istana
Pasar Motor Tetap Prospektif, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Motor Baru
Berita Istana
Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?