Senin, 19 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Perempuan Semakin Melek Finansial, Industri Perlu Membangun Kepercayaan dan Akses

Berita Istana
Last updated: Selasa, 1 September 2026 22:06 10:06:18 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Peran perempuan dalam ekosistem keuangan Indonesia terus berkembang. Kini, percakapan mengenai perempuan dan keuangan tidak lagi cukup hanya berfokus pada peningkatan literasi, tetapi juga bagaimana pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kepercayaan diri, pengambilan keputusan yang mandiri, serta partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi digital.

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks literasi keuangan perempuan mencapai 69,61%, sementara indeks inklusi keuangan perempuan mencapai 93,73%. Secara nasional, indeks literasi keuangan berada di level 69,57%, sedangkan inklusi keuangan mencapai 93,61%. Hasil Survey SNLIK 2026 melibatkan 75.000 responden berusia 15–79 tahun di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, sehingga memberikan gambaran yang semakin luas mengenai tingkat literasi dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan di Indonesia.

Literasi keuangan mengukur pengetahuan dan pemahaman. Namun, tingkat literasi yang baik tidak selalu berarti seseorang memiliki tingkat kepercayaan diri yang sama untuk mengambil tindakan. Masyarakat dan perempuan khususnya masih dapat menghadapi berbagai pertimbangan saat memutuskan untuk menabung, berinvestasi, membangun usaha, atau menggunakan produk keuangan digital, mulai dari ketersediaan dana yang dapat dialokasikan, prioritas keuangan, kepercayaan terhadap platform, keamanan, persepsi risiko, hingga akses terhadap informasi dan komunitas yang relevan.

Sejak resmi diluncurkan pada 3 Juli 2026, BTSE Indonesia aktif membangun interaksi dan edukasi bersama komunitas di sejumlah kota, termasuk Jakarta, Surakarta, Semarang, dan Bali. BTSE Indonesia juga berpartisipasi dalam berbagai agenda industri dan komunitas, termasuk Indonesia Blockchain Week di Jakarta, serta mengadakan rangkaian kegiatan komunitas di Bali dalam momentum Coinfest Asia. Salah satu agenda yang diangkat adalah Financial agency yang menyoroti perkembangan ekonomi digital turut membuka berbagai cara baru untuk berpartisipasi dan membangun nilai ekonomi, termasuk melalui aktivitas sebagai kreator, pengelola komunitas, entrepreneur, maupun affiliate. Bagi masyarakat termasuk perempuan, ibu rumah tangga sekalipun dapat membuka alternatif untuk mengeksplorasi sumber pendapatan tambahan tanpa harus selalu mengikuti model pekerjaan konvensional.

“Melalui BTSE Indonesia Affiliate Program, kami membuka kesempatan bagi affiliate untuk mendapatkan komisi hingga 70% dari net trading fees pengguna yang direferensikan. Bagi perempuan yang memiliki jaringan, audiens, atau komunitas, model seperti ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengeksplorasi peluang pendapatan tambahan sesuai dengan aktivitas dan komunitas yang mereka bangun,” ujar Rieka Handayani, SVP Marketing BTSE Indonesia.

Pada Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK bersama TP-PKK mengangkat tema “Perempuan Berdaya Finansial”, yang menekankan peran perempuan dalam memperkuat ketahanan keuangan keluarga dan membentuk generasi yang lebih cakap secara finansial. Bagi BTSE Indonesia, perkembangan tersebut juga perlu diikuti dengan perubahan cara industri berkomunikasi dengan perempuan. Edukasi mengenai produk finansial dan aset digital perlu bergerak melampaui pengenalan dasar menuju topik yang lebih praktis seperti manajemen risiko, keamanan digital, biaya transaksi, perencanaan keuangan, kewirausahaan, serta peluang ekonomi yang muncul dari perkembangan teknologi.

“Kesempatan bagi industri bukan sekadar menciptakan lebih banyak produk “untuk perempuan”, melainkan memastikan bahwa produk, edukasi, komunikasi, dan komunitas yang tersedia benar-benar mencerminkan bahwa perempuan adalah pengambil keputusan finansial yang sudah memiliki tingkat literasi yang setara dengan pria. Dengan kesenjangan literasi berdasarkan gender yang kini praktis telah tertutup, tahap berikutnya adalah membantu mengubah pengetahuan menjadi kepercayaan diri, akses, dan partisipasi finansial yang lebih bermakna” tutup Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer (CSO) BTSE Indonesia.

Tentang PT Aset Kripto Internasional

BTSE Indonesia merupakan platform perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto yang berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap ekonomi digital melalui solusi blockchain yang aman, transparan, dan inovatif. Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BTSE Indonesia menggabungkan teknologi bursa global dengan standar kepatuhan lokal untuk menghadirkan akses terpercaya ke lebih dari 200+ aset digital dengan pasangan perdagangan IDR dan USDT. Melalui fokus yang kuat pada keamanan, kepatuhan regulasi, serta edukasi keuangan digital, BTSE Indonesia berupaya memberdayakan individu maupun institusi agar dapat berpartisipasi secara percaya diri dalam masa depan sistem keuangan digital.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya
Next Article BRI BO Kramat Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Beli Besi Eceran atau Mulai Menyetok? Hitungan untuk Usaha Fabrikasi Kecil
Berita Istana
Menu MBG di SMKN 1 Baturetno, Wonogiri, Dipenuhi Belatung, SMSI Solo Raya Angkat Bicara
Berita Istana Daerah
Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal
Berita Istana
BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?