Minggu, 14 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Program Padat Karya Kementerian PU Hadirkan Harapan dan Penghidupan bagi Lebih dari 44 Ribu Warga Terdampak Bencana Sumatera

Berita Istana
Last updated: Selasa, 20 Januari 2026 18:01 6:01:40 pm
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

ACEH TAMIANG, 20 Januari 2026 – Upaya penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera masih terus berlangsung. Selain mengerahkan sejumlah besar alat berat, penanganan itu kini dilakukan dengan mengimplementasikan Program Padat Karya Tunai (PKT).

Implementasi
PKT yang dilakukan oleh Kementerian PU ini tidak hanya fokus pada upaya
pembersihan dan perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga memberikan bantalan
ekonomi bagi masyarakat terdampak. Hingga 17 Januari
2026, tercatat sebanyak 44.954 warga lokal telah terlibat dalam program ini.

Program PKT juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah
dalam memulihkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera
Utara, dan Sumatera Barat. Pembersihan material sisa bencana, seperti lumpur
yang menumpuk di fasilitas publik dan permukiman, dilakukan secara intensif
dengan melibatkan partisipasi aktif warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan
pascabencana memiliki dua dimensi, yaitu pemulihan fisik dan pemulihan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan upaya
menggerakkan kembali roda perekonomian warga yang sempat lumpuh.

“Tugas kita salah satunya bersih-bersih, dan itu
kita kerjakan 24 jam, di-support penuh
oleh TNI, Polri, dan masyarakat melalui pola padat karya. Kita harus bergerak
cepat supaya perekonomian segera bergulir lagi. Masyarakat harus segera punya income (pendapatan) kembali, apalagi banyak
yang sebelumnya petani dan usahanya rusak akibat bencana,” ujar Menteri
Dody.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU menerapkan strategi
taktis di lapangan. Untuk lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh alat berat,
pengerjaan dioptimalkan menggunakan tenaga manusia (padat karya) dengan
dukungan peralatan berukuran kecil. Metode ini terbukti efektif menjangkau
seluruh area terdampak hingga ke sudut-sudut permukiman padat dan fasilitas
umum vital, memastikan proses pemulihan berjalan menyeluruh.

Skandal Makanan Kadaluarsa di Manado: Fresh Mart Bahu Mall Diduga Menjual Daging Ayam Busuk, Anak Konsumen Jadi Korban
Benarkah Perusahaan Media Tak Perlu Diverifikasi? Begini Kata Dewan Pers
Kekuatan dalam Keheningan
KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh
masyarakat. Di SMK 3 Aceh Tamiang, misalnya, meskipun genangan lumpur masih
terlihat pada Senin (19/1/2026), aktivitas pembersihan yang dilakukan warga
memberikan harapan baru.

Tri Kurniawan, warga Karang Baru, Aceh Tamiang,
menuturkan bahwa Program Padat Karya Tunai menjadi penyelamat ekonominya
pascabencana. Selama dua pekan terakhir, ia terlibat aktif membersihkan lumpur
di lingkungan permukiman, Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, SMK 3 Aceh
Tamiang, hingga SMP Negeri 2 Karang Baru.

“Alhamdulillah, ada pekerjaan. Kita kan sudah tidak ada
pekerjaan setelah banjir. Kemarin diajak kakak yang kerja di huntara,”
ujar Tri.

Bagi Tri, upah yang diterimanya sangat dapat menopang
kebutuhan hidup sehari-hari dan membantu orang tuanya yang tidak lagi bisa
bekerja akibat bencana.

Hal senada diungkapkan Ikhsan Putra, warga Kuala Simpang.
Sebelum bencana, Ikhsan menggantungkan hidup sebagai pedagang makanan ringan.
Namun, kerusakan lingkungan akibat banjir memaksanya menghentikan usaha.
Melalui pelibatan dalam pembersihan saluran drainase dan fasilitas umum, Ikhsan
kini memiliki penghasilan pengganti.

“Sejak banjir, warung saya tidak bisa jalan karena rumah
dan lingkungan kotor semua. Dengan ikut padat karya ini, saya bisa tetap punya
penghasilan sambil membersihkan daerah sendiri,” tutur Ikhsan, seraya
menambahkan bahwa upah hariannya dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya
sekolah anak-anaknya.

Berdasarkan data Kementerian PU per 17 Januari 2026,
program penanganan bencana berbasis Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) ini
telah menyerap 44.954 orang tenaga kerja. Program ini diharapkan dapat terus
menjadi katalisator bagi warga terdampak untuk bangkit, menata kembali
lingkungan, sekaligus memulihkan kondisi ekonomi masyarakat secara bermartabat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Aplikasi KA Bandara Jadi Andalan, Layanan Pemesanan Tetap Berjalan Selama Migrasi Sistem KAI
Next Article India Stack: Infrastruktur Publik Digital India untuk Pertumbuhan Inklusif dan Transformasi Global
- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026
Featured
FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026
Featured
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
Featured
Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita Istana

53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

Selasa, 7 April 2026 12:55
Berita Istana

Kades Cihaurkuning Terjerat Dugaan Korupsi Dana BUMDes dan Proyek Mangkrak

Jumat, 13 Juni 2025 14:23

Berangkatkan Hampir 6 Juta Penumpang KA pada 2025, KAI Daop 4 Semarang Sampaikan Terima Kasih atas Kepercayaan Pelanggan

Senin, 26 Januari 2026 04:03
Berita Istana

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Kamis, 30 April 2026 09:24
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?