Kamis, 22 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

vritimes
Last updated: Rabu, 21 Oktober 2026 18:01 6:01:29 pm
By vritimes
Share
7 Min Read
SHARE

Dukungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap industri kripto kembali menjadi perhatian investor, khususnya pemegang XRP, aset digital yang dikembangkan dalam ekosistem Ripple. Pada Maret 2025, Trump memasukkan XRP dalam pengumuman rencana cadangan kripto nasional AS. Namun, kebijakan resmi yang kemudian diterbitkan pemerintah menunjukkan bahwa posisi XRP tidak sama dengan Bitcoin.

Contents
Trump Pernah Memasukkan XRP dalam Rencana Cadangan KriptoKebijakan Resmi AS Lebih Memprioritaskan BitcoinMengapa Perbedaan Ini Penting bagi Investor XRP?Regulasi dan Adopsi Tetap Jadi Katalis XRPPantau Pergerakan Aset Kripto di Nanovest

Pertanyaan mengenai dukungan Trump terhadap XRP menjadi penting karena pernyataan pemerintah AS dapat memengaruhi sentimen pasar kripto. Meski demikian, investor perlu membedakan antara dukungan politik terhadap suatu aset digital dan keputusan pemerintah untuk benar-benar membeli atau menyimpannya sebagai cadangan strategis.

Mengutip Yahoo Finance, kebijakan yang berlaku saat ini memberikan status berbeda kepada Bitcoin dan aset kripto lainnya. Dengan demikian, masuknya XRP dalam pengumuman awal Trump tidak dapat langsung diartikan sebagai komitmen pemerintah untuk mengakumulasi token tersebut.

Trump Pernah Memasukkan XRP dalam Rencana Cadangan Kripto

Pada 2 Maret 2025, Trump mengumumkan melalui media sosial Truth Social bahwa rencana cadangan kripto AS akan mencakup XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA). Ia kemudian turut menyebut Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sebagai aset digital utama dalam pembahasan tersebut.

Pengumuman itu memicu respons positif di pasar kripto. Reuters melaporkan bahwa kapitalisasi pasar kripto meningkat lebih dari US$300 miliar dalam beberapa jam setelah pengumuman, sementara harga Bitcoin dan Ethereum juga mengalami kenaikan.

Namun, muncul pertanyaan mengenai bagaimana XRP masuk dalam pengumuman tersebut. Pada Mei 2025, Politico melaporkan bahwa sebuah perusahaan lobi yang sebelumnya bekerja untuk Ripple turut membantu menyusun pesan awal mengenai rencana cadangan kripto Trump.

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun
Presiden Direktur Bittime: Bittime Exclusive VIP Experience, Layanan Premium bagi Investor di Tengah Volatilitas Geopolitik
Satgas Yonif 408/Sbh dan Masyarakat Tumbupur Satukan Hati Lewat Olahraga Bersama
BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Laporan tersebut memunculkan perdebatan mengenai apakah penyebutan XRP mencerminkan strategi pemerintah yang telah dirancang secara matang atau dipengaruhi oleh kepentingan pihak luar.

Terlepas dari kontroversi tersebut, pengumuman Trump menunjukkan bahwa XRP telah masuk dalam pembahasan politik mengenai masa depan aset digital di Amerika Serikat.

Kebijakan Resmi AS Lebih Memprioritaskan Bitcoin

Pada 6 Maret 2025, Trump menandatangani perintah eksekutif yang membentuk dua struktur berbeda untuk kepemilikan aset kripto pemerintah AS, yakni Strategic Bitcoin Reserve dan US Digital Asset Stockpile.

Perbedaan keduanya menjadi kunci untuk memahami posisi XRP.

Strategic Bitcoin Reserve dirancang untuk menampung Bitcoin yang dimiliki pemerintah, terutama aset yang diperoleh melalui penyitaan dalam perkara pidana atau perdata. Perintah tersebut juga membuka kemungkinan penambahan Bitcoin melalui strategi yang tidak menambah beban anggaran pemerintah.

Sementara itu, US Digital Asset Stockpile diperuntukkan bagi aset digital selain Bitcoin yang diperoleh pemerintah melalui mekanisme penyitaan atau sumber lain yang diizinkan.

Perintah eksekutif tersebut tidak secara khusus menetapkan XRP, Solana, maupun Cardano sebagai aset yang wajib dimasukkan ke dalam stockpile. Komposisi asetnya bergantung pada aset digital yang secara sah berada dalam kepemilikan pemerintah.

Kebijakan itu juga membatasi pembelian aset non-Bitcoin untuk stockpile menggunakan perintah yang berlaku. Akuisisi tambahan memerlukan dasar kewenangan lebih lanjut melalui tindakan eksekutif atau legislatif.

Artinya, pemerintah AS tidak otomatis memiliki mandat untuk membeli XRP di pasar hanya karena Trump pernah menyebut token tersebut dalam rencana cadangan kripto. (Yahoo Finance)

Mengapa Perbedaan Ini Penting bagi Investor XRP?

Bagi investor, terdapat perbedaan besar antara pemerintah menyimpan XRP yang diperoleh melalui penyitaan dan secara aktif membeli XRP untuk dijadikan cadangan.

Jika pemerintah membeli aset digital dalam jumlah besar, tindakan tersebut berpotensi menciptakan permintaan tambahan di pasar. Sebaliknya, menyimpan token yang sudah dimiliki pemerintah tidak serta-merta menghasilkan permintaan baru.

Karena itu, pernyataan politik mengenai dukungan terhadap XRP tidak dapat dijadikan bukti bahwa pemerintah AS akan menjadi pembeli besar aset tersebut.

Hingga artikel sumber diterbitkan pada 15 Oktober 2026, belum terdapat informasi resmi yang membuktikan adanya program khusus pemerintah federal untuk membeli XRP secara aktif. Besaran kepemilikan XRP pemerintah dalam stockpile juga belum terkonfirmasi secara resmi berdasarkan laporan tersebut.

Investor perlu memperhatikan perkembangan kebijakan, bukan hanya pernyataan tokoh politik. Kejelasan regulasi, adopsi institusional, perkembangan ekosistem Ripple, dan kondisi pasar secara keseluruhan tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi prospek XRP.

Regulasi dan Adopsi Tetap Jadi Katalis XRP

Selain kebijakan cadangan kripto, perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat juga berpotensi memengaruhi sentimen terhadap XRP.

Kepastian mengenai klasifikasi aset digital dan aturan bagi pelaku industri dapat membantu perusahaan kripto mengembangkan produk serta memperluas layanan kepada institusi keuangan. Namun, proses pembentukan regulasi membutuhkan tahapan politik dan hukum yang tidak selalu berjalan sesuai harapan pasar.

XRP juga perlu dinilai berdasarkan perkembangan penggunaan teknologi dan ekosistemnya. Potensi adopsi oleh institusi keuangan dapat menjadi faktor pendukung, tetapi tidak menjamin kenaikan harga token.

Investor sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan spekulasi bahwa pemerintah AS akan membeli XRP. Perubahan kebijakan, kondisi likuiditas, volatilitas pasar, dan sentimen terhadap aset berisiko tetap dapat menyebabkan pergerakan harga yang signifikan.

Pantau Pergerakan Aset Kripto di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto lainnya dalam satu aplikasi.

Bagi investor yang baru ingin memulai, penting untuk memahami karakteristik setiap instrumen dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat kamu kunjungi melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store.

Pada akhirnya, Trump memang pernah memasukkan XRP dalam pengumuman rencana cadangan kripto AS. Namun, kebijakan resmi pemerintah memberikan perlakuan berbeda terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya. Bagi investor, memahami perbedaan tersebut penting agar keputusan investasi didasarkan pada kebijakan yang benar-benar berlaku, bukan sekadar spekulasi pasar.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dari Percikan Kreatif hingga Dampak Bermakna: Christin Castillo Kekuatan Dialog di IFFINA+ 2026
Next Article 7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan
Berita Istana
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi Ketahanan Pangan, Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa
Berita Istana
The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife
Berita Istana
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?