Selasa, 6 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

USDJPY Masih Bullish, NFP AS Jadi Katalis Pergerakan Pekan Depan

Berita Istana
Last updated: Selasa, 6 Oktober 2026 08:50 8:50:53 am
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Pergerakan USDJPY pada pekan depan berpotensi kembali menjadi perhatian pasar setelah pasangan mata uang tersebut berada di area 158 yen per dolar menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat (2/10/2026).

NFP menjadi salah satu katalis penting yang dapat menentukan arah USDJPY karena data tenaga kerja AS berpengaruh terhadap ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), Treasury yield, dan pada akhirnya pergerakan dolar AS terhadap yen Jepang.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat secara teknikal USDJPY masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Pada timeframe Daily, harga menunjukkan kegagalan menembus zona support di level 156.969–155.917. Kondisi tersebut membuka peluang bagi USDJPY untuk kembali bergerak menuju zona resistance terdekat di 160.163–160.869.

Secara teknikal, pergerakan tersebut didukung oleh pola Rally Base Rally yang dikonfirmasi dengan pola ABC Correction. Formasi ini menunjukkan bahwa fase koreksi sebelumnya berpotensi telah berakhir dan harga dapat kembali mengikuti arah bullish apabila support tetap bertahan.

“USDJPY masih menunjukkan struktur bullish pada timeframe Daily. Selama harga mampu bertahan di atas area support 156.969–155.917, peluang pergerakan menuju resistance 160.163–160.869 masih terbuka,” ujar Geraldo.

Dari sisi fundamental, perhatian utama pasar pada pekan depan akan tertuju pada bagaimana pasar merespons data tenaga kerja AS yang dirilis hari ini. Berdasarkan konsensus ekonom yang dikutip Reuters, NFP September diperkirakan bertambah sekitar 90.000 pekerjaan dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,1%.

Tragis, Rumah Warga Desa Darmakradenan Rata dengan Tanah Usai Longsor Akibat Tambang
Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional
Ini Stasiun Pengguna LRT Jabodebek Terpadat Saat Jam Berangkat Kerja, Didominasi Menuju Jakarta
AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

Jika data NFP menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja yang lebih kuat dari ekspektasi, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan Treasury yield dan memperkuat dolar AS, sehingga memberikan dorongan tambahan terhadap USDJPY.

Sebaliknya, data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed. Penurunan yield AS dan pelemahan dolar berpotensi memberikan tekanan terhadap USDJPY, sementara yen dapat memperoleh dukungan.

“Respons USDJPY terhadap NFP akan sangat bergantung pada bagaimana data tersebut mengubah ekspektasi suku bunga AS. NFP yang lebih kuat berpotensi memperlebar kembali keunggulan yield AS terhadap Jepang, sedangkan data yang lemah dapat memicu koreksi USDJPY melalui penurunan yield dan penguatan yen,” jelas Geraldo.

Kondisi yield AS memang menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan pasangan mata uang tersebut. Reuters melaporkan yield Treasury 10 tahun sempat mencapai 5,344% pada Kamis, level tertinggi sejak 2002, sebelum bergerak turun ke sekitar 5,25% pada Jumat. Pada saat yang sama, yen berada di sekitar 157,8 per dolar menjelang rilis data payrolls.

Di sisi Jepang, penguatan dolar terhadap yen juga perlu dilihat dari perkembangan kebijakan Bank of Japan (BOJ). Reuters melaporkan BOJ membuka ruang untuk percepatan kenaikan suku bunga, dengan inflasi inti Tokyo September juga menunjukkan penguatan. Kondisi tersebut dapat menjadi faktor pendukung yen dan membatasi kenaikan USDJPY apabila ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang semakin kuat.

Selain itu, risiko intervensi tetap menjadi perhatian ketika yen kembali mengalami pelemahan tajam. Pada akhir September, diplomat mata uang Jepang Atsushi Mimura menegaskan kepada Reuters bahwa pasar perlu memperhatikan peringatan Tokyo dan Washington terkait pelemahan yen. Pemerintah Jepang sebelumnya juga telah melakukan intervensi bersama Amerika Serikat untuk menopang yen.

Dengan kombinasi faktor tersebut, USDJPY pada pekan depan berpotensi melanjutkan tren bullish selama zona support 156.969–155.917 tetap bertahan. Secara teknikal, area 160.163–160.869 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Namun, arah pergerakan tetap akan sangat bergantung pada hasil NFP, perubahan Treasury yield, ekspektasi kebijakan The Fed dan BOJ, serta respons pemerintah Jepang terhadap pelemahan yen.

Bagi pelaku pasar, rilis NFP hari ini menjadi momentum penting untuk melihat apakah penguatan USDJPY dapat memperoleh katalis fundamental baru atau justru menghadapi tekanan koreksi setelah data tenaga kerja AS dirilis.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi
Avenew Sukses Gelar AveXchange 2026, Luncurkan SCOPE dan Indonesia PMO Index 2026 bersama Komunitas PMO Indonesia
Berita Istana
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital
Berita Istana
NFP September Jadi Fokus Market, Begini Dampaknya ke USD dan Harga Emas
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?