Jumat, 22 Mei 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

65% Konsumen Indonesia Terkena Dampak Penipuan E-commerce: Survei Cacco Mengungkap Kebutuhan Mendesak akan Deteksi Otomatis

Berita Istana
Last updated: Rabu, 18 Februari 2026 11:52 11:52:19 am
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Cacco Inc. (Kantor Pusat: Minato-ku, Tokyo; Presiden Direktur Hiroyuki Iwai; Kode Saham: 4166; selanjutnya disebut “Cacco”), penyedia layanan deteksi penipuan Jepang No.1*1 yang berkontribusi pada pengembangan infrastruktur belanja online yang aman, telah melakukan survei mengenai kerugian akibat penipuan dan solusi pencegahannya di kalangan pelaku bisnis E-commerce (EC) dan konsumen di Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara,dengan pasar E-commerce yang  diperkirakan akan berkembang hingga mencapai 86,81 miliar USD pada tahun 2028. Sejalan dengan ekspansi pasar ini, peningkatan kerugian akibat penipuan diprediksi akan semakin meluas di masa depan.

*1:Berdasarkan survei yang dilakukan oleh TOKYO SHOKO RESEARCH, LTD., “Survei mengenai jumlah situs EC di Jepang yang menerapkan layanan deteksi penipuan berbayar” (per akhir Maret 2025).

*2:Berdasarkan International Trade Administration, “Indonesia Country Commercial Guide” (diterbitkan 17 November 2025).

 

■Ringkasan Eksekutif

BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Serahkan Hadiah Program BRI Highest Point – Amazing Rewards 9 di Mall Bassura Jakarta Timur
BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara
Viral Bangunan Mirip WC di Sawah Desa Gagaksipat Boyolali Habiskan Rp112 Juta, Ternyata Rumah Pompa Irigasi
KELUARGA BESAR PT.BIN : SELAMAT ULANG TAHUN PRESIDEN RI KE-7, BAPAK JOKO WIDODO

1. 65%pengguna E-commerce di Indonesia pernah mengalami “penipuan”, angka yang menunjukkan tren lebih tinggi dibandingkan dengan Jepang.

2. Jenis kerugian utama meliputi “Penolakan COD (Bayar di Tempat)”, “Pengambilalihan Akun” (Account Takeover), dan “Penipuan Barang Tidak Dikirim”.

3. Sekitar 75% korban mengalami kerugian ekonomi rata-rata bulanan di bawah “Rp1.000.000 “.

4. Lebih dari 50%pelaku bisnis masih mengandalkan pemantauan manual dan sistem deteksi konvensional, Sementara adopsi 3D Securehanya mencapai22%.

5. Bisnis E-commercemenghadapi potensi kehilangan penjualan dan peningkatan beban layanan pelanggan (customer support) akibat meningkatnya pesanan palsu. *(Nilai tukar per 7 Januari 2026)

 

■Rincian Survei

・Penyelenggara: Cacco Inc.

・Metodologi: Riset online melalui Populix

・Target: 100 Pelaku bisnis E-Commerce di Indonesia

・Periode: Mei 2025

 

1. Frekuensi Kerugian Penipuan: menunjukkan bahwa 65% pelaku bisnis E-commercedi Indonesia pernah mengalami penipuan dalam satu tahun terakhir.

Pertanyaan: Apakah Anda pernah mengalami penipuan? (Pilihan tunggal)

2. Jenis Penipuan Utama: “Penipuan COD” dan “Pengambilalihan Akun” mendominasi di Indonesia

“Penipuan terkait COD” (58%) dan “Pengambilalihan Akun”(52%) menyumbang porsi terbesar di Indonesia. yang besar. Sebaliknya, “Penipuan Kartu Kredit”, yang menjadi fokus utama di Jepang, hanya tercatat sebesar 6%, menyoroti perbedaan signifikan pada lanskap keamanan antar kedua negara..

Pertanyaan: Jenis penipuan apa yang pernah Anda alami? (Pilihan ganda)

3. Kerugian Ekonomi akibat Penipuan

Sekitar 75% kerugian ekonomi bulanan terkonsentrasi di bawah Rp1.000.000. Namun, perlu dicatat bahwa 23% responden mengalami kerugian yang lebih tinggi dalam kisaran Rp1.000.000 hingga Rp10.000.000.

Pertanyaan: Berapa rata-rata kerugian ekonomi bulanan akibat penipuan pesanan? (Pilihan tunggal)

4. Solusi Pencegahan Penipuan

Lebih dari 50% bisnis masih mengandalkan pemantauan manual (51%) atau sistem internal. Sementara itu,adopsi metode keamanan 3D Secure di Indonesia baru mencapai 22%.

Pertanyaan: Metode pencegahan penipuan mana yang sedang Anda gunakan saat ini? (Pilihan ganda)

5. Beban Operasional pada Bisnis

Beban operasional manual masih sangat tinggi, di mana 49% responden menghabiskan 11 hingga 20 jam per bulan untuk melakukan pemantauan. Hal ini menimbulkan tantangan seperti membengkaknya biaya tenaga kerja dan risiko false positive.

Pertanyaan: Berapa jam yang dihabiskan setiap bulan untuk pemantauan penipuan secara manual? (Pilihan tunggal)

■ Kesimpulan
Survei ini mengungkapkan bahwa frekuensi penipuan tergolong tinggi dengan metode yang semakin beragam di pasar E-commerce Indonesia. Secara khusus, masalah seperti penolakan COD dan pesanan melalui pengambilalihan akun yang berakar pada metode pembayaran dan saluran transaksi spesifik sangat menonjol. Saat ini, banyak bisnis masih bergantung pada pemantauan manual, yang membebani sumber daya manusia secara signifikan. Ketergantungan ini tidak hanya mengurangi efisiensi tetapi juga berpotensi menyebabkan positif palsu (false positive), yang dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna.
Sebagaimana yang terjadi di Jepang dalam satu dekade terakhir, skema penipuan di Indonesia diperkirakan akan menjadi lebih canggih seiring pertumbuhan pasar. Ke depannya, pasar Indonesia perlu beralih menuju deteksi real-time dan operasi berbasis aturan otomatis untuk mengurangi ketergantungan pada proses manual. Cacco bertujuan untuk mendukung kemajuan pencegahan penipuan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem E-commerce yang berkelanjutan.

*Nama perusahaan dan nama produk/layanan (termasuk logo) yang tercantum di sini adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari pemiliknya masing-masing.

Tentang Cacco Inc.

■ Tentang CaccoInc.Cacco

beroperasi di bawah visi perusahaan “Shaping the ‘Let’s Do It’ for a Next Game Changer” (Mewujudkan Semangat ‘Ayo Lakukan’ bagi Para Game Changer Masa Depan). Dengan fondasi yang kuat dalam teknologi keamanan, pembayaran, dansains data, perusahaan mengembangkan serta menyediakan algoritma dan solusi perangkat lunak yang membantu bisnis mengatasi tantangan dan mendorong inovasi.

Menjadikan deteksi penipuan transaksi online sebagai bisnis intinya, Cacco menawarkan”O-PLUX,” layanan deteksi penipuan No.1* di Jepang berdasarkan jumlah instalasi, yang membantu mencegah login ilegal dan pesanan tidak sah.

Perusahaan juga menyediakan “O-MOTION,” layanan yang mendeteksi akses tidak sah untuk mencegah kebocoran informasi di lembaga keuangan dan situs dengan sistem keanggotaan, serta solusi pencegahan penipuan phishing.

Di bidang Data Science, Cacco berkontribusi pada pengurangan biaya, efisiensi operasional, dan peningkatan profitabilitas di berbagai industri seperti manufaktur,pakaian, dan konstruksi melalui pemanfaatan dan analisis data tingkat lanjut.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Khutbah Jumat BRI Region 6 Bahas Keutamaan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan
Next Article Tarif Maksimal 10.000, Siap Layani Pengguna LRT Jabodebek Saat Long Weekend Imlek
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI
Featured
Investasi dan Spekulasi: Dua Pendekatan dalam Dunia Keuangan
Featured
Tukar Koin ASRI Living dan Nikmati myBCA Java Jazz Festival 2026
Featured
Jamuan Kenegaraan Xi Jinping – Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Featured

Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

Rabu, 29 April 2026 20:58
Featured

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Kamis, 26 Maret 2026 13:56

Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

Senin, 9 Februari 2026 12:33
Berita Istana

Pasar Global Mixed: Inflasi, AI, dan Geopolitik Tekan Wall Street

Kamis, 5 Maret 2026 13:38
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
  • BUPATI SRAGEN
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?