Berawal dari Istri Nyidam Duren, Iwan Berjualan di Masjid Raya Sragen

Berita Istana
3 Min Read

SRAGEN – Kisah inspiratif datang dari seorang pedagang durian bernama Iwan, yang telah puluhan tahun mengais rezeki di kawasan Masjid Raya Sragen. Siapa sangka, perjalanan usahanya bermula dari hal sederhana: keinginan sang istri yang tengah mengidam durian.(Minggu 29 Maret 2026).

Saat ditemui awak media Berita Istana di lapak jualannya, Iwan menceritakan awal mula dirinya terjun ke dunia usaha durian. Ia mengaku, sebelum menjadi pedagang, dirinya adalah seorang pemilik bengkel sepeda motor.

“Dulu saya punya bengkel. Bahkan awalnya saya tidak suka durian, mencium baunya saja sudah mual,” ujar Iwan mengenang.

Perubahan besar dalam hidupnya terjadi sekitar tahun 2005, saat sang istri hamil anak pertama dan mengidam durian. Demi memenuhi keinginan istrinya, Iwan rela mencari durian hingga ke daerah Ngrambe, wilayah Ngawi, Jawa Timur.

Sesampainya di sana, ia membeli lima buah durian. Namun, setibanya di rumah, sang istri hanya menghabiskan dua buah, sementara tiga sisanya diletakkan di bengkel miliknya.

Tak disangka, momen sederhana itulah yang menjadi titik awal perubahan hidupnya.
“Waktu itu ada orang datang mau servis motor, lihat durian di bengkel lalu tanya harga. Saya jawab Rp50 ribu, dia malah bayar Rp60 ribu. Dari situ saya dapat keuntungan,” cerita Iwan.

Dua durian lainnya pun ia jual dengan tambahan keuntungan sekitar Rp20 ribu per buah. Dari pengalaman tersebut, Iwan mulai berpikir bahwa berjualan durian ternyata cukup menjanjikan.

READ  Desa Sidoharjo Raih Prestasi Administrasi Terbaik, Jadi Perwakilan Desa Anti Korupsi

“Awalnya saya beli untuk istri, tapi ternyata bisa jadi peluang usaha. Dari situ saya mulai tertarik jualan durian,” tambahnya.

Kini, usaha tersebut telah ia tekuni secara serius. Iwan mulai membuka lapaknya setiap hari dari pukul 18.00 hingga tengah malam. Lokasinya yang strategis di sekitar Masjid Raya Sragen membuat dagangannya kerap ramai pembeli.

Tak hanya kisah awal yang menarik, Iwan juga pernah mengalami kejadian unik selama berjualan.

Suatu hari, datang seorang pembeli dengan kondisi tangan cacat. Pria tersebut ingin membeli durian seharga Rp40 ribu, namun hanya memiliki uang Rp20 ribu.
“Karena kasihan, saya kasih saja durian itu seharga Rp20 ribu,” ujar Iwan.

Setelah menerima durian tersebut, pria itu langsung berdoa di hadapan Iwan. Tak lama setelah kejadian itu, lapak Iwan mendadak ramai pembeli hingga dagangannya laris manis.

“Setelah itu, jualan saya langsung ramai sekali. Saya percaya itu berkah dari sedekah tadi,” tuturnya.

Kini, Iwan terus menjalani usahanya dengan penuh rasa syukur. Dari kisah sederhana memenuhi keinginan istri, ia berhasil menemukan jalan rezeki yang tak pernah disangka sebelumnya.(ITO)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *