Pasuruan, Jawa Timur – Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap para pelaku seni dan budaya, Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur membagikan bingkisan sembako kepada sekitar 50 seniman sepuh.
Pada Minggu (8/3/2026), wajah para seniman senior tampak sumringah saat menerima bingkisan tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang seni, mulai dari dalang, musisi, pelaku seni jaranan, penghayat kepercayaan, pelawak, pemain film, hingga seniman ludruk.
Salah satu penerima bingkisan, Bob Logen, aktivis perfilman era 1980-an, mengaku merasa bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh sesama seniman.
“Terima kasih kepada teman-teman FPK yang sudah peduli dengan para seniman sepuh,” ujar Bob Logen yang juga merupakan pengurus Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Pasuruan.
Sementara itu, Mbah Yani, tokoh penghayat kepercayaan asal Pasuruan, berharap langkah FPK tersebut dapat menjadi inspirasi bagi komunitas maupun organisasi kebudayaan lainnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap seniman senior dapat mempererat hubungan antara generasi tua dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya.
“Semakin banyak organisasi seperti FPK, tentu semakin baik hubungan antara yang tua dan yang muda untuk saling menghormati,” harapnya.
Ketua FPK Jawa Timur, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program yang pernah dijalankan saat dirinya menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DK3P) periode 2015–2020.
Bagong menjelaskan, seluruh bingkisan yang dibagikan berasal dari hasil gotong royong pengurus FPK, para pecinta seni dan budaya, serta para seniman, bukan dari bantuan pemerintah.
“Yang membanggakan, acara ini murni dari seniman untuk seniman, bukan bantuan pemerintah,” tegasnya.
Pembagian bingkisan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). Selain itu, sejumlah seniman juga dikumpulkan di Sanggar Paguyuban Penghayat Kapribaden. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua dan pengurus FPK Pasuruan Raya.