Sabtu, 3 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahPendidikan

SDN 3 Plumbon Mojolaban Disorot, Wali Murid Khawatir Kondisi Gedung Nyaris Roboh

Berita Istana
Last updated: Jumat, 3 Juli 2026 13:17 1:17:03 pm
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Sukoharjo – Kondisi bangunan SD Negeri 3 Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo menjadi sorotan sejumlah wali murid. Mereka mengaku khawatir melihat kondisi beberapa bagian gedung sekolah yang dinilai sudah tua, reyot, dan diduga berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.(Jumat 3 Juni 2026)

Sejumlah orang tua menyampaikan kekhawatiran karena setiap hari anak-anak mereka tetap menjalani proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Menurut mereka, kondisi bangunan terlihat memprihatinkan sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

“Yang kami takutkan adalah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat anak-anak sedang belajar. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban,” ujar salah seorang wali murid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SD Negeri 3 Plumbon saat ini masih memiliki sekitar 52 siswa dengan didukung sekitar 14 tenaga pendidik dan kependidikan yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat, terlebih pada tahun ini Pemerintah diketahui tengah menjalankan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sukoharjo, di antaranya melalui program revitalisasi satuan pendidikan, rehabilitasi ruang kelas dan fasilitas sekolah, serta pembangunan berbagai sarana pendidikan.

Para wali murid berharap SD Negeri 3 Plumbon juga dapat menjadi perhatian pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, agar segera dilakukan pengecekan kondisi bangunan dan, apabila diperlukan, dilakukan rehabilitasi maupun revitalisasi demi menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.

Prospek Karir Lulusan Software Engineering
Ini Salah Satu Tampang Pelaku! Depo MJS Klaten Diacak-acak, Pemilik Minta Polres Klaten Transparan dalam BAP
Direktur Utama PT Berita Istana Negara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
SUCOFINDO Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa

Menyikapi kondisi bangunan SD Negeri 3 Plumbon, Kecamatan Mojolaban, yang dikeluhkan sejumlah wali murid, beberapa tokoh masyarakat di Kabupaten Sukoharjo meminta pemerintah daerah segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi fisik sekolah tersebut.

Mereka menegaskan bahwa keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan.

Salah satu tokoh masyarakat Sukoharjo menyampaikan bahwa apabila memang kondisi bangunan sudah mengalami penurunan kualitas, pemerintah perlu segera mengambil langkah cepat agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

“Pendidikan yang berkualitas harus diawali dengan lingkungan belajar yang aman. Jangan sampai kita baru bertindak setelah terjadi musibah. Kami berharap Dinas Pendidikan segera melakukan pengecekan teknis dan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Tokoh lainnya juga mengingatkan bahwa pemerintah Kabupaten Sukoharjo saat ini memiliki komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program rehabilitasi dan revitalisasi sekolah. Karena itu, menurutnya, sekolah yang kondisinya dinilai memprihatinkan patut menjadi perhatian.

“Kami mendukung program pembangunan pendidikan di Sukoharjo. Apabila hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan bangunan membutuhkan rehabilitasi, kami berharap penanganannya dapat diprioritaskan demi keselamatan anak-anak,” katanya.

Para tokoh juga mengapresiasi kepedulian para wali murid yang menyampaikan aspirasi melalui jalur yang baik. Mereka berharap seluruh pihak, baik sekolah, pemerintah daerah, maupun masyarakat, dapat bersama-sama mencari solusi sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Mereka menegaskan bahwa harapan utama masyarakat bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan mendorong adanya langkah preventif agar keselamatan siswa dan tenaga pendidik tetap terjamin.

Menanggapi sorotan terkait kondisi bangunan SD Negeri 3 Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Sulistiyo, memastikan bahwa pemerintah daerah telah beberapa kali melakukan survei terhadap kondisi sekolah tersebut.

Menurut Sulistiyo, pada tahun 2025 SDN 3 Plumbon telah memperoleh bantuan rehabilitasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), meski saat itu perbaikan baru mencakup ruang guru dan ruang kepala sekolah.

“Sudah kami survei beberapa kali ke lokasi. Tahun 2025 sekolah tersebut sudah mendapatkan rehabilitasi dari APBD, tetapi baru untuk ruang guru dan ruang kepala sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, kondisi bangunan sekolah juga telah disesuaikan dalam data Dapodik dan telah diusulkan masuk program revitalisasi. Pihaknya berharap usulan tersebut dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Data di Dapodik sudah disesuaikan dan sudah masuk usulan revitalisasi. Semoga bisa menjadi prioritas mendapatkan program revitalisasi dari Kemendikdasmen,” katanya.

Terkait kondisi bangunan yang ada saat ini, Sulistiyo mengakui bahwa revitalisasi memang sangat diperlukan. Sembari menunggu realisasi anggaran, Dinas Pendidikan telah menyiapkan langkah mitigasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan.

“Langkah sementara yang dilakukan adalah mengoptimalkan ruangan yang paling aman, dengan menerapkan pembelajaran multi grade, yaitu menggabungkan jenjang pada fase yang sama, Fase A untuk kelas 1 dan 2, Fase B untuk kelas 3 dan 4, serta Fase C untuk kelas 5 dan 6,” jelasnya.

Sulistiyo menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo terus mengupayakan perbaikan SDN 3 Plumbon melalui berbagai sumber pendanaan.

“Dinas sudah beberapa kali melakukan survei ke lokasi dan sedang berupaya mengusahakan pendanaan dari berbagai sumber anggaran agar sekolah tersebut dapat segera diperbaiki,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, para orang tua berharap adanya respons cepat dari pihak terkait agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai kondisi bangunan dan jumlah siswa diperoleh dari keterangan yang disampaikan kepada redaksi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak SD Negeri 3 Plumbon maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo.(ITO)

TAGGED:BERITA ISTANA SUKOHARJO
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Kian Diperkuat
Next Article BRI Finance Pastikan Pelunasan Obligasi Rp303 Miliar Tepat Waktu
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Penuh Kehangatan dan Kebersamaan, BRI Region 6 Gelar Bonfire Night dalam Rangkaian BCF
Penuh Keceriaan, Lomba Gebuk Bantal Meriahkan Rangkaian BRILiaN Culture Festival BRI Region 6
BRI BO Otista Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja
BRILiaN Culture Festival BO Mangga Dua, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?