SRAGEN – Di balik semarak pagelaran wayang kulit dalam acara tasyakuran khitan putra Kepala Desa Klandungan, Sukarsono, SH, hadir sosok sinden cilik yang berhasil mencuri perhatian para tamu undangan. Gadis bernama Legit, siswi kelas VI SD asal Kabupaten Sragen, tampil memukau dengan suara merdu khas campursari yang mendapat banyak apresiasi dari masyarakat.
Meski usianya masih belia, Legit telah dikenal sebagai penyanyi campursari berbakat. Ia juga kerap menjadi sinden dalam berbagai pagelaran wayang kulit bersama Ki Dalang Joko Premono, sehingga kemampuannya dalam membawakan tembang-tembang Jawa semakin matang dan memikat penonton.
Penampilan Legit menjadi salah satu daya tarik dalam acara Tasyakuran Khitan Putra Kepala Desa Klandungan yang digelar di Dukuh Macanmati RT 13, Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jumat (17/7/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas, S.IP., M.A. bersama Wakil Bupati Sragen, yang disambut antusias oleh masyarakat. Kehadiran keduanya menunjukkan kedekatan pemerintah daerah dengan warga dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya.
Tasyakuran ini merupakan ungkapan rasa syukur atas khitan dua putra Sukarsono dan Sukini, yaitu Arya Mahawira Putra Glereisya dan Barendra Gautama Putra Glereisya.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sejak sore hingga malam hari. Acara diawali dengan pertunjukan Reog Ponorogo pada pukul 15.00 WIB, dilanjutkan sholawat dan santunan pada pukul 18.00 WIB, kemudian ditutup dengan pagelaran Wayang Kulit Ringgit Purwa mulai pukul 19.30 WIB, yang semakin semarak dengan penampilan sinden cilik Legit.
Dalam undangan yang disampaikan kepada para tamu, keluarga Sukarsono menyampaikan bahwa kehadiran serta doa restu para undangan merupakan kebahagiaan bagi keluarga. Mereka juga menegaskan bahwa acara tersebut tidak menerima sumbangan dalam bentuk apa pun sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
Selain menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah daerah, acara ini juga menjadi panggung bagi lahirnya generasi muda pelestari seni budaya Jawa. Kehadiran Legit sebagai sinden cilik berbakat membuktikan bahwa seni campursari dan pedalangan tetap memiliki penerus yang mampu mengharumkan nama Sragen melalui bakat, dedikasi, dan kecintaannya terhadap budaya tradisional.(um)

