Jumat, 30 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahPT. BERITA ISTANA NEGARA

Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus Diduga Persulit Penyaluran

Berita Istana
Last updated: Rabu, 6 Agustus 2025 14:50 2:50:48 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Sragen – Berita Istana | Warga Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, dibuat heboh dan geram dengan dugaan praktik penjualan pupuk bersubsidi yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga pupuk subsidi yang semestinya dijual sesuai aturan pemerintah, disebut-sebut mencapai Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per sak. Ironisnya, kejadian ini diduga telah berlangsung hampir empat tahun terakhir.

Sejumlah warga yang masuk dalam daftar Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) mengaku kecewa lantaran kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, meski nama mereka tercantum dalam daftar penerima. Hal ini diduga karena ulah oknum Kepala Dusun (Kadus) setempat, Suprih, yang tinggal di wilayah Singget RT 05 Desa Sigit, Tangen, Sragen.

Saat ditemui awak media Berita Istana pada 5 Agustus 2025, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dari sekitar 40 warga yang tercatat dalam RDKK, hanya sekitar 20 persen yang benar-benar menerima pupuk subsidi tersebut.

“Yang dapat pupuk itu-itu saja, padahal kami juga tercatat. Harganya juga jauh dari aturan. Kami merasa dirugikan,” ungkap warga tersebut.

Tim dari Berita Istana dan Media Group mencoba mengonfirmasi langsung kepada Kadus Suprih terkait dugaan penjualan pupuk di atas HET dan penyaluran yang tidak merata. Pertanyaan yang diajukan meliputi:

1. Apa alasan Bapak menjual pupuk subsidi melebihi harga HET?

Desa Gilirejo Baru Sragen Terima Hewan Kurban dari Presiden Prabowo Subianto
Tanto Gondes Nahkodai PWI Surakarta Periode 2026-2031
Komitmen Terhadap Keberlanjutan, KAI Logistik Raih Indonesia CSR Awards 2026
ADJDev Siap Membantu Pembuatan Website SPPG di Seluruh Indonesia

2. Apakah Bapak tidak mengetahui bahwa menjual pupuk subsidi di atas HET merupakan pelanggaran hukum?

Sebagai informasi, berdasarkan ketetapan Kementerian Pertanian tahun 2025, HET pupuk bersubsidi adalah sebagai berikut:

Pupuk Urea: Rp2.250/kg

Pupuk NPK Phonska: Rp2.300/kg

Pupuk NPK Kakao: Rp3.300/kg

Pupuk Organik: Rp800/kg

Namun, hingga berita ini diturunkan, Kadus Suprih hanya memberikan jawaban singkat saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp. Ia menanggapi, “Saene mboten kepagih mas.. wong pertanyaan katah meng 😅😅🙏🙏,” tanpa memberikan klarifikasi lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, tim investigasi Berita Istana terus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan melakukan pendalaman informasi dengan mewawancarai lebih banyak warga yang merasa dirugikan. Dugaan pelanggaran dalam penyaluran pupuk subsidi ini kini menjadi sorotan dan dikhawatirkan terjadi pula di desa-desa lain.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini demi menegakkan keadilan dan memastikan subsidi pupuk tepat sasaran sebagaimana mestinya.(Tim:Red)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Bikin Bandar Judol Rugi Besar, Polda DIY Tangkap 5 Pemain Judi
Next Article Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari Jalin Silahturahmi Dengan Awak Media di Sragen: Media Adalah Mitra Kami
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Koordinator SMSI Solo Raya Soroti Pil Koplo di Sragen, Jangan Sampai Penangkapan Dijadikan ATM Oknum Polres Ngawi
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?
Berita Istana
Omzet Tinggi Tak Selalu Berarti Bisnis Sehat, Harsha Advisory Soroti Tantangan Keuangan Industri F&B
Berita Istana
Dari Pertemuan Bisnis Menuju Nilai Ekonomi
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?