Sabtu, 31 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

BKK Purwodadi Memanas: Pinjaman Rp 30 Juta Membengkak Jadi Rp 335 Juta, Anak Jaksa Diduga Terlibat

Berita Istana
Last updated: Sabtu, 20 September 2025 11:09 11:09:28 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Grobogan – Kasus dugaan penyelewengan pinjaman di tubuh Bank BKK Purwodadi semakin memanas. Pada Selasa, 16 September 2025 sekitar pukul 14.59 WIB, puluhan wartawan, LSM, dan ormas mendampingi seorang warga paruh baya, Puji Yasmi, yang mengaku menjadi korban dugaan manipulasi pinjaman oleh seorang pegawai BKK bernama Andi, yang diketahui merupakan anak salah satu oknum jaksa di Grobogan.

Puji, warga Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan, Grobogan, awalnya hanya berniat meminjam uang sebesar Rp 30 juta dengan jaminan sertifikat tanah miliknya. Namun, proses pencairan berjalan janggal.

Menurut kesaksian Puji di hadapan wartawan, ia dijemput Andi beserta rekannya menggunakan mobil, lalu dibawa ke kantor BKK Purwodadi. Tanpa proses yang transparan, pencairan langsung dilakukan. Puji terkejut ketika mengetahui pinjamannya justru dicairkan hingga Rp 335 juta.

“Jeh mas, kulo mboten ngertos yen dicairke sak monten. Umpami kulo ngertos, kulo mboten purun. Wektu ajeng pencairan, kulo dipendet mas Andi numpak mobil, langsung disuruh tanda tangan tanpa ngerti isinipun. Andi niku mboten wonten hubungan nopo-nopo kaleh kulo, hanya pegawai BKK. Kulo ngantos sakit mikir niki,” jelas Puji dengan nada getir.

Kesaksian Puji tersebut disampaikan langsung di hadapan puluhan wartawan, ormas, LSM, serta sejumlah pegawai BKK, termasuk Imam Budiyanto selaku direksi BKK Purwodadi, Septa Puspitasari, dan sekitar enam pegawai lainnya dalam pertemuan di sebuah kafe depan kantor BKK Purwodadi.

Kuasa Hukum dan Ormas Angkat Bicara, Kuasa hukum Puji, Rukman Sriyanto dari Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, meminta kasus ini segera diselesaikan.

Direktur Utama PT Berita Istana Negara Memberikan Doa untuk Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka
Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto Resmikan Media Center, Dihadiri Puluhan Wartawan Termasuk Vio Sari Kaperwil Berita Istana
Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya
Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

“Ini bukan hanya menyangkut nama baik klien saya, tapi juga citra BKK dan integritas pegawainya, termasuk Andi. Pihak BKK harus mengambil langkah tegas agar masalah ini tidak berlarut-larut,” tegas Rukman.

Nada serupa disampaikan Diki Kusuma, perwakilan Ormas Squad Nusantara. Ia mempertanyakan standar prosedur BKK.

“Apakah proses pencairan di BKK semudah itu tanpa sepengetahuan direksi? Bagaimana mekanisme appraisal tanah milik Bu Puji, menggunakan internal atau independen, dan berapa nilai sebenarnya?” tanya Diki.

Respons BKK Purwodadi, Menanggapi hal itu, Imam Budiyanto, direksi BKK Purwodadi, berjanji menyelesaikan persoalan ini secara tuntas.

“Bukan hanya Ibu Puji yang dirugikan, kami dari BKK juga ikut dirugikan. Kasus ini akan segera kami diskusikan dan tindaklanjuti,” ujarnya saat mediasi.

Pegawai BKK lainnya, Septa Puspitasari, dengan nada menenangkan mengajak semua pihak menyelesaikan persoalan tanpa gaduh.

“Mari kita duduk bersama, bicarakan baik-baik, jangan sampai masalah ini semakin ramai,” ucapnya.

Pertanyaan Tajam dari Media, Dalam kesempatan yang sama, Warsito, Direktur Utama PT Berita Istana Negara yang membawahi 18 media online, melontarkan pertanyaan kritis kepada pihak BKK: Siapa pemegang jabatan tertinggi setelah direksi? Siapa yang berhak menyelesaikan masalah besar semacam ini Mengapa proses pencairan bisa berlangsung tanpa sepengetahuan direksi?

Apakah benar direksi tidak mengetahui, atau justru ada dugaan kongkalikong antara atasan dan bawahan?

Meski persoalan masih bergulir, Warsito secara pribadi mengapresiasi sikap ramah pihak BKK dalam menghadapi sorotan publik.

“Saya melihat pihak BKK cukup bijak dan melayani dengan baik di tengah masalah ini. Itu langkah yang patut diapresiasi,” tutupnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik Grobogan. Dugaan keterlibatan anak seorang jaksa dalam polemik pinjaman yang membengkak ratusan juta diyakini akan menjadi ujian besar bagi transparansi dan integritas BKK Purwodadi.(iTO)

TAGGED:BERITA ISTANA GROBOGAN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Tangkapan layar foto viral bangunan pompa air yang diposting warganet. Foto: Istimewa Viral Bangunan Mirip WC di Sawah Desa Gagaksipat Boyolali Habiskan Rp112 Juta, Ternyata Rumah Pompa Irigasi
Next Article Squad Nusantara DPC Grobogan Bentuk Posko Aduan, Bongkar Dugaan Mafia di BKK Purwodadi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Inisiatif Sun to Sea dari Global Energy Alliance for People and Planet Perkuat Dukungan bagi Masyarakat Pesisir Indonesia
Berita Istana
BSKDN Kemendagri Dorong Pembentukan Atase Kependudukan guna Perkuat Pelayanan Adminduk WNI di Luar Negeri
Berita Istana
BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta dalam Program TJSL Lingkungan di Srengseng Sawah
Berita Istana
Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?