Minggu, 14 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPendidikan

Indonesia Berbenah: Dari Retorika Arogansi Menuju Retorika Urgensi

Berita Istana
Last updated: Sabtu, 27 September 2025 11:00 11:00:24 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
FOTO: Sesi diskusi oleh Prof. Nyarwi Ahmad, Ph.D dan Agus Sudibyo di acara Diskoma edisi ke-24, Kamis (25/09/2025).
FOTO: Sesi diskusi oleh Prof. Nyarwi Ahmad, Ph.D dan Agus Sudibyo di acara Diskoma edisi ke-24, Kamis (25/09/2025).
SHARE

YOGYAKARTA – Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Diskusi Komunikasi Mahasiswa (Diskoma) edisi ke-24 bertajuk “#IndonesiaBerbenah: Dari Retorika Arogansi Menuju Retorika Urgensi”, Kamis (25/09/2025). Acara ini berlangsung melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung di kanal YouTube Departemen Ilmu Komunikasi UGM, menghadirkan dua narasumber, yakni Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM, Prof. Nyarwi Ahmad, Ph.D., serta praktisi komunikasi publik, Agus Sudibyo.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UGM, Dr. Rahayu, M.Si., M.A. Dalam sambutannya, Dr. Rahayu menegaskan bahwa Diskoma selalu menghadirkan tema aktual untuk membangun makna bersama tentang retorika para pemimpin. Ia berharap dengan retorika kepemimpinan yang lebih baik, ruang komunikasi publik dapat lebih terbuka dalam menampung aspirasi masyarakat.

“Mari diskusikan bagaimana cara terbaik agar para pemimpin dapat melayani publik sebaik mungkin, salah satunya dengan cara berkomunikasi yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam sesi pertama, Prof. Nyarwi Ahmad menyoroti minimnya empati para pemimpin dalam memainkan seni retorika. Menurutnya, retorika arogansi justru menurunkan kualitas diskusi publik.

“Sebenarnya ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi tren global, terutama di negara-negara yang dipimpin oleh gaya retorika populis. Tidak ada demokrasi yang berkembang dengan baik tanpa komunikasi yang baik. Sehingga, banyak ucapan pemimpin berujung pada blunder,” jelasnya.

Prof. Nyarwi menekankan bahwa elit politik sering kali tidak mampu membedakan antara persuasi dan pemaksaan. Persuasi seharusnya dilakukan melalui argumen, pendapat, dan data untuk mengubah sikap secara demokratis, sedangkan pemaksaan justru tidak demokratis dan kerap mengarah pada kekerasan verbal.

Ketika Rakyat Mengemis Jalan Mulus, Pejabat Tulungagung Justru Asyik dengan Mobil Mewah
Kebobrokan BPR BKK Demak Terbongkar oleh Tim Berita Istana: Agunan Tak Kunjung Dikembalikan Meski Pinjaman Lunas
Kanit PPA Polres Semarang Bungkam Saat Dikonfirmasi Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum DPRD PPP
MBG Kacangan 2 Andong Boyolali Dikejutkan dengan Temuan Ulat dan Belatung di Makanan

Sebagai contoh, ia menyinggung respons pemerintah terhadap kritik publik terkait kurang berhasilnya penciptaan lapangan kerja yang dibalas dengan tagar #KaburAjaDulu. “Ini bukan diskusi, melainkan wujud retorika arogansi,” tegasnya.

READ  Polres Sintang Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Fungsi Binmas dan Kinerja Bhabinkamtibmas

Sementara itu, praktisi komunikasi Agus Sudibyo menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi publik. Menurutnya, media lama (televisi dan radio) kini kian jarang disebut sebagai media mainstream dan bergeser ke media digital.

“Arus utama kini dikuasai oleh digital. Namun bukan sekadar disrupsi, melainkan juga terjadi merger dan hibridisasi antara ilmu komunikasi dan ilmu komputasi,” jelas Agus.

Agus juga menyinggung fenomena hoaks yang justru menguntungkan platform digital karena meningkatkan traffic dan keuntungan finansial. Oleh sebab itu, platform media sosial semestinya dipandang sebagai perusahaan teknologi sekaligus perusahaan media yang bertanggung jawab atas setiap informasi yang beredar.

“Kalau kita menggunakan media sosial, coba bayangkan kita sedang berbicara dengan banyak orang. Jadi tingkat kehati-hatian kita dalam berkomunikasi harus lebih tinggi, tidak bisa sembarangan bicara,” tambahnya.

FOTO: Peserta Diskoma edisi ke-24 yang hadir melalui platform Zoom Meeting, Kamis (25/09/2025).
FOTO: Peserta Diskoma edisi ke-24 yang hadir melalui platform Zoom Meeting, Kamis (25/09/2025).

Melalui Diskoma edisi ke-24 ini, kedua narasumber menegaskan bahwa komunikasi publik memiliki peran sentral dalam menjaga kualitas demokrasi. Retorika arogansi para elit politik terbukti mempersempit ruang empati dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, perkembangan digital membawa tantangan berupa polarisasi, hoaks, dan ujaran kebencian.

Oleh karena itu, seluruh pihak – baik elit politik, praktisi komunikasi, maupun masyarakat – perlu menumbuhkan literasi komunikasi yang etis, empatik, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan komunikasi publik yang bertanggung jawab, demokrasi di Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan partisipatif.

— SELESAI —

Siaran lebih lengkap dapat diakses melalui kanal YouTube Departemen Ilmu Komunikasi UGM.

Kontak Media:
Muhammad Imam Syafi’i – 085267527585 (WhatsApp)

TAGGED:BERITA ISTANA UGM
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Diberitakan Cemari Sungai Cileungsi, Ini Klarifikasi Pabrik Saos Sambel PT. CSJ Wanaherang
Next Article Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Pencurian, 5 Pelaku Berhasil Ditangkap
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026
Featured
FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026
Featured
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
Featured
Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaTNI & POLRI

Modus Baru Pungli di Samsat Kendal, Petugas Diduga Minta Uang Tambahan untuk “Cek Fisik Bantuan”

Jumat, 7 November 2025 21:00
Berita Istana

India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi

Kamis, 11 Juni 2026 15:15
Berita Istana

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026

Senin, 9 Maret 2026 04:34
Berita Istana

Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan

Selasa, 19 Mei 2026 18:39
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?