Sabtu, 31 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Berita Istana
Last updated: Kamis, 22 Januari 2026 06:38 6:38:15 am
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk.

Operasi Patuh Candi 2025, Polres Jepara Bersama Dishub Gelar Ramp Check di Garasi Bus
International Undergraduate Program Business Information System untuk Karier Global
Leher Hampir Putus Tersangkut Kabel WiFi di Gemolong, Korban Minta Pemilik Bertanggung Jawab
Kelebihan Tarik Tunai Tanpa Kartu: Lebih Praktis di Era Digital

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Tentang Berikanesia Lestari
Inisiatif Berikanesia Lestari lahir sejak tahun 2024 melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 binaan Instellar Impact. Inisiatif ini merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Berikanesia Lestari berfokus pada pengembangan Ekonomi Biru di Belitung melalui rehabilitasi kulong bekas tambang menjadi lahan budidaya ikan air tawar bergizi. Inisiatif ini juga mencakup pemberdayaan UMKM, pengolahan produk perikanan, serta upaya penanggulangan masalah stunting dan ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan lahan pasca tambang menjadi sumber daya yang produktif.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim
Next Article Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global
Berita Istana
Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial
Berita Istana
Pasar Kian Dinamis, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali Lipat
Berita Istana
Optimistis terhadap Prospek Industri Multifinance, BRI Finance Perkuat Strategi Pertumbuhan Selektif
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?