Senin, 25 Mei 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Berita Istana
Last updated: Senin, 25 Mei 2026 00:30 12:30:07 am
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Hari raya sering bikin beberapa kebutuhan mendadak naik harga, termasuk saat Iduladha. Penyebabnya biasanya sederhana: permintaan meningkat dalam waktu singkat, sementara stok barang di pasaran terbatas. Akibatnya, harga beberapa kebutuhan ikut melonjak dibanding hari biasa.

Kalau saat Idulfitri orang ramai berburu baju baru dan kebutuhan mudik, suasana Iduladha biasanya identik dengan olahan daging kurban, acara bakar sate, sampai kumpul keluarga. Nah, momen inilah yang sering membuat beberapa barang mendadak lebih mahal dari biasanya.

  1. Hewan Kurban

Setiap menjelang Iduladha, harga hewan kurban seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau biasanya ikut naik. Tahun ini, kondisi pasar hewan juga dipengaruhi oleh wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak di beberapa daerah.

Karena permintaan hewan kurban meningkat menjelang hari raya, stok ternak yang sehat biasanya jadi lebih cepat terserap pasar. Akibatnya, harga hewan kurban di beberapa wilayah ikut mengalami penyesuaian.

Selain faktor stok, biaya pakan dan distribusi juga sering memengaruhi harga jual hewan kurban di lapangan.

  1. Tusuk Sate

Salah satu barang yang sering mendadak laris saat Iduladha adalah tusuk sate.

Perkuat Peran dalam Menyukseskan Momen Idulfitri 2026, KAI Logistik Kelola Pengiriman 3.133 Ton
Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme
7 Kesalahan yang Membuat Konten Anda Tidak Pernah Dipilih AI
Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

Daging kurban biasanya diolah jadi sate untuk acara kumpul keluarga atau bakar-bakaran bersama teman. Karena permintaan meningkat dalam waktu bersamaan, harga tusuk sate di beberapa tempat juga ikut naik.

Kalau di hari biasa satu bungkus tusuk sate bisa dibeli sekitar Rp10 ribuan, saat Iduladha harganya bisa naik tergantung wilayah dan jumlah stok yang tersedia.

READ  Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Meski terlihat sederhana, kebutuhan kecil seperti ini sering jadi pengeluaran tambahan yang tidak disadari.

  1. Arang untuk Bakar Sate

Selain tusuk sate, arang juga jadi barang yang sering dicari saat Iduladha.

Permintaan arang meningkat karena banyak orang memilih memasak sate atau barbecue saat libur Iduladha. Akibatnya, harga arang di pasaran biasanya ikut naik dibanding hari biasa.

Di beberapa daerah, harga arang bisa meningkat hampir dua kali lipat ketika mendekati hari raya, terutama untuk ukuran kecil yang banyak dicari pengguna rumahan.

  1. Panggangan Sate

Ada satu barang yang sering “hilang misterius” setiap Iduladha: panggangan sate.

Banyak orang merasa sudah punya alat panggangan di rumah, tapi entah kenapa saat mau dipakai justru tidak ditemukan. Akhirnya, beli baru jadi solusi paling cepat.

Karena permintaan meningkat menjelang Iduladha, harga panggangan sate juga biasanya ikut naik. Apalagi untuk model portable atau yang berbahan stainless steel.

Kalau beli mendadak dekat hari raya, pilihan barang biasanya juga lebih terbatas.

  1. Cabai dan Minyak Goreng

Harga cabai sebenarnya cukup sering berubah bahkan di luar musim hari raya. Tapi saat Iduladha, permintaan bahan masakan biasanya meningkat karena banyak orang memasak dalam jumlah lebih besar.

Hal yang sama juga berlaku untuk minyak goreng. Kebutuhan memasak saat hari raya membuat permintaan meningkat di pasar dan retail.

Meski pemerintah tetap melakukan pengawasan harga pangan, fluktuasi harga musiman masih cukup sering terjadi di berbagai daerah tergantung distribusi dan stok barang.

  1. BBM dan Biaya Perjalanan

Momen libur panjang saat Iduladha juga sering membuat mobilitas masyarakat meningkat. Banyak orang bepergian ke luar kota, pulang kampung singkat, atau sekadar jalan bersama keluarga.

READ  Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan

Karena itu, pengeluaran untuk bahan bakar juga biasanya ikut naik selama periode libur panjang.

Harga BBM non subsidi sendiri memang mengikuti kebijakan masing-masing perusahaan dan kondisi harga minyak dunia. Jadi, saat harga energi global meningkat, biaya perjalanan masyarakat juga ikut terasa lebih besar.

  1. Kenaikan Harga Musiman Memang Sering Terjadi

Naiknya harga beberapa kebutuhan saat Iduladha sebenarnya bukan hal baru. Fenomena ini hampir selalu terjadi ketika permintaan meningkat dalam waktu bersamaan.

Supaya pengeluaran lebih terkontrol, banyak orang biasanya mulai membeli kebutuhan tertentu lebih awal sebelum harga naik mendekati hari raya.

Mulai dari tusuk sate, arang, sampai kebutuhan dapur sederhana kadang justru lebih hemat kalau dibeli jauh-jauh hari. Selain lebih tenang, stok barang biasanya juga masih lebih mudah ditemukan.

Untuk kebutuhan belanja harian saat Iduladha, pembayaran digital seperti QRIS juga semakin sering digunakan karena lebih praktis saat bertransaksi di pasar, minimarket, sampai merchant UMKM. Melalui neobank, pengguna bisa melakukan pembayaran QRIS neobank langsung dari aplikasi untuk membantu transaksi harian jadi lebih mudah dan cepat.

***

Jika ingin mempelajari produk QRIS neobank lainnya yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link QRIS atau https://s.id/igneoqris.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!
Next Article Ini Stasiun Pengguna LRT Jabodebek Terpadat Saat Jam Berangkat Kerja, Didominasi Menuju Jakarta
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto
Featured
Cara Menabung Sedikit tapi Konsisten di Tengah Banyak Pengeluaran
Featured
Ini Stasiun Pengguna LRT Jabodebek Terpadat Saat Jam Berangkat Kerja, Didominasi Menuju Jakarta
Featured
Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Featured

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Minggu, 8 Maret 2026 03:03
Featured

Emas Bangkit dari Tekanan, Target 4.588 Kian Terbuka

Kamis, 7 Mei 2026 22:23
Featured

Toncoin ($TON) Meroket Hingga 108% di Bittime, Dominasi Telegram Dorong Lonjakan Harga Signifikan

Senin, 18 Mei 2026 02:05
Featured

LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan

Rabu, 29 April 2026 20:49
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
  • BUPATI SRAGEN
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?