Jumat, 11 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Cara Kerja Sistem Anti Drone: Deteksi, Jamming, dan Spoofing dari LZ Tech

vritimes
Last updated: Jumat, 11 September 2026 10:59 10:59:18 am
By vritimes
Share
3 Min Read
SHARE

Sistem anti drone LZ Tech kini tersedia di Indonesia untuk mendeteksi, melacak, dan menetralisir drone tanpa izin di sekitar bandara, kilang, pembangkit listrik, dan kawasan industri. Teknologinya membaca sinyal radio antara drone dan pengendalinya, mengenali model drone dengan akurasi hingga 97 persen, dan menjangkau deteksi lebih dari 10 km.

Jumlah drone di ruang udara rendah terus bertambah, dan tidak semuanya terbang dengan izin. Satu drone kecil yang masuk ke area bandara atau kilang dapat menghentikan operasi penerbangan, mengintai fasilitas, bahkan membahayakan keselamatan. Radar biasa sulit menangkap target sekecil dan secepat itu pada ketinggian rendah. Sistem anti drone hadir untuk menutup celah ini.

Sistem anti drone, disebut juga counter-UAS, bekerja bertingkat: mendeteksi, mengidentifikasi, melacak, lalu menetralisir drone tanpa izin. Solusi LZ Tech yang tersedia melalui Halo Robotics berbasis RF detection, yaitu membaca komunikasi radio antara drone dan pengendalinya. Dari pembacaan itu, sistem mengenali model drone tertentu, membedakannya dari burung, bahkan mendeteksi drone sebelum lepas landas. Kamera opto-elektronik dan kecerdasan buatan menjaga target tetap terlacak pada malam hari maupun cuaca buruk, dengan akurasi pengenalan hingga 97 persen dan basis data sekitar 1.000 model drone dari lebih dari 30 merek.

Lini solusinya menyesuaikan kebutuhan. HDJS 1.0 adalah perangkat genggam untuk respons cepat, mendeteksi drone lalu memutus kendalinya sampai memaksa mendarat. Untuk perlindungan yang berpindah, tersedia unit portabel dan versi yang dipasang di kendaraan. Untuk fasilitas permanen, DFJS835 bekerja 24 jam: mengenali model, ID, dan band sinyal drone, menandai posisi drone sekaligus pilotnya, merekam lintasan penerbangan, dan mengekspor laporan dalam format CSV atau PDF. Jangkauan jamming-nya mencapai 3 km, bodinya berperingkat IP66 untuk pemasangan luar ruangan, dan jangkauan deteksinya lebih dari 10 km.

Untuk menghalangi drone, sistem memakai jamming, yaitu memutus sinyal kendali, atau spoofing, yaitu memancarkan sinyal navigasi palsu agar drone salah menentukan posisi lalu dapat dipaksa mendarat. Penggunaan jamming dan spoofing diatur secara hukum dan hanya boleh dilakukan pihak yang berwenang. Solusi ini paling dibutuhkan di bandara, infrastruktur energi seperti kilang dan pembangkit listrik, pelabuhan, serta kawasan industri dan pertambangan.

Selengkapnya: Anti Drone System: Cara Kerja & Solusi

Tentang Halo Robotics

Halo Robotics adalah distributor drone profesional dan robotika terbesar di Indonesia, serta penyedia jasa drone industri terdepan, dengan pengalaman lebih dari satu dekade menyediakan solusi terintegrasi untuk 900+ perusahaan dan instansi pemerintah di industri utama termasuk Pertambangan, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan, Pertanian & Kehutanan, Konstruksi, Pemantauan Lingkungan, Keamanan, dan Keselamatan Publik.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO
Next Article XAUUSD Gagal Tembus 4.440, Harga Emas Berpotensi Anjlok ke 4.365–4.331
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Segitiga Senen Sambut Nasabah Hangat dalam Balutan Wastra Nusantara
Berita Istana
Berbagi di Hari Jadi, KAI Logistik Gelar Donor Darah untuk Sesama
Berita Istana
Cara Menabung Emas di Rumah Lewat Aplikasi, Lebih Praktis dan Terencana
Berita Istana
Toreh Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 di Malaysia Lebih Cepat
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?