Minggu, 28 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Berita Istana
Last updated: Rabu, 25 Maret 2026 14:17 2:17:13 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Dalam dunia investasi saham, tidak semua saham memiliki tingkat risiko yang sama. Beberapa saham memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang tidak stabil, sehingga berisiko tinggi bagi investor, terutama pemula.

Contents
Apa Itu Saham Berisiko Tinggi?Ciri-Ciri Saham Berisiko TinggiRisiko Berinvestasi di Saham Berisiko TinggiTips Menghindari Saham Berisiko TinggiPentingnya Memilih Platform Trading yang TepatMulai Investasi dengan BijakKesimpulan

Saham berisiko tinggi sering kali menarik karena menawarkan potensi keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, di balik potensi tersebut terdapat risiko kerugian yang juga besar.

Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami cara mengenali saham berisiko tinggi agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Apa Itu Saham Berisiko Tinggi?

Saham berisiko tinggi adalah saham yang memiliki pergerakan harga yang tidak stabil, likuiditas rendah, serta rentan terhadap spekulasi pasar.

Biasanya, saham jenis ini sering mengalami kenaikan dan penurunan harga yang ekstrem dalam waktu singkat tanpa didukung oleh fundamental yang kuat.

Salah satu contoh yang sering dibahas adalah saham gorengan. Untuk memahami lebih dalam, Anda dapat membaca artikel apa itu saham gorengan? kenali ciri dan risikonya.

‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Optimalisasi Jual Beli Mesin dan Peralatan Bekas Secara Online

Ciri-Ciri Saham Berisiko Tinggi

Agar tidak terjebak dalam saham berisiko tinggi, berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:

1. Pergerakan Harga yang Tidak Wajar

Saham berisiko tinggi biasanya mengalami lonjakan harga yang drastis dalam waktu singkat tanpa adanya berita atau kinerja perusahaan yang mendukung.

READ  BRI Kalimalang Akselerasi Klaim Asuransi Mikro Nasabah

Kenaikan harga yang tidak wajar ini sering kali diikuti oleh penurunan tajam yang dapat merugikan investor.

2. Likuiditas Rendah

Saham dengan volume transaksi yang rendah cenderung lebih mudah dimanipulasi. Kurangnya aktivitas perdagangan membuat harga saham lebih mudah digerakkan oleh pihak tertentu.

Hal ini meningkatkan risiko bagi investor karena sulit untuk keluar dari posisi saat harga turun.

3. Fundamental Perusahaan Lemah

Perusahaan dengan kinerja keuangan yang kurang baik sering kali memiliki saham yang lebih berisiko.

Jika perusahaan tidak memiliki pendapatan yang stabil atau mengalami kerugian terus-menerus, maka harga sahamnya cenderung tidak stabil.

4. Banyak Dipromosikan Secara Berlebihan

Saham berisiko tinggi sering kali dipromosikan secara agresif melalui berbagai media atau komunitas.

Promosi ini biasanya bertujuan untuk menarik minat investor agar membeli saham tersebut sehingga harga naik.

Namun, setelah harga naik, pelaku pasar tertentu dapat menjual sahamnya dan menyebabkan harga turun drastis.

5. Kapitalisasi Pasar Kecil

Saham dengan kapitalisasi pasar kecil cenderung lebih volatil dibandingkan saham perusahaan besar.

Perusahaan kecil lebih rentan terhadap perubahan kondisi pasar dan memiliki risiko yang lebih tinggi.

Risiko Berinvestasi di Saham Berisiko Tinggi

Berinvestasi di saham berisiko tinggi dapat memberikan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:

Kerugian besar dalam waktu singkat akibat volatilitas tinggi Sulit menjual saham saat harga turun karena likuiditas rendah Rentan terhadap manipulasi pasar Tidak adanya dukungan fundamental yang kuat

Oleh karena itu, investor perlu berhati-hati dan tidak hanya tergiur oleh potensi keuntungan.

Tips Menghindari Saham Berisiko Tinggi

Untuk mengurangi risiko, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

READ  Mie Ayam Mbak Nur Manja Tegowanu Grobogan: Perjalanan 140 KM yang Terbayar dengan Semangkuk Kehangatan

Melakukan analisis fundamental dan teknikal sebelum membeli saham Tidak mudah percaya pada rekomendasi yang tidak jelas sumbernya Memilih saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental yang kuat Diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko

Dengan strategi yang tepat, investor dapat menghindari risiko yang tidak perlu dan menjaga kestabilan investasi.

Pentingnya Memilih Platform Trading yang Tepat

Selain memahami karakteristik saham, memilih platform trading yang tepat juga sangat penting.

Melalui broker trading kvb futures, Anda dapat mengakses berbagai instrumen seperti forex, emas, indeks saham, dan komoditas dalam satu platform trading yang terintegrasi.

Dengan dukungan teknologi yang baik, trader dapat memantau pergerakan pasar secara real-time dan mengambil keputusan yang lebih akurat.

Mulai Investasi dengan Bijak

Bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi atau trading, langkah pertama adalah memilih platform yang terpercaya dan memahami risiko yang ada di pasar.

Anda dapat membuka akun melalui halaman daftar akun trading di Link Register KVB untuk mulai menjelajahi peluang di pasar keuangan global.

Kesimpulan

Saham berisiko tinggi menawarkan potensi keuntungan besar, tetapi juga memiliki risiko yang tidak kalah besar.

Dengan memahami ciri-ciri saham berisiko tinggi seperti pergerakan harga tidak wajar, likuiditas rendah, dan fundamental yang lemah, investor dapat menghindari kerugian yang tidak perlu.

Pengelolaan risiko yang baik serta pemilihan strategi investasi yang tepat akan membantu menjaga kestabilan portofolio dalam jangka panjang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article KAI Daop 2 Bandung Pastikan Petugas Angkutan Lebaran 2026 Bebas Narkoba
Next Article Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Dekan FIKOM Unitomo Paparkan Perkembangan Fakultas dan Sejarah Berdirinya Kampus
Berita Istana Daerah
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
Berita Istana
Lintasarta dan OpenClaw Perkuat Ekosistem Agentic AI untuk Percepat Transformasi Industri Indonesia
Berita Istana
5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita Istana

PT Krakatau Baja Konstruksi Rampungkan Mushola Modular dan Gedung Serba Guna Modular di Tapanuli Selatan

Minggu, 12 April 2026 14:57
Berita IstanaFeatured

Argan Excl Tumbang, Cakra PPWI Inhil Melaju di Turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII

Minggu, 28 September 2025 07:51
Berita IstanaTNI & POLRI

Polsek Semarang Barat Disorot Terkait Penanganan Kasus Paiman — Ada Apa dengan Polsek Semarang Barat…?

Rabu, 18 Juni 2025 10:25
Berita Istana

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Kamis, 23 April 2026 18:30
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?