Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Doa di Atas Jalan Rusak: Warga Gilirejo Miri Mendesak Bupati Sragen Segera Turun Tangan

Berita Istana
Last updated: Minggu, 4 Januari 2026 15:51 3:51:08 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

SRAGEN – Puluhan warga Dusun Gadek RT 07, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, menggelar doa bersama dan selametan di atas jalan rusak yang selama bertahun-tahun mereka keluhkan, Minggu pagi (4/1/2026).

Aksi tersebut menjadi simbol ikhtiar sekaligus jeritan hati warga yang hampir satu dekade hidup berdampingan dengan kondisi jalan yang rusak parah tanpa kepastian perbaikan. Doa bersama sengaja dilaksanakan tepat di atas ruas jalan yang berlubang dan bergelombang, sebagai bentuk harapan agar Pemerintah Kabupaten Sragen segera memberikan perhatian serius.
Warga berharap, jalan yang selama ini menjadi sumber ketakutan dan penderitaan itu dapat segera diperbaiki, sehingga tidak lagi menimbulkan kecelakaan maupun rasa was-was setiap kali dilalui.

Jalan sepanjang kurang lebih 800 meter tersebut merupakan akses utama sekaligus satu-satunya bagi warga Dusun Gadek untuk beraktivitas ke luar wilayah, baik menuju pasar, sekolah, pusat desa, hingga ke pusat Kabupaten Sragen. Kondisi ini membuat warga tak memiliki alternatif jalur lain ketika jalan tersebut rusak atau sulit dilalui.
Dusun Gadek sendiri merupakan wilayah paling ujung di Desa Gilirejo yang berbatasan langsung dengan genangan Waduk Kedungombo. Dusun ini dihuni sekitar 250 jiwa dari 60 Kepala Keluarga (KK), yang mayoritas menggantungkan aktivitas sehari-hari pada akses jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sangat membahayakan keselamatan warga. Lubang jalan, permukaan yang licin, serta minimnya penerangan kerap menjadi pemicu kecelakaan, terutama saat hujan maupun malam hari. Berdasarkan catatan warga, dalam kurun waktu satu tahun terakhir sedikitnya 11 orang mengalami jatuh atau kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Ketua RT 07 Dusun Gadek, Eko Slamet Riyadi, menegaskan bahwa doa bersama dan selametan ini ditujukan sebagai harapan agar Bupati Sragen yang baru, Sigit Pamungkas, segera turun tangan dan mengambil langkah nyata.

“Kami hanya ingin jalan kami diperbaiki. Dusun kami sudah berada di wilayah paling ujung dan terpencil. Karena jalan rusak ini, banyak orang takut melintas. Warga selalu was-was setiap kali keluar rumah,” ungkap Eko.

BRI BO Jakarta Tanjung Priok Sukses Gelar Layanan Penukaran Uang SERAMBI 2026
Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo
PURANA dan PURAGRAPH X AFGANIAL Hadirkan Liveable Art Soirée di Sarinah Thamrin Jakarta
Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

Sementara itu, Nico Wauran, S.H., Advokat sekaligus Direktur LBH Rakyat Merdeka Sragen yang mendampingi warga, menjelaskan bahwa permohonan perbaikan jalan sebenarnya telah diajukan hampir setiap tahun melalui pemerintah desa. Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Pada tahun 2025 sempat direncanakan perbaikan oleh pemerintah desa, namun ditolak oleh Dinas Pekerjaan Umum karena jalan ini merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, kami secara tegas mendesak Pemerintah Kabupaten Sragen segera memperbaiki jalan ini demi keselamatan warga,” tegas Nico.

Ia menambahkan, warga Dusun Gadek berkomitmen akan terus menyuarakan tuntutan tersebut hingga ada tindakan nyata dari pemerintah. “Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi soal keselamatan dan hak dasar warga,” pungkasnya.

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGENBUPATI SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Tiga Nama Calon Ketua Diajukan ke Pusat Madiun. Hasil Perapatan SH Terate Cabang Sragen Berlangsung Sukses
Next Article Presisi Polri Kembali Tercoreng: Kinerja Unit PPA Polresta Sidoarjo Dipertanyakan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta
Berita Istana
Tips Menabung DP Mobil Pertama di Usia 30 Tahun
Berita Istana
Barantum CRM Hadirkan Fitur Broadcast dan AI Agent untuk Channel Lainnya
Berita Istana
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?