Don Muzakir Resmikan Kantor Sekretariat DPD Tani Merdeka Sragen, Acara Berlangsung Hangat dan Penuh Kebersamaan

Berita Istana
3 Min Read

SRAGEN — Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, secara resmi melakukan pemotongan pita peresmian Kantor Sekretariat DPD Tani Merdeka Kabupaten Sragen, Selasa, 13 Januari 2026, pukul 10.00 WIB. Peresmian berlangsung lancar dalam suasana cerah dan penuh keakraban.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Tani Merdeka Sragen, Setyo Widodo, beserta jajaran pengurus dan anggota Tani Merdeka Indonesia yang sejak jauh hari telah mempersiapkan rangkaian acara.

Dalam momen peresmian, suasana terlihat cair ketika Don Muzakir menyampaikan candaan ringan kepada para anggota.
“Ada kopi nggak ini?” ucap Don Muzakir sambil tersenyum, yang langsung disambut gelak tawa para hadirin, mencerminkan kedekatan dan kebersamaan antara pimpinan dan anggota.

Pemotongan pita menjadi simbol dimulainya aktivitas resmi Sekretariat DPD Tani Merdeka Sragen sebagai pusat koordinasi, konsolidasi, dan perjuangan rakyat tani di wilayah Kabupaten Sragen.

Usai peresmian kantor sekretariat, rombongan melanjutkan agenda ke acara inti Kegiatan Rakyat Tani Merdeka Indonesia yang digelar di Pendopo Sumo Negara, Rumah Dinas Bupati Sragen, pada hari yang sama.

Kegiatan Rakyat Tani Merdeka Indonesia tersebut menjadi ruang temu hasil kerja rakyat tani, sekaligus etalase produk pangan dan UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Sragen. Acara ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian petani, memperluas akses pasar, serta mempererat sinergi antara petani, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah.

Dengan diresmikannya kantor sekretariat ini, Tani Merdeka Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat tani, memperjuangkan kepentingan petani kecil, serta mendorong kedaulatan pangan nasional dari daerah.

READ  Kebobrokan BPR BKK Demak Terbongkar oleh Tim Berita Istana: Agunan Tak Kunjung Dikembalikan Meski Pinjaman Lunas

Wahyu Putranto selaku Wakil Komandan Tempur menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan, disiplin, serta soliditas pasukan dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal tersebut disampaikan dalam keterangannya kepada awak media pada [hari/tanggal], di sela-sela kegiatan internal satuan.

Menurut Wahyu Putranto, peran Wakil Komandan Tempur tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga strategis dalam memastikan setiap personel memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang tegas namun humanis, terutama dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

“Disiplin, loyalitas, dan profesionalisme adalah kunci utama. Setiap prajurit harus siap menjalankan tugas negara kapan pun dibutuhkan, dengan tetap berpegang pada aturan dan etika,” ujar Wahyu Putranto.(iTO)

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *