IWO Sumenep dan Universitas PGRI Sumenep Resmi Jalin MoU: Perkuat Literasi Media dan Kompetensi Jurnalistik Mahasiswa

Berita Istana
2 Min Read

SUMENEP — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas PGRI Sumenep (UPI). Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kampus UPI pada Rabu, 27 November 2025.

Kesepakatan ini memfokuskan kerja sama pada peningkatan literasi media, penguatan kompetensi jurnalistik, serta pendampingan publikasi dan pengelolaan informasi di lingkungan kampus. Kedua pihak berkomitmen membangun ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan beretika.

Ketua IWO Kabupaten Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa MoU tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di kampus.

“Ini adalah ikhtiar bersama agar mahasiswa, dosen, dan civitas akademika semakin melek media, memahami kerja jurnalistik profesional, serta mampu beradaptasi dengan derasnya arus informasi digital,” ujar Imam usai penandatanganan MoU di Graha Kemahasiswaan UPI Sumenep.

Imam yang akrab disapa Imam Kachonk menambahkan, IWO Sumenep siap memberikan pendampingan berkelanjutan melalui pelatihan, workshop, hingga program penguatan kompetensi jurnalistik lainnya.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di acara seremonial. Universitas PGRI Sumenep harus menjadi kampus yang kuat dalam literasi dan mampu menghasilkan produk informasi yang berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Sumenep, Asmoni, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran IWO akan menghadirkan perspektif nyata bagi mahasiswa dalam memahami dunia media dan jurnalistik secara komprehensif.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. IWO akan memberikan perspektif profesional dalam pengembangan literasi jurnalistik di kampus kami,” ujarnya.

Asmoni menuturkan bahwa mahasiswa memerlukan ruang belajar praktis yang selama ini tidak bisa sepenuhnya dipenuhi oleh teori di ruang kuliah.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung dari para praktisi media. Itu adalah nilai tambah yang sangat penting bagi dunia akademik,” tandasnya.

(AJ)

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *