Jumat, 11 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

vritimes
Last updated: Minggu, 26 Juli 2026 21:59 9:59:02 pm
By vritimes
Share
5 Min Read
SHARE

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik

Jakarta, 21 Juli 2026 – Komisi B DPRD DKI Jakarta melakukan peninjauan lapangan ke dua fasilitas operasional PAM JAYA, yaitu Distribution Center (DC) Pondok Kopi, Jakarta Timur dan DC Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pengelolaan Non Revenue Water (NRW) atau air yang telah diproduksi namun belum seluruhnya tercatat sebagai air berekening.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh beserta anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin beserta jajaran.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi B melihat proses pengelolaan jaringan distribusi, pemantauan kebocoran, hingga berbagai upaya yang dilakukan PAM JAYA dalam menekan angka NRW sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan NRW. Menurutnya, NRW tidak hanya berkaitan dengan kebocoran pipa, tetapi juga mencakup aspek konsumsi resmi yang belum berekening, kehilangan komersial, hingga kehilangan fisik pada jaringan distribusi.

“Melalui peninjauan ini, kami mendapat pemahaman yang lebih utuh mengenai Non Revenue Water (NRW). Penanganannya tentu membutuhkan investasi dan dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan jaringan pipa, percepatan sambungan rumah agar air yang sudah tersedia dapat segera dimanfaatkan masyarakat, hingga penguatan fungsi reservoir sebagai cadangan pasokan air. Kami berharap upaya-upaya ini dapat terus didorong sehingga pelayanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta semakin optimal,” ujar Nova.

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara
Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia
Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf
KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

Secara sederhana, Non Revenue Water (NRW) merupakan selisih antara jumlah air yang diproduksi dengan air yang tercatat sebagai pemakaian pelanggan. Kondisi ini dapat terjadi karena dua faktor utama, yaitu kehilangan air secara fisik, seperti kebocoran pada jaringan pipa, sambungan, maupun reservoir, serta kehilangan secara nonfisik, seperti ketidakakuratan meter air, penggunaan air yang belum tercatat sebagai rekening, maupun kesalahan dalam pencatatan data.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa angka NRW tidak dapat dilihat hanya dari besarnya persentase semata, tetapi juga harus dipahami seiring dengan pertumbuhan sistem penyediaan air minum yang terus berkembang.

“Saat ini cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai 82,33% dengan panjang jaringan pipa sekitar 13.078 kilometer. Artinya, semakin luas jaringan yang dibangun dan semakin besar volume air yang kami distribusikan, maka tantangan dalam mengelola NRW juga semakin besar. Karena itu, upaya penurunan NRW tidak hanya dilakukan melalui perbaikan kebocoran, tetapi juga melalui penguatan sistem, digitalisasi, serta pengelolaan jaringan secara lebih efektif,” ujar Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa tidak seluruh air yang masuk dalam perhitungan NRW berarti hilang atau terbuang. Pada saat PAM JAYA membangun jaringan baru, reservoir, maupun infrastruktur distribusi lainnya, sebagian volume air masih berada di dalam pipa atau fasilitas tersebut sebagai bagian dari proses pengisian sistem. Air tersebut belum tercatat sebagai air berekening pada periode yang sama karena belum seluruhnya mengalir hingga ke pelanggan.

“Jadi, tidak semua air yang belum tercatat sebagai pendapatan berarti hilang. Sebagian masih tersimpan di jaringan dan infrastruktur baru yang sedang diisi sebelum akhirnya dialirkan kepada pelanggan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses pengembangan layanan yang memang perlu dipahami secara utuh,” tambah Arief.

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Tentang Pam Jaya

PAM JAYA adalah Perusahaan Air Minum Jaya, badan usaha milik daerah (BUMD) yang menyediakan layanan air minum perpipaan di wilayah DKI Jakarta

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
Next Article BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Segitiga Senen Sambut Nasabah Hangat dalam Balutan Wastra Nusantara
Berita Istana
Berbagi di Hari Jadi, KAI Logistik Gelar Donor Darah untuk Sesama
Berita Istana
Cara Menabung Emas di Rumah Lewat Aplikasi, Lebih Praktis dan Terencana
Berita Istana
Toreh Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 di Malaysia Lebih Cepat
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?