Rabu, 7 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

vritimes
Last updated: Senin, 6 Juli 2026 13:29 1:29:43 pm
By vritimes
Share
5 Min Read
SHARE

Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang di masa depan. Berbeda dengan dana darurat yang digunakan untuk situasi tak terduga, sinking fund justru dipersiapkan untuk pengeluaran yang sudah direncanakan, seperti liburan, membeli gadget baru, biaya pendidikan, hingga uang muka rumah.

Contents
Apa Itu Sinking Fund?Sinking Fund Berbeda dengan Dana DaruratKapan Sebaiknya Membuat Sinking Fund?Cara Membuat Sinking FundDi Mana Sebaiknya Menyimpan Sinking Fund?Deposito Online Fleksibel untuk Rencana Keuangan

Belakangan ini, metode sinking fund semakin banyak dibahas karena membantu mengatur keuangan tanpa harus mengganggu tabungan utama atau menggunakan utang saat kebutuhan datang.

Lalu, apa itu sinking fund, dan bagaimana cara menerapkannya?

Apa Itu Sinking Fund?

Secara sederhana, sinking fund artinya dana yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk tujuan tertentu dalam jangka waktu yang sudah direncanakan.

Misalnya, kamu ingin liburan enam bulan lagi dengan anggaran Rp6 juta. Daripada menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan hingga target tercapai.

Dengan cara ini, pengeluaran terasa lebih ringan karena dilakukan secara bertahap.

STYLE GUIDE: The Black Edit – Mendefinisikan Ulang Seragam Minimalis Modern
Wilson Lalengke Dijadwalkan Berpidato di Komite Keempat PBB tentang Isu Sahara Maroko dan Hak Asasi Manusia
Jalan Rusak Tak Berujung, 25 Tahun Penantian Warga Gilirejo Baru Sragen Hanya Fatamorgana
Dana BOS Masyarakat Minta Diawasi Ketat Agar Tepat Sasaran

Sinking Fund Berbeda dengan Dana Darurat

Masih banyak yang menganggap sinking fund sama dengan dana darurat. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

– Dana Darurat

– Sinking Fund

– Untuk kondisi tidak terduga

– Untuk kebutuhan yang sudah direncanakan

– Digunakan saat terjadi keadaan mendesak

– Digunakan sesuai target waktu

Kalau dana darurat sifatnya “jaga-jaga”, sinking fund justru dibuat karena kamu sudah tahu kebutuhan tersebut akan datang.

Kapan Sebaiknya Membuat Sinking Fund?

Metode ini cocok digunakan untuk berbagai tujuan keuangan, misalnya:

– Liburan akhir tahun

– Biaya pendidikan

– Uang muka kendaraan atau rumah

– Renovasi rumah

– Membeli laptop atau smartphone baru

– Persiapan biaya pernikahan

Semakin jelas target dan waktunya, semakin mudah menentukan jumlah yang perlu disisihkan setiap bulan.

Cara Membuat Sinking Fund

Menerapkan sinking fund sebenarnya cukup sederhana.

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Mulailah dengan menentukan kebutuhan yang ingin dipersiapkan. Misalnya, dana liburan, biaya pendidikan, atau membeli kendaraan.

2. Hitung Target Dana

Setelah mengetahui kebutuhan, tentukan nominal yang ingin dikumpulkan.

Contoh:

Target dana: Rp12 juta

Target waktu: 12 bulan

Artinya, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan.

3. Pisahkan dari Rekening Operasional

Agar tidak tercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari, sebaiknya sinking fund disimpan secara terpisah.

Cara ini membantu mengurangi godaan menggunakan dana sebelum waktunya.

4. Sisihkan Secara Konsisten

Tidak harus langsung besar. Sisihkan dana secara rutin sesuai kemampuan. Konsistensi biasanya lebih berpengaruh dibanding nominal yang besar di awal.

Di Mana Sebaiknya Menyimpan Sinking Fund?

Pilihan tempat menyimpan sinking fund dapat disesuaikan dengan target waktu dan kebutuhan likuiditas.

Jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, sebagian orang memilih menyimpannya pada tabungan yang mudah diakses.

Namun, jika target penggunaannya sudah jelas dan dana tidak dibutuhkan dalam waktu dekat, sebagian masyarakat juga mempertimbangkan produk simpanan berjangka sesuai kebutuhan dan karakteristik produknya.

Pilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan pahami ketentuan produk sebelum menggunakannya.

Deposito Online Fleksibel untuk Rencana Keuangan

Kalau sinking fund yang kamu siapkan belum akan digunakan dalam waktu dekat, deposito online fleksibel dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Salah satunya adalah Deposito FLEXI di neobank dari Bank Neo Commerce.

Berbeda dengan deposito berjangka pada umumnya, Deposito FLEXI memberikan fleksibilitas apabila dana dicairkan sebelum jatuh tempo. Nasabah tetap memperoleh bunga kompetitif*. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, nasabah bisa mendapatkan bunga sebesar 2% per tahun sesuai ketentuan produk, sehingga dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola dana.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, pilihan tenor, tingkat bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global
Next Article Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Pelantikan SMSI Se-Jawa Tengah, SMSI Solo Raya Dapat Pengawalan Gratis Polres Sragen Menuju Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun
Berita Istana
HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?