Petani di Sragen Dukung Penuh Program KDMP, Dinilai Permudah Akses Pupuk hingga LPG

Berita Istana
4 Min Read

SRAGEN – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapatkan dukungan dan apresiasi luas dari para petani serta masyarakat di Kabupaten Sragen. Kehadiran KDMP dinilai membawa dampak nyata dalam mempermudah akses kebutuhan pertanian, kebutuhan pokok rumah tangga, hingga layanan ekonomi desa yang terintegrasi.

Para petani menyambut baik keberadaan KDMP karena koperasi ini menjadi solusi atas kesulitan selama ini dalam memperoleh pupuk dan sarana produksi pertanian. Dengan adanya KDMP, petani tidak lagi harus mencari kebutuhan pertanian ke tempat yang jauh atau bergantung pada tengkulak.

Selain petani, kalangan ibu rumah tangga atau emak-emak juga menyatakan dukungan penuh. KDMP diharapkan menjadi pusat pemenuhan kebutuhan dapur, termasuk sembako dan gas elpiji, dengan harga yang lebih terjangkau dan akses yang lebih dekat.

KDMP sendiri dirancang sebagai pusat ekonomi multifungsi di desa. Fasilitas yang disediakan meliputi penjualan sembako, perlengkapan rumah tangga, produk pertanian lokal, apotek desa, klinik, unit simpan pinjam, hingga layanan logistik untuk distribusi barang. Koperasi ini juga didukung digitalisasi, seperti penggunaan kasir digital dan cold storage guna mendukung UMKM desa serta memperkuat ketahanan pangan.

Perkembangan Pembangunan Capai 80,3 Persen Di Kabupaten Sragen, dari total 208 titik KDMP, saat ini 167 titik telah dikerjakan, atau mencapai 80,3 persen progres pembangunan. Pemerintah menargetkan 17 titik KDMP dapat rampung pada 25 Januari 2026 mendatang.

Agus, selaku mandor lapangan, menyampaikan bahwa berbagai upaya terus dilakukan agar target tersebut dapat tercapai tepat waktu.

“Berbagai cara kami lakukan supaya tanggal 25 Januari nanti bisa selesai. Tim bekerja maksimal agar KDMP ini segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

READ  Dugaan Mafia Pajak di Pratama Karanganyar, Libatkan Oknum LSM dan Oknum PUPR

Petani dan Warga Apresiasi KDMP ; Heri, seorang petani asal Kecamatan Tangen, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas hadirnya KDMP.

“Dengan adanya KDMP, kami para petani bisa mencari kebutuhan pertanian cukup di Koperasi Desa Merah Putih. Ini sangat membantu kami,” kata Heri saat ditemui awak media Berita Istana.

Lebih lanjut, Heri mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung program tersebut.
“Inggih siap, Pak. Pupuk yang disediakan nanti dipastikan sesuai standar. Ke depan, kami berharap harga jual pupuk ke petani tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) ,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sri Mulyani, warga setempat. Ia berharap KDMP benar-benar menjadi pusat belanja kebutuhan rumah tangga masyarakat desa. “Harapannya nanti kalau cari kebutuhan dapur cukup ke koperasi, tidak perlu jauh-jauh lagi,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut disampaikan saat Presiden memimpin langsung evaluasi percepatan pembangunan KDKMP di Markas Besar TNI, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap KDKMP mampu beroperasi secara profesional dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepala Desa Poleng Tuai Pujian ; Pelaksanaan KDMP di Sragen secara umum berjalan lancar. Sorotan khusus tertuju pada Kepala Desa Poleng, Pujiono, yang menuai banyak pujian. Ia dinilai berani dan visioner karena memilih bermodal terlebih dahulu untuk melakukan pengurukan lahan pembangunan KDMP.

Padahal, kondisi lahan membutuhkan material urug dalam jumlah besar dengan biaya yang tidak sedikit. Namun demi mendukung kelancaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Pujiono memilih bergerak cepat tanpa menunggu proses administrasi yang panjang.

READ  Wartawati Pasuruan Melawan Arus: Laporkan Dua Oknum APH ke Propam Polda Jatim

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang nyata dan pengabdian tulus kepada masyarakat. Banyak pihak menilai sikap Kepala Desa Poleng layak dijadikan contoh bagi desa-desa lain, bahwa dukungan terhadap program nasional tidak cukup hanya sebatas wacana, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan konkret di lapangan.

Dengan dukungan petani, masyarakat, dan pemerintah desa, KDMP diharapkan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa serta memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan rakyat.(iTO)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *