Selasa, 15 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

PGRI Sumenep, Gelar Audiensi ke Kantor DPRD Disambut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Dr. Asy’ari Muthar M.Fill

Berita Istana
Last updated: Selasa, 16 September 2025 21:39 9:39:14 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Sumenep – Ribuan guru honorer di Kabupaten Sumenep masih menghadapi ketidakpastian status kepegawaian mereka. Kondisi ini mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Sumenep, Senin (16/9/2025).

Audiensi tersebut disambut langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Dr. Asy’ari Muthar, M.Fill. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan nasib para guru honorer, terutama yang terancam kehilangan kesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Asumsinya jelas, kami di DPRD tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan dalam sistem seleksi PPPK. Kebijakan pusat yang hanya memprioritaskan guru honorer kategori THK2 telah menimbulkan keresahan, karena ribuan guru Non-K (non kategori) sama sekali tidak terakomodasi,” tegas Asy’ari.

Menurutnya, persoalan guru Non-K merupakan masalah serius yang harus segera diselesaikan baik di tingkat pusat maupun daerah. “Jika pusat tidak memberi solusi, maka daerah harus mencari jalan keluar. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” imbuhnya.

Selain itu, Asy’ari juga menyoroti kendala guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-sertifikasi yang ingin mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) namun terhambat biaya. Ia menekankan agar anggaran PPG bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025.

“Kalau hanya Rp172 juta untuk 215 peserta, itu bukan angka besar bagi pemerintah daerah. Kami akan memastikan hal ini dibahas agar para guru tidak terus dirugikan,” ujarnya.

MBG di Sragen Jateng Dihentikan sampai Penyebab Keracunan Diketahui
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
BRI Finance Hadirkan Promo Mobil Bekas Berkualitas di Mini Expo OLXMobbi Medan
Wayang Jadi Sarana Edukasi MBG dan PP TUNAS di Salatiga, Komdigi Ajak Warga Siapkan Generasi Emas 2045

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Sumenep menyampaikan bahwa data guru honorer sudah diajukan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM). Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah semuanya otomatis masuk dalam sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menanggapi hal itu, Asy’ari meminta Pemkab Sumenep tidak hanya menjadi perantara tanpa langkah konkret. “Tidak cukup hanya mengusulkan data. Pemerintah daerah harus aktif memastikan setiap guru honorer yang telah mengabdi mendapatkan haknya,” tandasnya.

Ia juga mengusulkan opsi agar daerah bisa mempertimbangkan skema pengangkatan PPPK paruh waktu dengan anggaran daerah apabila pusat tetap tidak memberi solusi. “Kalau pusat tidak memberi jalan keluar, daerah harus bertindak. Ini tanggung jawab bersama untuk memastikan para guru honorer mendapatkan kejelasan nasib,” pungkasnya.

Pernyataan tegas dari Asy’ari Muthar tersebut menjadi angin segar bagi ribuan guru honorer Sumenep yang selama ini merasa terpinggirkan. Kini, mereka menunggu langkah konkret pemerintah daerah untuk merealisasikan janji itu.

(AJ)


 

TAGGED:BERITA ISTANA JATIM
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Benarkah? Polres dan Bupati Grobogan Incar Pimred Indonesia Maju sebagai Target!
Next Article Polres Pasuruan Tangkap DPO Narkoba, Amankan Total 15,299 Gram Sabu
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen
Berita Istana
Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas
Berita Istana
Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?