Selasa, 6 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

vritimes
Last updated: Kamis, 10 September 2026 18:20 6:20:29 pm
By vritimes
Share
7 Min Read
SHARE

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus menegaskan posisinya sebagai pemimpin industri jalan tol nasional dengan optimalisasi jaringan dan portofolio jalan tol, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru.

Strategi tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga untuk memastikan skala bisnis yang dimiliki dapat terus memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan Perseroan. Dengan mengintegrasikan kekuatan jaringan, portofolio aset, layanan, teknologi, dan kapabilitas yang dimiliki, Jasa Marga melihat ruang pertumbuhan yang semakin luas, tidak hanya dari bisnis jalan tol, tetapi juga dari berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di sepanjang koridor.

Melalui strategi ini Perseroan berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja positif pada Semester I 2026. Capaian tersebut disampaikan dalam gelaran Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia secara daring pada Rabu (09/09).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, fundamental yang sehat memberikan ruang gerak bagi Perseroan untuk melanjutkan pengembangan bisnis secara prudent sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru.

“Kami melihat prospek bisnis Jasa Marga ke depan tetap positif. Dengan fundamental bisnis dan kondisi financial yang sehat, menjadi fondasi yang kuat untuk terus mengoptimalkan portofolio aset, sekaligus mencetak pertumbuhan nilai yang berkelanjutan (value creation),” ujar Rivan.

Fundamental pendapatan Perseroan ditopang oleh arus kas operasi yang solid. Hal ini memberikan visibilitas pendapatan jangka panjang dan memperkuat ketahanan likuiditas Perseroan dalam menghadapi dinamika makroekonomi. Bukti dari ketahanan tersebut terlihat dari kinerja Jasa Marga hingga Semester I/2026. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp10,31 triliun, tumbuh 7,6% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan tol sebesar Rp9,5 triliun (naik 6,8% yoy) dan pendapatan usaha lain sebesar Rp798,2 miliar (melonjak 17,6% yoy).

Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Libur Panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila 2026, JTT Pastikan Kesiapan Layanan Operasional di Wilayah Trans Jawa
Pilihan Mobil Makin Beragam di GIIAS 2026, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Lebih Terukur

Pertumbuhan top-line tersebut terkonversi positif ke pos profitabilitas, ditandai oleh EBITDA perseroan naik 8,1% (yoy) menjadi Rp6,99 triliun, dengan EBITDA margin tetap terjaga pada level 67,8%, dan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,91 triliun, tumbuh 2,0% (yoy). Profil risiko utang pun tetap terkendali secara prudent, tecermin dari Gearing ratio tercatat pada level 1,2 kali dengan Interest Coverage Ratio (ICR) tumbuh menjadi 3,9 kali, yang menunjukkan kapasitas Perseroan untuk menjaga kewajiban finansial sekaligus mempertahankan ruang untuk melanjutkan agenda investasi strategis dan pengembangan bisnis.

Selain itu, salah satu kekuatan utama Jasa Marga terletak pada skala jaringan yang dimiliki. Hingga 30 Juni 2026, Perseroan memiliki 36 konsesi dengan total panjang 1.736 km dan telah mengoperasikan sekitar 1.294 km jalan tol yang merepresentasikan sekitar 42% dari total jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

Skala tersebut memberikan basis bagi Jasa Marga untuk mengelola jaringan sebagai satu kesatuan portofolio dan network yang saling terhubung. Pendekatan ini membuka peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan utilisasi jaringan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi pada koridor-koridor yang dilalui.

“Kami melihat jaringan jalan tol sebagai sebuah network dengan value besar saat dikelola secara terintegrasi, yang dapat memperkuat hubungan antara pusat aktivitas ekonomi, kawasan industri, simpul logistik, maupun destinasi wisata, sehingga menciptakan peluang pertumbuhan baru di sepanjang jaringan,” ujar Rivan.

Penciptaan Nilai Ekonomi

Sejalan dengan optimalisasi portofolio, Jasa Marga terus memperluas sumber pertumbuhan melalui pengembangan ekosistem di sepanjang koridor jalan tol. Pengembangan tersebut diarahkan untuk membentuk new value pools dari aset dan koridor yang dimiliki. Salah satu bentuk pengembangan ekosistem tersebut adalah transformasi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) melalui Travoy Rest. Bagi Perseroan, pengembangan rest area merupakan bagian dari upaya memperluas fungsi koridor jalan tol. Selain

mendukung kebutuhan perjalanan, keberadaan rest area dapat menjadi ruang bagi aktivitas ekonomi, termasuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM dan produk lokal. Perseroan juga mengembangkan sejumlah lini bisnis prospektif di luar bisnis utama seperti building management, advertising dan utilitas, serta pengembangan Transit Oriented Development (TOD) dan Toll Corridor Development (TCD).

“Kami melihat setiap bagian dari koridor jalan tol memiliki potensi untuk menciptakan nilai. Rest area, misalnya, tidak hanya kami lihat sebagai fasilitas pendukung perjalanan, tetapi juga sebagai ruang yang dapat mempertemukan kebutuhan pengguna dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pendekatan seperti ini yang terus kami kembangkan dalam membangun ekosistem jalan tol,” jelas Rivan.

Pengembangan ekosistem tersebut diperkuat melalui inovasi teknologi, antara lain melalui sistem Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang menjadi pusat integrasi pengelolaan informasi lalu lintas dan kondisi jalan secara real-time, di saat yang sama, aplikasi Travoy merangkum seluruh kebutuhan perjalanan pengguna ke dalam satu platform digital praktis.

“Teknologi kami tempatkan sebagai enabler untuk membuat operasional semakin efektif, pengelolaan aset semakin akurat, dan layanan kepada pengguna semakin terintegrasi. Sedangkan di balik modernisasi teknologi operasional, Jasa Marga turut memperkuat fondasi internal lewat transformasi budaya kerja (infraculture) berbasis nilai budaya “JSMR MOVE”. Didukung analitik data SDM terpadu (HC Analytics), Perseroan mencetak talenta unggul yang lincah dan adaptif dalam menjawab dinamika industri infrastruktur masa depan,” tambahnya.

Memasuki Semester II 2026, Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara akselerasi konektivitas infrastruktur dan ketahanan neraca keuangan. Melalui disiplin alokasi modal (CapEx discipline), stabilitas arus kas, serta pemanfaatan teknologi di setiap lini. Seluruh langkah Perseroan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Perseroan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan tol dan masyarakat.

“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap investasi dan pengembangan yang dilakukan Jasa Marga memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas. Kami juga ingin memastikan Jasa Marga tetap menjadi pilihan investasi yang tepercaya bagi pasar modal, serta setiap value creation dari aktivitas bisnis Perseroan dapat menghasilkan nilai yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pengguna jalan, mitra usaha, masyarakat, dan perekonomian Indonesia,” tutup Rivan.

Tentang PT Jasa Marga (Persero) Tbk

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Breeder Doitsu Showa Terbesar ke-2 di Dunia
Next Article Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi
Avenew Sukses Gelar AveXchange 2026, Luncurkan SCOPE dan Indonesia PMO Index 2026 bersama Komunitas PMO Indonesia
Berita Istana
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital
Berita Istana
NFP September Jadi Fokus Market, Begini Dampaknya ke USD dan Harga Emas
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?