Sabtu, 19 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Satu Tahun Aksi Bersama: Dari Ruang Titian Jakarta Hingga Peresmian Jembatan Kemerleng di Aceh Tengah

vritimes
Last updated: Selasa, 4 Agustus 2026 10:29 10:29:59 am
By vritimes
Share
5 Min Read
SHARE

Menandai satu tahun perjalanannya dalam memperjuangkan kedaulatan akses di pelosok Indonesia, gerakan komunitas Aksi Bersama menyelenggarakan forum publik bertajuk “Ruang Titian: Titik Sambung“ di Shoemaker Studios, Cikini, Jakarta Pusat. Mengusung tema besar “Menggerakkan Perubahan dari Akar Rumput”, forum ini menghadirkan ruang refleksi kritis, bedah data ekonomi-sosiologis, hingga ekspresi seni interaktif untuk meredefinisi pembangunan fisik menjadi sebuah gerakan solidaritas warga yang inklusif.

Di balik dinding kedap suara studio, acara dibuka secara emosional melalui pemadaman lampu total dan pemutaran video dokumenter pembuka yang merekam realitas ekstrem sungai-sungai deras di pedalaman. Tayangan tersebut memotret ketakutan anak-anak bertaruh nyawa demi bersekolah saat jembatan absen, sekaligus menegaskan bahwa ketiadaan sarana penyeberangan bukan sekadar masalah teknis infrastruktur, melainkan terputusnya hak dasar atas kesempatan hidup yang adil.

Penegasan tersebut disusul performa puisi kolaboratif oleh dua perwakilan Teman Aksi, Kak Ara dan Kak Rima, yang mempertentangkan kenyamanan warga urban dengan kecemasan warga rural. Melalui dialog yang tajam, mereka membedah paradigma pembangunan dari pandangan kota yang menganggap jembatan sebatas jalur melintas, menjadi pemahaman warga desa bahwa jembatan adalah pintu kesempatan.

Penyampaian Capaian Satu Tahun dan Filosofi Pergerakan

Dalam sesi Reflective Talk, Herry Darmawan dari Aksi Bersama memaparkan cetak biru pergerakan yang berpijak pada lima kriteria rigid: berdampak luas, dibutuhkan masyarakat, memiliki sumber daya terdefinisi, dikerjakan bergotong royong, serta mampu menggerakkan publik secara masif. Dalam satu tahun terakhir, gerakan ini berhasil menghubungkan 18.676 warga, menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp2,3 miliar, serta mengonsolidasikan 11.898 donasi dan 23.474 Teman Aksi yang terdaftar.

Perjalanan tersebut dilalui dalam tiga fase pembelajaran: “Belajar Membangun Jembatan” (Jembatan Cikembang, Mei 2025), “Belajar Menjadi Jembatan” (Jembatan Karanganyar, Januari 2026; Cilojami, April 2026), hingga “Belajar Melepas dan Ikhlas” ketika keberlanjutan infrastruktur di Sukabumi berhasil dipicu untuk diteruskan oleh pemerintah daerah setempat.

Tidak Becus Melayani Rakyat, Alumni Lemhannas Desak Deputy BGN, Tigor Pangaribuan, Dicopot
Telkom AI Center Aceh Dorong Generasi Muda Kuasai Teknik “Coding tanpa Ngoding” Melalui Pemanfaatan AI
KAI Divre III Palembang Informasikan Penyesuaian Jam Pelayanan Klinik Mediska Selama Ramadan 1447 H / 2026
Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 Catat Partisipasi Tertinggi di Universitas Gunadarma

Sinergi antara eksekusi di lapangan dan pengelolaan informasi publik turut diperkuat oleh kerja-kerja komunikasi digital yang konsisten.

“Sangat membanggakan dapat menjadi bagian dari perjalanan satu tahun gerakan ini. Kami di tim media tidak hanya berikhtiar mendokumentasikan pembangunan jembatan fisik di berbagai daerah pelosok, tetapi juga berupaya membangun ‘jembatan digital’. Melalui optimalisasi narasi lewat artikel website dan media sosial, kami menghubungkan cerita perjuangan warga, teman aksi, dan publik luas agar semangat gotong royong ini terus menyebar dan menginspirasi,” ujar Kak Yudha, Tim Media Aksi Bersama.

Ruang Interaksi: Warga dan Pakar Bedah Kebijakan Top-Down

Sesi inti diskusi bertajuk “Lelah Menanti, Warga Beraksi Mendahului Lambatnya Birokrasi” mendudukkan para local champion (Sumaedi dari Cikembang, Suyadi dari Karanganyar, dan Riski dari Bandung) sejajar dengan dua panelis ahli. Media Askar, Direktur Kebijakan Publik CELIOS, memaparkan data bahwa akses fisik swadaya terbukti secara terukur memotong biaya logistik pertanian dan mengaktivasi potensi ekonomi desa yang selama ini tak terbaca indikator konvensional. Sementara itu, sosiolog Okky Madasari menekankan pentingnya mengembalikan agensi warga dan merawat modal sosial agar keberanian bergerak mandiri dapat terus tumbuh secara inklusif.

Kritik struktural tersebut juga disampaikan secara satire melalui penampilan stand-up comedy komika Sandi Sukron yang membedah kejanggalan kebijakan top-down birokrasi, sebelum acara dilanjutkan dengan Sesi Apresiasi Penggerak bagi para warga lokal, relawan Teman Aksi, donatur, serta mitra strategis seperti Sasaka, Humanies, dan KitaBisa.

Penutupan oleh Anies Baswedan dan Keberlanjutan di Aceh Tengah

Sebagai pembicara pamungkas, Inisiator Aksi Bersama Anies Baswedan menutup Ruang Titian dengan memberikan kritik terhadap pendekatan pembangunan yang melulu bersifat programatik. Anies menegaskan pentingnya menjaga otentisitas pendekatan gerakan (movement) yang memanggil keterlibatan aktif masyarakat sebagai pemilik masalah, merujuk pada histori pelibatan publik saat Gerakan Pemberantasan Buta Huruf oleh Bung Karno.

“Dalam pendekatan gerakan, publik tidak ditaruh sebagai penonton, melainkan pemilik tanggung jawab bersama. Optimisme terbesar lahir ketika sebuah gagasan dieksekusi dari akar rumput, membuktikan bahwa masyarakat selalu siap bergerak jika diberikan ruang yang tepat,” tegas Anies Baswedan, Inisiator Aksi Bersama.

Sebagai wujud nyata dari gagasan yang direfleksikan di Jakarta, Aksi Bersama melanjutkan komitmennya dengan meresmikan Jembatan Titian Persatuan Kemerleng di Kampung Kemerleng, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat (24/7). Diresmikan langsung oleh Anies Baswedan bersama warga lokal pascabencana alam, jembatan ini menjadi sarana vital pemulihan ekonomi petani kopi Gayo serta pembuka akses pendidikan bagi anak-anak di tanah Gayo.

Tentang Aksi Bersama

Aksi Bersama adalah organisasi non-profit yang berfokus kepada peningkatan akses dan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, Aksi Bersama menghadirkan pembangunan infrastruktur dasar serta penguatan komunitas sebagai upaya menciptakan pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
Next Article Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus
Berita Istana
Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?