Sabtu, 31 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARATNI & POLRI

Tambang di Pasuruan Resahkan Warga, Galian Tanpa Pembatas Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Istana
Last updated: Minggu, 21 September 2025 12:34 12:34:22 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Pasuruan, Jawa Timur — Keresahan mendalam kini melanda warga Dusun Dawuhan, Desa Sebalong, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, akibat aktivitas tambang yang beroperasi di wilayah mereka. Keluhan utama warga menyoroti ketiadaan pagar pembatas di area galian C yang tinggi serta kedalaman galian tambang yang dinilai melebihi batas standar, menciptakan risiko serius bagi keselamatan pengguna jalan. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Masyarakat sekitar. Minggu, (21/9/2025).

Menurut laporan team investigasi lapangan dan warga setempat, galian tambang yang dikelola oleh Agus, selaku pihak yang mewakili Direktur Utama,Indra, bahwa tambang galian telah menciptakan jurang-jurang tinggi di pinggir jalan. Tanpa adanya pagar pembatas yang memadai, risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor, sangat tinggi. Situasi ini diperparah dengan fakta bahwa jalan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga.

“Saya lewat di jalan yang tinggi itu takut jatuh dan membahayakan, karena memang tidak ada jalan lagi yang bisa saya lalui, otomatis ya terpaksa saya lewat jalan itu juga,” ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, menggambarkan dilema yang mereka hadapi setiap hari.

Ketiadaan jalur alternatif memaksa warga untuk terus mengambil risiko, mengandalkan kewaspadaan ekstra di jalan yang seolah menjadi jebakan.

Masyarakat Menyoroti Pelanggaran Standar Tambang

Keluhan warga ini tidak luput dari perhatian Masyarakat. Organisasi ini secara langsung menyoroti dugaan pelanggaran standar operasional penambangan yang dilakukan. Perwakilan Masyarakat menyampaikan keprihatinannya atas kelalaian pihak penambang dalam memastikan keselamatan warga sekitar.

Dari Kompleksitas Menuju Perfect CX, Qiscus Luncurkan Operator dan Qiscus MCP di Conversa 6.0
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Promosi Global, Kebun Rancabali PTPN I Jadi Sorotan Media Amerika Serikat
Kerja Sama Strategis Indonesia-Turki dalam Industri Pertahanan
Lamaran Budi dan Alma Berjalan Lancar di Tengah Hujan, Simbol Cinta dan Doa Restu Keluarga Besar

“Aktivitas galian tambang ini kami duga melebihi titik koordinat, Kalau bisa pihak penambang memberi pagar pembatas untuk keselamatan warga sekitar,” cetus perwakilan Masyarakat dengan nada geram, menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan hukum pihak penambang.

Selain itu, Masyarakat ini juga mendesak pihak berwenang seperti Kepolisian, Satpol PP untuk menginvestigasi lebih lanjut terkait kedalaman galian yang melebihi batas spekulasi yang ditentukan. Dugaan ini mengindikasikan adanya praktik penambangan yang tidak sesuai prosedur dan berpotensi merusak lingkungan jangka panjang.

Tuntutan Warga: Penegakan Hukum yang Responsif

Kondisi ini memicu desakan dari masyarakat agar pemerintah daerah Bupati Pasuruan serta aparat penegak hukum segera bertindak. Mereka menuntut penegakan hukum yang lebih responsif untuk meninjau kembali izin dan operasional tambang tersebut.

Warga berharap adanya intervensi dari pihak berwenang dapat menghentikan praktik berbahaya ini dan memastikan bahwa penambangan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku, terutama terkait aspek keselamatan.

“Harus ada upaya penegakan hukum yang lebih responsif dan membuat warga sekitar yang melintasi jalan tersebut merasa aman dan nyaman,” tambah perwakilan masyarakat, mempertegas seruan agar keluhan masyarakat tidak hanya diabaikan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola tambang. Kasus ini menjadi alarm bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan, agar keuntungan ekonomi tidak mengorbankan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Red.)

TAGGED:BERITA ISTANA PASURUAN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dugaan Kriminalisasi oleh Polres Grobogan Terhadap Suwarno, Mulai Disuarakan ke Publik
Next Article PKD Karang Taruna Kecamatan Parungpanjang Bogor Menyongsong Indonesia Emas 2045
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Membangun Kesadaran Proteksi Usaha, BRI Insurance Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Pemantang Siantar
Berita Istana
KAI Bandara Hadirkan Kemudahan Pemesanan Tiket KA Srilelawangsa, Bisa Online dan Offline Mulai H-7 Keberangkatan
Berita Istana
Empat Tahun UU Pelindungan Data Pribadi: Menghitung Hari Menuju Efektivitas Peraturan Teknis (PP PDP)
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?